Alasan Mau Menghibur, Pemilik Mustang Ini Pesan Pelat Mobil COV1D19

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 18 Maret 2020 19:36
Alasan Mau Menghibur, Pemilik Mustang Ini Pesan Pelat Mobil COV1D19
Pelat nomor ini unik dan akan dipasang di mobil lawas.

Dream – Kombinasi pelat nomor kendaraan tak jarang lucu-lucu. Namun akan menjadi pertanyaan jika seseorang menggunakan sebuah peristiwa yang sedang ditakuti masyarakat dunia untuk jadi penanda kendaraannya.

Hal inilah yang dilakukan seorang pemilik mobil lawas Ford Mustang yang satu ini.

Dikutip dari Carscoops, Rabu 18 Maret 2020, sebuah mobil Ford Mustang keluaran 1986 di Ohio, Amerika Serikat, memasang pelat nomor kendaraan yang cukup aneh yaitu COV1D19.

Jika dibaca, pelat mobil ini mirip dengan nama virus corona, Covid-19, yang sekarang telah menjadi pandemik global.

Sang pemilik, Brandon, mengaku pelat ini sengaja dipesan untuk mobil Mustang yang dibelinya sejak dua tahun yang lalu.

Bersama sang teman, dia mencoba berdiskusi pelat nomor yang unik. Kala itu muncul ide membuat pelat nomor kendaraan COV1D19 untuk kendaraannya.

Brandon mengatakan nama “ Covid-19” memang tengah menjadi buah bibir. Hal ini disebabkan oleh virus corona baru yang sedang mewabah dan menjadi pandemi. Dia telah diperingatkan bahwa ada kemungkinan pelat nomor itu ditolak karena namanya sensitif.

Tapi, hal ini tak kunjung terjadi setelah foto pelat nomor itu diunggah ke media sosial dan menyedot banyak perhatian.

Brandon mengaku ingin menyimpan pelat nomor unik ini. Dia hanya ingin menghibur hati orang-orang yang terdampak virus corona.(Sah)

1 dari 6 halaman

Superketat! Pengemudi Tidur di Mobil Sehabis Dugem Didenda Rp46 Juta

Dream - Mengemudi mobil tak hanya menyangkut keselamatan diri, tetapi juga pengguna jalan yang lain lain. Untuk itulah, para pengemudi harus punya kesadaran 100 persen saat berkendara.

Dikutip dari Otosia, Sabtu 14 Maret 2020, di beberapa negara, layanan sopir panggilan sering dipakai saat pemilik mobil berada dalam pengaruh alkohol. Ini berkaitan dengan alasan keamanan dan keselamatan.

 

© Dream

 

Tapi tak sedikit yang memilih tidur di dalam mobil usai melakukan 'dugem' pada malam harinya. Perilaku itu tidak diizinkan, karena justru mendatangkan petaka lainnya.

The Sun memberitakan pengemudi yang tertidur di mobil usai minum-minum alkohol pada malam hari, akan dikenakan denda. Ketentuan ini juga berlaku meski mobil berada di areal parkir.

2 dari 6 halaman

Dendanya Bukan Main

Denda yang akan dijatuhkan lumayan besar. Nilainya mencapai 2.500 poundsterling (Rp46,05 juta). Untuk kasus yang lebih parah, pengemudi bisa dipenjara selama tiga bulan.

Hal ini terjadi jika polisi mengira masih ada kemungkinan yang bersangkutan mengemudi. Polisi  akan menuntut atas pelanggaran tersebut. Mesin mobil yang sedang menyala dan lokasi kunci mobil bisa memengaruhi yang bersangkutan terbukti bersalah atau tidak.

Hukuman yang harus dijalani adalah yang diputuskan oleh hakim di pengadilan. Ini bergantung dari hasil tes nafas dan lain sebagainya.

3 dari 6 halaman

Harta Karun! Mobil Langka Ditemukan di Tumpukan Sampah

Dream - Bak menemukan harta karun, mobil klasik langka ditemukan di bawah tumpukan sampah yang menggunung. Mobil ini adalah Chevrolet Corvette Fuelie keluaran 1965. 

Dikutip dari The Drive, Jumat 6 Maret 2020, mobil ini ditemukan di bawah tumpukan sampah di sebuah garasi di Ohio, Amerika Serikat, pekan lalu. Mobil ini ditemukan oleh perusahaan derek. 

Kondisi mobil bisa dipakai langsung karena masih ada rem dan bantalan roda yang tidak membeku. Tapi, mobil harus diperbaiki. Biaya perbaikan yang dikeluarkan bisa saja tak sedikit.

 

© Dream


Sekadar informasi, fender mobil tua tersemat emlem fuel injection. Ini menjelaskan bahwa Corvette Fuelie menggunakan mesin 5,4 liter Rochester fuel injected L84 V-8. 

Mesin yang digunakan Corvette ini terbilang produk gagal. Tenaganya tak terlalu gede, tapi harganya lebih mahal daripada V8 yang dikenalkan pada tahun yang sama.

Mesin injeksi ini tak lagi dipakai sampai 1982. Mesin yang tak menarik membuat mobil pabrikan Amerika Serikat diabaikan.

4 dari 6 halaman

Parah! Diler Mobil Bekas Promosi Pakai Isu Virus Corona

Dream - Hal paling menyebalkan saat masyarakat dilanda kepanikan virus corona adalah oknum yang berusaha memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. Tindakan inilah yang dilakukan sebuah diler mobil bekas di Selandia Baru.

Di saat masyarakat khawatir dengan penyebaran virus Covid-19, diler ini malah membuat promosi yang secara tak langsung menyinggung soal virus corona.

Mengutip laman oto.com, Rabu, 4 Maret 2020, Jenama 2 Cheap Cars, jejaring penjualan kendaraan bekas di Selandia baru mempublikasikan iklan agar masyarakat membeli mobilnya.

 

© Dream

Iklan yang dipasang berbayar di Reddit itu, seperti dilaporkan Stuff NZ, perusahaan memasang gambar yang menunjukan seorang pria menggunakan masker dalam kereta. Pria ini tampak menutup mulutnya.

Gambar tersebut memang bisa multitafsir. Namun keterangan dalam fotonya dianggap provokatif.

" Khawatir gunakan transportasi umum? Kami punya banyak mobil di bawah Rp 40 jutaan dengan cicilan mulai Rp 200 ribuan perminggu."

5 dari 6 halaman

Lihat Jawaban Pemilik Diler

Tindakan perusahaan itu dianggap tak pantas karena saat ini ada 73 negara termasuk Selandia Baru yang sudah mengkonfirmasi kasus virus corona.

Beragam respons dari netizen langsung memenuhi iklan perusahaan tersebut. Ada yang berusaha menanggapinya dengan santai dengan mengatakan, " Tak masalah dengan iklan ini. Tim marketing yang cerdas."

Namuna banyak pula netizen yang berang dengan keputusan promosi tersebut. " Ini adalah cara paling culas yang pernah mereka pakai untuk menjual mobil bekasnya."

Pemilik diler mobil bekas tersebut ternyata sangat santai menanggapi polemik dengan iklan itu. " Ya, promosi yang baik, kan!" jawabnya saat dikonfrmasi jurnlis Stuff akan langkah publikasinya.

Ia kemudian menambahkan responnya dengan kalimat yang tak kalah jahat promosinya.

''Kalau Anda terkena virus Corona dan mau beli mobil dari sekarang, selama seminggu ini kami akan berikan Anda diskon Rp 4 jutaan. Tapi Anda harus kasih tahu sebelum datang, supaya kami bisa pakai masker," jelas CEO 2 Cheap Cars, Daniel Buckley.

6 dari 6 halaman

Sering Buat Kontroversi

Diler Selandia Baru© (Foto: Instagram @2_cheap_cars)

(Foto: Instagram @2_cheap_cars)

2 Cheap Cars memang bukan merek yang asing dengan promosi kontroversial. Stuff mencatat ada tiga kasus yang tak kalah parah terkait kegiatan pedagang mobil bekas ini. Kebudayaan Maori pernah disalahgunakan olehnya untuk mempromosikan produk.

Isu rasis juga berkumandang saat mereka sebutkan mobil bekas merek Jepang dengan istilah 'Jap.' Terakhir, upaya penyogokkan pada konsumen pembelinya agar meninggalkan review dengan reputasi sempurna di Google.

Beri Komentar