5 Kiat Berkendara dengan Mobil Matic Saat Terabas Genangan Air

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 10 Februari 2021 10:36
5 Kiat Berkendara dengan Mobil Matic Saat Terabas Genangan Air
Tips nomor pertama jangan sampai diabaikan.

Dream – Intensitas hujan semakin meningkat jelang Imlek yang banyak diyakini masyarakat sebagai masa-masa akhir musim penghujan. Curat hujan yang tinggi bahkan mengakibatkan banjir tak hanya di Jakarta namun beberapa daerah di Indonesia.

Kondisi ini membuat semua orang harus waspada, terutama yang sedang berkendara. Meski sedang ada urusan yang mendesak, pengendara tetap harus sabar terutama ketika melewati genangan air atau menerobos banjir.

Pada kondisi ini, kamu tentu harus tetap memperhatikan beberapa hal, baik ketika akan berkendara maupun setelah berkendara di tengah banjir.

“ Melalui sharing tips ini, Sahabat dapat melakukan pencegahan dan lebih waspada ketika memang terpaksa harus berkendara pada kondisi banjir. Sahabat juga dapat memastikan kondisi kendaraannya agar selalu dalam kondisi prima dengan melakukan servis rutin di bengkel resmi Daihatsu terdekat,” kata Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Bambang Supriyadi, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis Daihatsu, Rabu 10 Februari 2021.

Berikut beberapa kita mengendarai mobil matic saat melintas banjir yang harus Sahabat Dream ketahui.

1 dari 2 halaman

Pastikan Saluran Masuk Udara Tak Terendam

Pertama, pastikan saluran masuk udara tidak terendam air. Jika saluran masuk udara ini sampai terendam, water hammer bisa terjadi. Kondisi membuat air masuk ke ruang pembakaran dan menyebabkan mesin rusak.

Pastikan ketinggian genangan air tersebut tidak lebih dari setengah roda. Jangan memaksakan diri melewati jalan yang genangan airnya tinggi.

Kedua, gunakan gir paling rendah. Tujuannya agat kecepatan mobil tetap stabil dan putaran mesin akan lebih bertahan.

Selain itu, gas buang yang ada bisa dikeluarkan dari bagian knalpot. Dengan begitu, air bisa tertahan dan tidak masuk ke bagian ruang mesin melalui jalur pembuangan.

2 dari 2 halaman

Majukan Kendaraan Secara Perlahan

Ketiga, melaju secara perlahan dan konstan akan membantumu mengantisipasi terjadinya hal-hal yang berpotensi membahayakan. Misalnya, lubang besar di jalan yang tentunya dapat membahayakan kendaraan.

Keempat, mematikan mesin saat mogok. Ketika genangan air begitu tinggi hingga melewati setengah roda mobil dan dapat membuat mesin mati/mogok, jangan mencoba hidupkan mesin. Cara itu bisa membuat kerusakan parah di bagian mesin mobil.

Kelima, mengeringkan rem dengan cara sederhana dengan kecepatan lambat sekitar 5 km per jam. Setelah itu, remlah mobil berkali-kali secara perlahan.

Tujuannya untuk memastikan bahwa mobil masih dalam kondisi yang baik dan kampas rem kering. Jika dirasa ada yang tidak beres dengan kendaraan, kamu dapat melakukan pengecekan mobil di bengkel resmi.

Beri Komentar