3 Gangguan Mata yang Menyerang Selama Mengemudi

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Minggu, 12 Mei 2019 08:00
3 Gangguan Mata yang Menyerang Selama Mengemudi
Berikut cara penanganannya.

Dream – Mengemudi merupakan aktivitas yang sangat bergantung pada indera penglihatan atau mata. Setelah mata memberikan informasi mengenai keadaan sekitar kepada otak, organ lain akan memberikan respons tindakan apa yang akan dilakukan seorang pengemudi.

Oleh karena itu, kesehatan mata sangatlah penting jika ingin melakukan perjalanan yang aman dan nyaman. Namun, aktivitas mengemudi memiliki potensi yang cukup besar dalam memunculkan gangguan pada mata.

Karena mata merupakan bagian yang penting saat mengemudi. Penting untuk pengemudi menghindari gangguan-gangguan seperti di atas. Dengan mata yang sehat mengemudi pun akan lebih nyaman dan aman, sehingga keselamatan pengemudi akan lebih terjaga.

Berikut ini adalah gangguan mata yang sering terjadi ketika mengemudi, dikutip dari Goodyear Indonesia, Senin 13 Mei 2019.

1 dari 3 halaman

Mata Kering

Saat menyetir, konsentrasi pengemudi akan terfokus pada jalan sehingga membuat mata menjadi jarang untuk berkedip. Hal ini tentu membuat permukaan mata akan lebih cepat mengering.

Selain itu, hembusan AC yang terjadi terus menerus turut membuat kelembapan udara di mobil berkurang.

Untuk mengatasi masalah mata kering, pengemudi harus lebih sering berkedip. Namun, bagi beberapa pengemudi yang memiliki kecenderungan mata kering tentu hal ini tidak cukup.

Jadi, hal ini bisa diatasi dengan memakai obat tetes yang sifatnya melumasi mata. 

2 dari 3 halaman

Mata Kelilipan

Gangguan seperti ini biasa terjadi ketika jendela kendaraan dalam keadaan terbuka. Masuknya benda asing, seperti debu atau krikil ke dalam kelopak akan membuat mata serasa terganjal.

Otak akan memerintahkan untuk segera menghilangkan benda yang masuk tersebut, dan respons yang lebih sering terjadi yakni dengan mengusap atau yang biasa dikenal dengan mengucek mata.

Mengucek mata tentu tidak disarankan. Hal ini dikarenakan partikel-partikel yang masuk ke dalam mata itu bersifat tajam, maka mengucek bisa menyebabkan jaringan mata tergores.

Cara efektif untuk mengatasi permasalahan tersebut yakni dengan mengedipkan mata beberapa kali. Jika partikel belum juga keluar, segera tepikan kendaraan kemudian basuh mata dengan air bersih.

Apabila cara ini tersebut belum berhasil, pengemudi harus menghentikan aktivitas mengemudi dan segera pergi ke dokter mata.

3 dari 3 halaman

Mata Silau

Intensitas cahaya yang tinggi dan terfokus pada mata dapat menyebabkan hilangnya kemampuan melihat sesaat. Namun, dengan kecepatan mobil yang cukup tinggi, hilangnya pengelihatan walaupun sekejap tetap dapat mengundang bahaya.

Seperti saat mengemudi di pagi dan sore hari, ketika matahari berada cukup rendah serta cahaya yang dipantulkannya dapat langsung menusuk ke mata. Gunakan sun visor yang ada pada kendaraan untuk menghalau sinar mentari atau gunakan kaca mata hitam.

Selain itu, saat pengemudi lain selalu menyalakan lampu hazard ketika hujan deras, tentu hal ini akan sangat mengganggu bagi pengemudi lain terutama yang ada di belakang kendaraan tersebut. Pantulan sinar dari lampu hazard bisa membuat mata cepat lelah dan berkurangnya kepekaan terhadap lampu rem.

Menghadapi hal seperti ini, penting bagi pengemudi untuk menambah jarak aman ke kendaraan tersebut atau bisa juga mendahuluinya bila kondisi memungkinkan.

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone