3 Tips Mengemudi City Car yang Nyaman dan Irit Bahan Bakar

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 20 Januari 2020 06:24
3 Tips Mengemudi City Car yang Nyaman dan Irit Bahan Bakar
Mobil ini bisa digunakan oleh banyak orang di kota, terutama yang baru bisa nyetir.

Dream - City Car terlahir sebagai mobil yang praktis dan sederhana. Jenis kendaraan ini bisa dikemudikan oleh pengemudi yang baru belajar sekalipun.

Meskipun praktis, tetap saja ada teknik mengemudi yang harus dikuasi agar performa city car saat melaju bisa optimal. Apalagi mobil kota ini dirancang modern dan dilengkapi berbagai fitur canggih.

Dikutip dari Hyundai Indonesia, Senin 20 Januari 2020, ada tiga tips mengemudi yang bisa diterapkan agar kamu bisa lancar mengemudikan city car. Pertama, jangan terlalu memikirkan tenaga mesin saat mengemudikan city car. Mobil ini didesain untuk pemakaian di dalam kota dan mengutamakan efisiensi bahan bakar.

Karakter city car lebih gesit, lincah, dan enak diajak untuk manuver. Ketika memasuki jalan bebas hambatan, jangan mengharapkan tenaga berlebih. Cukup mengemudi dengan kecepatan normal dan putaran mesin yang stabil. Selain lebih irit bahan bakar, juga menjaga keamanan dan keselamatan berkendara.

Kedua, hindari bermanuver secara eksterm dengan city car. Hal ini disebabkan oleh dimensi yang kecil dan pelek yang berukuran mungil. Pelek berdiameter kecil ini konstruksinya kurang kokoh dan membuat mobil gampang limbung.

Ketiga, posisi duduk harus nyaman dan bisa menjangkau segala fitur di dashboard agar tak mengalihkan pandangan dari jalan. Posisi duduk juga bisa menentukan sudut pandang dan sebisa mungkin memperkecil blind spot saat berbelok.

1 dari 6 halaman

Cara Mengemudi di Jalur Tanjakan Buat Pemula, Bebas Deg-degan!

Dream – Para pengemudi pemula sering kali berkeringat dingin saat akan melintasi jalan menanjak. Apalagi jika kondisi jalanan tengah macet parah. Rasanya ingin turun dari mobil dan meminta tolong orang lain untuk menggantikannya.

Ketika mengemudi di jalan menanjak, pengemudi memang harus memiliki kemampuan memindahkan kopling gas dengan tepat. Tak peas menginjak kopling, mesin mobil bisa mati. Yang parahnya, mobil bisa mundur dan menimpa kendaraaan lain.

Selain melatih kecakapan mengemudi, ada banyak hal yang harus kamu kuasai agar aman melintasi jalur menanjak.

 

 © Dream

 

Berikut beberapa trik untuk mengemudikan mobil di jalan tanjakan, dikutip dari NTMC Polri, Minggu 10 November 2019. Pertama, kamu bisa mengemudikan mobik dengan menggunakan perseneling 2 dan 3 sesuai dengan kecepatan serta tingginya tanjakan yang akan ditempuh.

Kedua, jika kita diharuskan untuk berhenti, ada tiga cara yang dapat kita lakukan untuk berhenti di tanjakan. Kamu bisa menggunakan rem tangan, rem kaki, atau kombinasi keduanya.

2 dari 6 halaman

Pakai Teknik Rem

Teknik ini merupakan metode aman saat berhenti di tanjakan yang relatif tinggi serta dalam waktu yang lama. Caranya menginjak pedal rem kaki serta pedal kopling untuk menghentikan laju mobil, selanjutnya mengamankan keadaan mobil dengan mengangkat tuas rem tangan serta memindahkan perseneling ke gigi netral.

Jika ingin berjalan kembali, pindahkan perseneling ke gigi 1, tekan pedal gas, lepas kopling hingga mobil terasa sedikit bergetar, lalu lepas rem tangan perlahan. Jika sudah berjalan bantu dengan cara menginjak gas lebih dalam.

Mobil akan melaju perlahan tanpa mundur sedikitpun. Bila mobil masih mundur itu berarti kopling kurang diangkat atau kurang lepas serta pedal gas kurang diinjak.

3 dari 6 halaman

Teknik Rem Kaki

Menginjak pedal kopling serta pedal rem kaki untuk menghentikan laju mobil. Selanjutnya lepas pedal kopling sedikit hingga mobil bergetar, lalu lepaskan rem kaki secara perlahan lalu setelah mobil mulai berjalan sedikit, bantu dengan menginjak gas.

 © Dream

Teknik ini bagus untuk tanjakan yang tidak terlalu tinggi serta untuk berhenti sebentar.

4 dari 6 halaman

Gunakan Teknik Kombinasi

Kamu juga bisa menggunakan teknik kombinasi atau setengah. Di sini kamu menggunakan gabungan gas dan kopling. Umumnya teknik ini digunakan untuk berhenti dalam waktu singkat dan tanjakan yang kurang tinggi.

Caranya, menghentikan laju kendaraan dengan menginjak pedal kopling serta menahan pedal gas sampai mobil keadaan berhenti. Jika ingin melanjutkan perjalanan, lepas angkat kopling perlahan, selanjutnya dibantu dengan menginjak pedal gas.

Teknik ini memang dapat memborokan bahan bakar serta cepat merusak kampas kopling, namun tidak ada salahnya jika ingin digunakan.

Dalam kombinasi antara kopling serta gas harus diatur atau disesuaikan antara kedalaman gas serta kopling. Semakin dalam gas maka penginjakan kopling akan semakin dalam juga.

Jika mesin terdengar meraung keras berarti kombinasinya belum imbang, hal ini dapat diatasi dengan cara mengurangi penekanan pada kopling atau mengurangi penekanan pada gas serta menambah penekanan pada kopling.

5 dari 6 halaman

Begini Cara Aman Nyetir Mobil di Tanjakan

Dream – Tanjakan menjadi salah satu tantangan bagi pengemudi pemula. Kalau tak terbiasa akan mengalami kesulitan karena mengemudi di tanjakan berbeda dengan di jalan datar.

Dikutip dari Suzuki, Selasa 29 Januari 2019, kalau di jalan datar, pengemudi hanya memastikan untuk mengatur ritme injakan pedal gas dan teliti ketika mengerem bersamaan dengan kopling.

Sementara, di jalan tanjakan tentu berbeda. Pengemudi harus tepat mengendalikan mobil serta menginjak kopling, rem, dan gas secara bersamaan.

 

 © Dream

 

Kalau di jalan tanjakan, pengemudi memerlukan pengendalian ekstra karena risiko bahaya mengintai. Kasus yang banyak terjadi adalah kurang kewaspadaan dan gugup untuk para pemula. Ini membuat mereka menabrak kendaraan yang ada di depannya.

Malah, tak jarang yang meluncur ke arah belakang. Nah, ini risiko kecelakaannya dua kali lipat. Lantas, bagaimana caranya melewati jalur tanjakan dengan aman?

6 dari 6 halaman

Begini Caranya

1. Perhitungkan Kemiringan Tanjakan

Pertama, saat akan melewati jalan tanjakan, kamu harus memperhitungkan kemiringan dari jalanan yang ada. Apabila jalanan yang dilewati tersebut tidak terlalu curam, kamu bisa mengendarai mobil dengan tetap memposisikan gigi perseneling nomor 2 atau 3.

Kalau kemiringannya curam, kamu bisa memposisikan gigi persneling pada nomor 1.

2. Pengereman ketika Macet di Jalur Tanjakan

Mengerem kendaraan saat macet di jalur tanjakan membutuhkan teknik khusus dan pengendalian yang tinggi. Mengerem pada tanjakan terdiri dari tiga cara, yaitu berhenti dengan rem tangan jika kemacetan panjang.

Kemudian mengerem dengan menggunakan rem kaki apabila akan berhenti karena jeda sebentar dengan jalur tanjakan tidak terlalu tinggi. .

Terakhir, berhenti dengan setengah kopling apabila kamu harus berhenti dalam jeda cukup singkat dengan tanjakan tidak terlalu tinggi.

Semoga bermanfaat!

Beri Komentar
Cara Samuel Rizal Terapkan Hidup Sehat Pada Anak