4 Tips Parkir Mundur Mobil dengan Benar, Cocok Buat Pemula!

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 13 Februari 2020 10:24
4 Tips Parkir Mundur Mobil dengan Benar, Cocok Buat Pemula!
Yang berpengalaman juga sering latihan, lho, untuk memarkir kendaraan.

Dream - Memarkir kendaraan sekilas terlihat semakin mudah apalagi dengan bantuan sensor maupun kamera yang terpasang di bagian belakang. Dalam kenyataannya, memarkirkan kendaraan bisa menjadi tantangan sendiri khususnya bagi para sopir pemula.

Pengemudi yang sudah berpengalaman pun terkadang bisa menghadapi situasi yang sama terutama saat harus memarkir kendaraan yang berbeda.

Kunci untuk melatih teknik memarkirkan kendaraan memang hanya ada satu cara. Kamu harus berlatihan berulang kali agar mobil bisa terparkir dengan tepat dan tak menyerobot lahan orang.

 

Mengutip laman Garda Oto, Kamis 13 Februari 2020, teknik memarkirkan kendaraan memang harus memperhitungkan berbagai faktor. Selain ketepatan posisi mobil, kamu juga harus memikirkan cara untuk memindahkan mobil dari tempat parkir.

Kamu cukup beruntung jika ada tukang parkir yang membantu. Namun jika tak ada bala bantuan, ada baiknya kamu berlatih mempelajari empat tips memarkir kendaraan berikut ini. Tips ini terutama berguna untuk kamu yang masih berstatus sopir pemula.

Hal pertama harus dilakukan adalah membuka jendela mobil.

Kamu bisa membuka jendela mobil dan mematikan audio karena bisa mengganggu konsentrasi. Dengan membuka jendela kendaraan, kamu bisa langsung melihat kondisi di luar mobil dengan lebih jelas.

Kekurangan cahaya akibat terhalang kaca jendela yang gelap akan mempengaruhi pandangan terhadap benda-benda di sekitarmu. Membuka kaca mobil juga memberikan jangkauan penglihatan yang lebih luas.

Tips kedua adalah memperkirakan jarak mobil.

Sebelum parkir, pastikan jarak antara mobilmu dengan dinding atau kendaraan lain cukup untuk membuka pintu. Perhitungkan jarak antara sisi kanan dan kiri mobil dengan teliti terlebih dahulu.

1 dari 6 halaman

Tenang, Ada Kamera Belakang yang Membantu

Ketiga, memperhatikan kaca spion.

Banyak orang menyepelekan fungsi spion mobil. Padahal, ini menjadi salah satu bagian terpenting untuk bisa mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Lewat kaca spion kamu bisa melihat bagian ujung mobil. Kamu bisa tahu apakah bagian belakang mobil akan menabrak suatu benda atau tidak.

Keempat, memanfaatkan kamera belakang mobil.

Bantuan teknologi ini akan mempermudah kamu memarkir mobil. Jika tak memiliki kamera belakang, kamu bisa membelinya terpisah dan meminta bantuan teknisi untuk memasangnya.

Kamera belakang sangat membantu melihat lebih jelas kondisi bagian belakang mobil saat akan diparkir. Dengan melihat sebuah monitor yang terhubung dengan kamera di belakang, kamu tak perlu lagi membuka kaca mobil atau melihat spion.

 

Setelah memarkir mobil di tempat yang tepat, jangan lupa untuk menggunakan rem tangan untuk mencegah mobil tergelincir dari tempat parkir.

Selamat berlatih ya.

2 dari 6 halaman

Ingin Ikut Parkir di Apartemen, Begini Aturannya

Dream - Lahan parkir menjadi suatu hal yang penting bagi pemilik mobil. Mobil yang parkir sembarangan bisa menyebabkan kemacetan dan terancam disita oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta dengan denda Rp500 ribu per hari.

Salah satu solusi bagi pemilik mobil yang tak punya garasi adalah “ numpang” parkir di tempat parkir umum. Biasanya tempat parkir ini mengizinkan kendaraan untuk menginap. Misalnya, di lahan parkir apartemen.

Lahan parkir seperti apartemen punya peraturan tersendiri untuk berlangganan bulanan. Misalnya, lahan parkir di Kalibata City yang dikelola oleh Secure Parking.

 

 © Dream



“ Langganan parkir bulanan hanya untuk penghuni apartemen saja, dengan jatah 1 unit apartemen untuk 1 mobil dan 1 motor,” kata customer service Kalibata City kepada Liputan6.com.

Biaya bulanan yang dikenakan untuk berlangganan mobil sebesar Rp200 ribu dan sepeda motor Rp75 ribu per bulan. Kalau tak berlangganan, biaya parkir yang berlaku adalah tarif per jam.

3 dari 6 halaman

Alasan Setir Mobil Harus Lurus Saat Parkir, Sudah Tahu?

Dream - Mungkin kamu mengira parkir mobil dengan posisi setir lurus hanya untuk alasan estetika. Padahal, meluruskan setir saat parkir sesuai garis adalah salah satu hal yang harus dilakukan.

Posisi setir lurus berpengaruh terhadap sistem power steering, khususnya pada model hidrolis. Posisi tersebut membuat power steering jadi makin awet.

 

 © Dream

 

Dikutip dari Suzuki, 3 Desember 2019, power steering hidrolis bekerja memakai cairan minyak atau oli yang menghasilkan tekanan pada rack steer. Tekanan ini meringankan beban kerja tangan ketika memutar setir untuk membelokkan ban.

Saat ban sedang dibelokkan pada satu sisi, tumpuan beban tekanan oli power steering akan berada pada salah satu bagian. Ketika kondisi mesin mati, oli akan terus tertekan dan tidak bersirkulasi.

 

4 dari 6 halaman

Efek Buruk Setir Tidak Lurus

Ada efek buruk setir mobil tak lurus saat diparkir. Seal dan jalur oli tidak akan bisa lagi menahan beban dan sewaktu-waktu bisa jebol.

Saat oli power steering bocor, setir akan terasa lebih berat ketika dibelokkan. Tapi, gejala berbeda tidak ditemukan pada mobil yang sudah dilengkapi dengan electric power steering (EPS).

EPS mengandalkan motor elektrik untuk memberi tekanan pada rack steer. Tak seperti power steering hidrolis yang mengandalkan oli, motor elektrik pada EPS mendapat tenaga listrik dari perintah ECU yang bekerja mengikuti putaran mesin.

Parkir dengan posisi ban lurus atau miring tidak berpengaruh pada mobil dengan EPS. Saat mesin mati, tidak ada penyaluran tenaga ke ECU atau perangkat elektrikal lain.

Walaupun parkir dalam keadaan ban berbelok, motor elektrik pada sistem EPS tidak mendapat asupan energi listrik. Hal inilah yang membuatnya tidak terbebani, seperti halnya pada power steering jenis hidrolis.

5 dari 6 halaman

Bukan Main, Tempat Parkir di Pojok Jalan Laku Rp565 Miliar

Dream - Harga lokasi parkir di Boston, Massachusetts, Amerika Serikat, ini bukan main mahalnya. Lokasi parkiran yang ada di pojokan jalan itu laku US$40 juta, atau sekitar Rp565,08 miliar.

Dikutip dari Carscoops, Senin 8 Juli 2019, Boston Globe memberitakan lokasi parkir yang ada di antara Jalan Newbury dan Jalan Darmouth telah dibeli oleh firma investasi, L3 Capital.

Luas lokasi parkir ini seluas 0,3 hektare ini sebenarnya milik satu keluarga selama lebih dari satu abad.

 

 © Dream

 

Dengan pembelian ini, L3 Capital mengalahkan sejumlah penawar lainnya. Menurut kabar, L3 tidak berencana memiliki tanah ini sebagai tempat parkir dalam waktu yang lama.

Sebagai gantinya, perusahaan itu akan membangun sebuah bangunan besar beserta ritel, kantor, dan kondominium.

6 dari 6 halaman

Dulunya Bekas Apartemen

Jika dilihat dari sejarah, tempat itu penah menjadi apartemen dan hotel Aubry. Tapi, keluarga pemilik menghancurkan rumah-rumah itu. Sejak tahun 1950-an, situs ini menjadi tempat parkir yang luas.

Rencana ini belum diumumkan dan harus mendapatkan persetujuan oleh pemerintah kota. Properti di beberapa daerah di Boston sejak booming dan Agustus tahun lalu, sebidang tanah seluas 1 are terjual seharga US$50,5 juta (Rp713,41 miliar).

“ Newburry Street telah muncul sebagai salah satu lokasi terbaik Boston untuk ruang ritel, kantor, dan perumahan,” kata Direktur Senior JLL—perusahaan real estate, Ben Sayles.

Beri Komentar
Indah Permatasari: Karena Mimpi Aku Hidup