Beli Murah BMW E30 Lawas, Pas Lihat Lantainya Ngakak Parah

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 11 Juni 2019 17:15
Beli Murah BMW E30 Lawas, Pas Lihat Lantainya Ngakak Parah
Si pembeli awalnya mau mereparasi mobil lawasnya itu.

Dream – Mobil bekas kerap menjadi incaran masyarakat, terutama bagi mereka yang berkantong tipis. Dengan harga murah, mereka bias memboyong kendaraan bekas impiannya.

Namun, membeli mobil bekas juga tidak bisa sembarangan.

Kamu harus memeriksa semua komponen dan kelaikan mobil. Jangan sampai karena tergiur dengan harga murah kamu malah menjadi korban zonk.

Seperti yang dialami oleh seorang warganet di bawah ini.

Dikutip dari akun grup Facebook Motuba (Mobil Tua Bangka), Selasa 11 Juni 2019, seorang warganet bernama Muhammad Hanafi berbagi pengalaman ketika membeli mobil BMW E30 bekas. Dia begitu menaksir mobil itu karena harganya sangat murah.

Hanafi mengatakan mesin mobilnya masih lumayan bagus. Akan tetapi, lantai mobilnya “ mengenaskan” alias sudah keropos.

“ Gejil punya cerita, Mbah. Barusan Gejil ngangkut BMW E30. Kondisi mesin lumayan, cuman lantai banyak keropos, dapat murah,” tulis dia.

1 dari 2 halaman

Malah Disemen

Niatnya, tulis dia, lantai mobil itu hendak direstorasi. Ketika dibuka lantainya, ternyata lantai mobil ditambal dengan semen.

Niatnya mau restorasi lantai, Mbah. Pas dibuka lantainya, ternyata semen semua, Mbah. Sama pemilik lama buat nutup lubang keropos ternyata disemen, Mbah. Mbah, di sini ada yang kalau keropos disemen juga motubanya, Mbah?” tulis Hanafi.

Unggahan ini menjadi viral. Unggahan Hanafi telah dibagikan sebanyak 43 kali dan mendapatkan 932 reaksi.

 

 Beli mobil BMW lawas.

2 dari 2 halaman

Nggak Sekalian Dipasang Keramik?

Warganet terbahak melihat lantai mobil disemen. Ada yang berkelakar dan menyarankan untuk memberinya keramik sekalian di lantai mobil.

“ Haha, pernah dapat juga, tapi ditambalnya pakai bahan fiber,” tulis Ramdhany Hazelnut Hanafi.

“ Tinggal dikasih keramik, terus dikasih kamar sama dapur. Ditambah ruang tamu dan ditingkat, Mbah,” tulis Pandu Fibran.

“ Jangan lupa dikeramik, Mbah. Marmer lebih adem, sih,” tulis Hans Langsdorff Wehrmacht.(Sah)

Beri Komentar
Tips Jitu Menyeimbangkan Karier dan Pendidikan Ala Tiffani Afifa