Viral Video Minibus Melesat Tanpa Tabrak Tiang Gerbang Tol, Ini Kata Jasa Marga

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 22 Maret 2021 16:45
Viral Video Minibus Melesat Tanpa Tabrak Tiang Gerbang Tol, Ini Kata Jasa Marga
Sudah bisa digunakan untuk masyarakat umum?

Dream – Pengguna sosial media dibuat menahan napas saat melihat sebuah video viral yang memperlihatkan tiang gerbang tol. Beberapa detik kemudian melintas sebuah kendaraan tipe minibus dengan kecepatan tinggi menerobos gerbang tersebut dengan tiang yang bergerak naik beberapa detik sebelum mobil itu melintas. 

Kabar yang beredar menyebutkan jika mobil itu adalah bagian dari uji coba penerapan teknologi pembayaran tarif tol tanpa sentuh (touchless transaction) yang sedang dikerjakan PT Jasa Marga Tbk.

Video tersebut diunggah oleh pengguna Facebook Edoward JC di grup Facebook Persatuan Driver Online Grabcar, Gocar, pada Rabu 17 Maret 2021.

Mengutip laman Liputan6.com, Senin 22 Maret 2021, Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan perusahaan memang sedang mengkaji teknologi baru pembayaran tarif tol baru. Teknoologi baru ini bisa memungkinkan pengguna jalan tol tak perlu berhenti di gerbang untuk menempelkan kartu elektronik membayar ongkos tol.

Transaksi tol berbasis stiker Radio Frequency Identification (RFID) dengan nama branding FLO tersebut saat ini masih dilakukan uji coba terbatas di 50 titik.

Dia menjelaskan, biaya yang dikeluarkan dengan teknologi nirsentuh ini sama seperti tiket tol konvensional atau kartu elektronik lainnya.

“ Sekarang masih perluasan uji coba terbatas di 50 titik. Nanti memang tidak ada tambahan biaya untuk penggunaan teknologi touchless transaction ini,” kata Heru kepada Liputan6.com.

“ Artinya menggunakan itu tidak ada beban tambahan, sesuai biaya tol yang berlaku,” kata dia.

1 dari 2 halaman

Penggunaan Baru Terbatas

Adapun uji coba terbatas FLO saat ini masih bersifat kerjasama secara business to business (B2B) dengan beberapa perusahaan BUMN lain dan komunitas setempat. Artinya, teknologi transaksi tol nirsentuh belum bisa dimanfaatkan oleh masyarakat umum.

“ Masyarakat belum bisa mendapatkan. Jadi kami masih uji coba, jadi masyarakat belum bisa mendapatkan,” kata Heru.

Sampai saat ini, perluasan uji coba terbatas pembayaran tol yang dikenal dengan nama LET IT FLO ini baru tersedia di 50 titik di gerbang-gerbang tol di wilayah Jabotabek (Tol Dalam Kota, JORR, Jagorawi, Jakarta-Tangerang, dan Jakarta-Cikampek), serta 3 titik gerbang-gerbang tol (Ngurah Rai, Nusa Dua, Benoa) di Jalan Tol Bali Mandara.

Hingga saat ini, pengguna LET IT FLO berjumlah sekitar 6 ribu pengguna. Jasa Marga pun menghimbau pengguna tol nirsentuh berbasis stiker tersebut untuk menahan batas kecepatan kendaraan maksimal 40 km per jam saat melewati gerbang tol.

2 dari 2 halaman

Gandeng Hungaria

Sebelumnya, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menandatangani Perjanjian Kerjasama terkait Sistem Transaksi Tol Nontunai Nirsentuh Berbasis Multi Lane Free Flow (MLFF) atau bayar tol tanpa berhenti dengan PT Roatex Indonesia Toll System (RITS).

Sistem transaksi nontunai berbasis MLFF menjadi salah satu inovasi baru melalui sistem pembayaran nirsentuh dengan menciptakan suatu efisiensi, efektifitas, aman, dan nyaman dalam penerapan sistem pembayaran Jalan Tol di Indonesia.

Kepala BPJT Kementerian PUPR, Danang Parikesit, mengatakan jika melalui dukungan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, pada Senin 15 Maret 2021 bisa berjalan dengan lancar pelaksanaan penandatanganan kerjasama penerapan sistem bayar tol tanpa berhenti ini.

“ Yang terpenting, milestone pelaksanaan kerjasama ini adalah mulai dari kerja keras kita semua, karena ini merupakan awal dari kerja keras kita untuk selanjutnya dari setiap komitmen dan manajemen kerja yang kuat untuk membuat proyek MLFF ini dapat berjalan sukses,” ujar Danang dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (16/3/2021).

Penandatanganan dilaksanakan langsung oleh Kepala BPJT Danang Parikesit dengan Direktur Utama PT Roatex Indonesia Toll System (RITS), Peter Ong di Kantor BPJT Kementerian PUPR di Jakarta.

Kementerian PUPR melalui Badan Pengatur Jalan Tol terus melakukan suatu inovasi dalam peningkatan pelayanan yang maksimal bagi pengendara di Jalan Tol melalui Transformasi, Inovasi, dan Modernisasi (TIM) yang mengacu pada Teknologi Toll Road 4.0.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, sebagai Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) mengumumkan proses pengadaan yang kompetitif untuk merancang, membangun, membiayai, menyelenggarakan, memelihara dan mentransfer Proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) Sistem Transaksi Tol Multi Lane Free Flow (Proyek MLFF) pada bulan Juli 2020.

Roatex Ltd. Sebagai pemrakarsa proyek, telah ditentukan Menteri PUPR sebagai pemenang lelang melalui Surat Menteri PUPR Nomor : PB.02.01-Mn/132 tanggal 27 Januari 2021 Perihal Penetapan Pemenang Pelelangan Pengusahaan Badan Usaha Pelaksana Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha untuk Sistem Transaksi Tol Nontunai Nirsentuh Berbasis Multi Lane Free Flow.

Saat ini, Roatex Ltd. Zrt, yang telah membentuk perusahaan sebagai Badan Usaha Pelaksana Sistem Transaksi Tol Nontunai Nirsentuh Berbasis MLFF atau bayar tol tanpa berhenti dengan nama PT Roatex Indonesia Toll System (RITS).

 

(Sumber: Liputan6.com/Maulandy Rizky Bayu Kencana)

Beri Komentar