Cara Mengatasi As Roda Belakang Motor Matic yang Macet

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 21 Januari 2020 19:45
Cara Mengatasi As Roda Belakang Motor Matic yang Macet
Pernah menemui masalah saat membuka roda belakang motor matic?

Dream - Tak seperti motor bebek, proses membua roda belakang sepeda motor matic memang butuh perjuangan. Tak hanya sulit, ada kalanya roda tersebut sangat sulit dicopot.

Salah satu pemicu sulitnya membuka roda belakang motor matic adalah bagian motor yang tak pernah dicek khususnya di bagian pertemuan tromol dan as roda belakang.

Dikutip dari Federal Oil, Selasa 22 Januari 2020, cara pertama untuk mengatasi roda belakang yang sulit dibuka ini adalah dibantu dengan treker. Supaya prosesnya tidak terlalu berat, terlebih dahulu berikan cairan penghancur karat.

Siapkan martil plastik agar karat yang menumpuk hancur. Karat yang terdapat di bagian alur tromol sangat rentan berkarat karena sering terkena panas dan hujan.

Ketiga, kaitkan tiga kaki treker ke lingkar luar tromol. Sementara besi poros tengah berulir diarahkan ke as roda.

1 dari 6 halaman

Putar Poros Tengah

Kemudian, putar besi poros tengah berulir menggunakan kunci 15 mm. Lakukan perlahan sehingga tromol bergeser dan ulangi hingga teromol terpisah.

Langkah terakhir yang mesti dilakukan adalah membersihkan as roda. Tentu biar nantinya tidak susah lagi dibongkar. Misalnya, hilangkan sisa karat yang nyempil di gir as roda pakai sikat kawat.

Sebelum roda dipasang kembali, jangan lupa juga bersihkan bekas sikatan kawat besi pakai kain lap. Barulah kemudian dioles gemuk.

2 dari 6 halaman

Dua Perawatan Sepeda Motor yang Wajib Dilakukan Selama Musim Hujan

Dream - Meski kadang membuat malas, perawatan sepeda motor di musim hujan tetap harus dilakukan intensif. Bahkan perhatiannya harus diberikan lebih besar karena motor akan lebih sering terkena air daripada biasanya.

Dikutip dari Wahana Honda, Senin 20 Januari 2020, tak hanya air hujan, cipratan air juga mengandung bahan kimia dan kotoran. Cipratan ini biasanya masuk ke bagian bawah kendaraan dan bisa mempengaruhi kondisi mesin. Untuk itu, perawatan motor pada musim hujan perlu dilakukan.

Perawatan pertama sepeda motor yang harus dilakukan saat musim hujan adalah menjaganya dari karat. Bahan bodi dan mesin motor yang material utamanya dari besi tentu akan berkarat jika terus menerus terkena air. 

 

 © Dream

 

Untuk menjaga motor bebas dari karat adalah selalu membersihkannya setelah terkena air hujan. Sebisa mungkin jangan biarkan air hujan terus menempel di bagian motor. Kamu hanya cukup mengelap bagian yang terkena air hujan.

Selain body, bagian yang paling mudah berkarat adalah rantai motor. Air hujan akan melarutkan pelumas yang ada pada rantai. Dalam jangka waktu yang terus menerus, pelumas akan habis, rantai pun akan kering berkarat yang pada akhirnya membuat rantai bisa putus.

3 dari 6 halaman

Masalah Kelistrikan

Kedua, masalah kelistrikan. Air hujan juga bisa berdampak pada masalah kelistrikan pada motor. Air yang menggenang atau mengenai komponen aki, bisa memicu adanya konsleting.  Pastikan bagian aki selalu selalu kering. Lap atau semprot dengan kompresor angin untuk pembersihannya.

Selain aki, komponen yang rawan mengalami kebocoran karena air hujan adalah bagian busi. Tidak hanya sebagai penutup atau pelindung busi, tutup busi berfungsi menyambungkan kabel dari koil ke busi. Selain itu, tutup busi memiliki fungsi penting untuk meminimalisir kebocoran arus listrik antara sambungan bagian-bagian busi.

Jika penutup busi rusak karena terpapar air hujan terus menerus, bagian dalam busi akan mudah kemasukan air. Jika sudah demikian, arus listrik di busi akan mengalami korsleting. Mogok pun tidak bisa dihindari.

Lalu bagaimana bisa mencegahnya? Kamu bisa menghindari jalanan yang tergenang air. Jangan nekat memaksakan jalan yang tertutup genangan air.

4 dari 6 halaman

Misteri Banyak Pemotor Jatuh Saat Hujan Pertama Kali Turun

Dream - Berbicara tentang musim hujan seolah tak ada habisnya. Mulai dari jemuran susah kering sampai banjir yang siap “ menyapa” masyarakat.

Tapi, ada satu hal yang menarik tentang musim hujan.

 

 © Dream



Mengapa tak sedikit pengendara sepeda motor yang terjatuh saat hujan pertama kali turun? Padahal, curah hujan tidak begitu deras.

Mengapa juga kondisi aspal menjadi sangat licin saat hujan pertama turun, sehingga pengendara motor mengalami selip dan akhirnya jatuh?

5 dari 6 halaman

Ini Dia Jawabannya

Dikutip dari Wahana Honda, Senin 13 Januari 2020, ternyata ada alasan jalan menjadi sangat licin saat hujan pertama kali turun. Setiap harinya, jalanan tentu dilalui banyak kendaraan.

Saat kendaraan melintas inilah, beberapa ada yang meneteskan oli atau hasil buang mesin kendaraan lainnya. Selain itu, kotoran pasir dan juga debu turut jatuh di atas aspal. Oli dan debu pasir tadi, akan mengendap masuk ke dalam pori-pori aspal.

Kotoran tadi akan mengendap dan bertahan menumpuk di lapisan aspal ketika udara panas. Saat hujan turun untuk pertama kali, kotoran oli dan debu akan terangkat ke permukaan aspal oleh air.

Lapisan paling luar aspal akan tertutup oleh oli dan debu yang terangkat oleh air hujan. Hal ini akan membuat ban roda gampang mengalami selip, sebab daya gesek roda dan aspal akan berkurang.

Jika pengendara melakukan manuver secara tiba-tiba atau melakukan pengereman yang sedikit dalam, akan memicu selip ban. Hal inilah yang membuat pengendara kehilangan kendali atas kendaraan dan kemudian terjatuh.

Jadi, itulah alasan teknis kenapa saat hujan baru pertama kali turun setelah musim kemarau, jalanan jadi begitu licin dan membuat pengendara terjatuh.

6 dari 6 halaman

Tips Berkendara Saat Hujan Baru Turun

Setelah mengetahui alasan jalanan sangat licin saat baru turun hujan, tentunya kamu harus memperhatikan beberapa hal sebagai pencegahan, agar tidak ikut menjadi korban.

Pertama yang perlu diperhatikan adalah cara mengendarai kendaraan roda dua. Ketika hujan baru turun, jangan mengendarai motor dengan kecepatan tinggi.

Resiko selip roda pada kecepatan tinggi akan sangat besar sekali. Berkendaralah dengan pelan dan hati-hati.

Pastikan kamu memiliki kendali penuh atas motor dan tetap konsentrasi pada jalan dan sekitar. Ketika ada halangan saat berkendara, kamu masih mampu mengendalikan laju motor.

Kecepatan yang tidak terlalu kencang, akan berpengaruh pada cara anda melakukan pengereman ketika dibutuhkan. Dengan kondisi jalan yang sangat licin saat baru turun hujan, pengereman sedikit dalam saja sudah bisa membuat anda kehilangan kendali motor. Oleh karena itu, jaga jarak dengan kendaraan di depan anda.

Saat ada halangan di depan motor, kamu masih bisa menghindar dan mengimbangi dengan mengerem sedikit demi sedikit. Dengan begitu, kamu bisa melewati halangan di depan motor tanpa mengalami kendala serius.

Beri Komentar