Benarkah Mengemudi Mobil Transmisi Matic Anti-Lelah?

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 27 November 2020 18:33
Benarkah Mengemudi Mobil Transmisi Matic Anti-Lelah?
Mobil dengan transmisi jenis ini menjadi pilihan banyak orang di Indonesia.

Dream – Mobil bertransmisi otomatis (Matic) semakin banyak menjadi pilihan konsumen di Indonesia terutama karena alasan kepraktisannya. Dengan kemacetan yang hampir terjadi setiap hari, pengemudi tak lagi sibuk mengoper gigi sehingga badan tak mudah.

Namun benarkah mobil matic menjadi jawaban dari semua kelelahan karena mengemudi?

Dikutip dari Auto2000, Jumat 27 November 2020, anggapan tersebut menjadi benar jika dibandingkan dengan berkendara mobil transmisi manual. Namun hal itu bisa tercapai jika pengemudia bisa mengemudikan kendaraan matci secara benar.

Setidaknya ada tiga hal yang membuat berkendara dengan mobil matic tak selelah mobil manual. Faktor pertama tentu saja jumlah pedal yang hanya terdapat dua buah. Berbeda dengan mobil bertransmisi manual yang punya pedal kopling, perpindahan gigi di mobil ini dilakukan secara mekanis.

Beberapa mobil matic menggunakan sistem torque conventer maupun pegas CVT yang memanfaatkan gaya sentrifugal.

Dengan demikian kaki kiri pengemudi bisa beristirahat sepanjang perjalanan. Ingat, kaki kiri haram hukumnya bekerja saat mengemudi mobil matic. Jangan sekali-kali menekan pedal rem dengan kaki kiri jika tidak pernah mendapat latihan khusus.

1 dari 6 halaman

Tak Memikirkan Putaran Mesin

Keunggulan kedua adalah pengemudi tak pusing memikirkan putaran mesin. Berbeda dengan mobil bertransmisi manual yang harus memindah posisi gigi, putaran mesin melonjak atau menurun pada mobil matic diatur secara otomatis.

Mobil bertransmisi matic hanya perlu dipindahkan ke gigi dengan rasio lebih rendah dalam kondisi tertentu saja.

Faktor ketiga adalah suara dan perpindahan gigi lebih halus. Keunggulan ini terutama bisa didapatkan pada mobil-mobil Toyota yang sudah menganut sistem transmisi matic berteknologi CVT.

Pada jenis transmisi matic CVT, sistem transmisinya tidak menggunakan gigi melainkan menggunakan rasio sabut karet baja saja. Dengan demikian, kesenyapan dan kepresisian mengemudi akan mudah didapatkan. 

2 dari 6 halaman

Cara Mudah Menyetir Mobil Matic Bagi Pemula

Dream - Mengemudi mobil bukanlah hal yang sulit bagi beberapa orang. Tapi hal ini akan berbeda jika pemula yang menjalankan kendaraan. 

Tentu ada rasa gugup dan takut yang menjalar saat pertama kali belajar mengendarai mobil.

Mobil yang menjadi favorit untuk dikendarai adalah yang transmisi matik. Mobil ini dianggap lebih mudah daripada yang manual.

Walaupun terkesan gampang, mengemudi mobil matik juga harus ada latihan yang rutin dan sungguh-sungguh, lho. 

Dikutip dari Merdeka.com, Kamis 30 Januari 2020, yang pertama adalah fokus. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memusatkan perhatian.

 

© Dream

 

Ingat, kamu tak sendirian di jalan. Ada juga pengguna jalan lainnya, seperti pejalan kaki, pengendara motor, dan pengendara truk. 

Oleh karena itu, tetaplah fokus dan jangan bermain handphone saat sedang mengemudi. Selain membahayakan diri sendiri, hal tersebut akan membahayakan orang lain.

3 dari 6 halaman

Pahami Tuas Transmisi

Sebelum mulai mengemudi, kamu harus paham posisi dan urutan pada tuas transmisi. Hal tersebut harus dipahami mengingat tuas transmisi selalu digunakan untuk berkendara.

Ada barisan kombinasi huruf dan angka pada tuas transmisi yang harus dipahami, yaitu P-R-N-D-2-L atau P-R-N-R-M (+/-).

D digunakan ketika mobil akan berjalan ke depan, atau ketika Anda mulai melaju. Apabila kecepatan sedang, Anda dapat menggunakan D.

N merupakan netral, atau tanpa gigi. Biasanya N digunakan ketika berhenti di lampu lalu lintas atau ketika jalanan macet.

Jika berada di jalan yang menanjak, sebaiknya pindah tuas transmisi pada pilihan L atau 2. Kalau memarkir mobil, pindahkan tuas ke P dan Gunakan R ketika ingin berjalan mundur.

4 dari 6 halaman

Memahami Fitur Mobil

Bukan hanya posisi dan perpindahan tuas transmisi yang perlu dipahami. Fitur-fitur mobil seperti tombol klason, lampu sign, AC, dan lain-lain, juga perlu dikenali.

 

© MEN


Fitur-fitur yang telah tersedia di dalam mobil tentu memiliki banyak kegunaan. Seperti lampu sign untuk tanda akan menyebrang, dan banyak lagi. 

Makanya, kenali dan pahami fitur-fitur mobil sebelum berkendara.

5 dari 6 halaman

Berlatih Sampai Lancar

Setelah memahami tuas transmisi dan fitur mobil, kamu bisa mulai berlatih mengendarai mobil. Lakukan latihan secara bertahap mulai dari lokasi yang sepi hingga ramai. 

Selain itu, kamu dapat berlatih mengenali medan seperti tikungan atau menyebrang jalan.

Kamu juga harus bersabar dan tetap terus berlatih sampai lihai mengendarai mobil. Semakin sering berlatih, maka semakin lihai juga dalam berkendara.

Berlatih parkir juga perlu dilakukan. Banyak orang yang dapat mengendarai mobil tapi mengalami kesulitan saat parkir. Oleh sebab itu, berlatihlah dengan sungguh-sungguh sampai lancar berkendara mobil.

6 dari 6 halaman

Tetap Tenang

Pada umumnya, seseorang yang sedang belajar mengendarai mobil akan merasa gugup dan mudah panik. Mereka merasa gugup karena belum pernah sama sekali mengendarai kendaraan roda empat tersebut.

 

© MEN



Salah satu cara agar cepat lihai mengendarai mobil adalah tetap tenang dan jangan panik. Kalau panik, pengemudi akan susah fokus dan berkonsentrasi. Malah, bisa saja melakukan hal yang tidak boleh dilakukan, misal mendadak rem.

Oleh sebab itu, saat belajar menyetir mobil, tetaplah tenang dan jangan panik. Saat menginjak rem atau memindahkan transmisi, pastikan melakukannya dengan perasaan dan berhati-hati.

Beri Komentar