Begini Akibatnya Jika Beli Ferrari di Diler Abal-abal

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 4 Januari 2019 09:43
Begini Akibatnya Jika Beli Ferrari di Diler Abal-abal
Niatnya mau dapat harga murah, yang ada malah `buntung`.

Dream – Ketika hendak memiliki mobil mewah, pilihan tepat untuk membelinya adalah langsung datang ke diler yang bersertifikasi Ferrari dan memeriksanya sendiri. Jangan sampai membelinya di sembarang diler.

Jangan sampai nasib apes dialami seperti pria bernama Hamid Adeli ini.

Dikutip dari Carbuzz, Jumat 4 Januari 2019, Adeli membeli Ferrari F430 seharga US$90 ribu (Rp1,29 miliar) di diler Mercedes, Superior Automotive Group, Arkansas, Amerika Serikat. Dia membeli mobil kuda jingkrak ini setelah berkomunikasi via SMS dan video chat.

Kemudian, diler mengirimkan Ferrari ke pre purchase inspection di diler Ferrari di Texas, Amerika Serikat. Pemeriksaan ini dilakukan sebelum mobil dikapalkan ke Virginia, tempat tinggal Adeli.

Setibanya di rumah, Adeli langsung menjajal mobilnya. Di sinilah keanehan terjadi.

1 dari 1 halaman

Kok Bau Bensin?

Pria ini mencoba Ferrari F430. Dia mencium bau bensin dan bau busuk setelah mobilnya ditaruh di garasi. Keesokan harinya, Adeli menderek Ferrari ke bengkel Ferrari.

Montir menemukan pompa bahan bakar bocor. Tak hanya itu, mobil ini juga memiliki masalah suspensi dan knalpotnya pecah.

Adeli protes kepada diler. Pihak diler menolak untuk membayar ganti rugi. Mereka berdalih telah menjual mobil apa adanya.

Tak terima dengan jawaban itu, Adeli menggugat diler di pengadilan. Ada beberapa masalah yang diajukan, mulai dari garansi sampai percobaan penipuan perdagangan. Hakim memutuskan diler Mercedes ini terbukti bersalah dan harus membayar denda US$5,8 juta (Rp83,59 miliar).(Sah)

Beri Komentar