Aturan Uji Emisi di DKI Berlaku Pekan Depan, Ini Biaya Periksa di Daihatsu

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 21 Januari 2021 14:44
Aturan Uji Emisi di DKI Berlaku Pekan Depan, Ini Biaya Periksa di Daihatsu
Bisa juga gratis, tapi ada syaratnya.

Dream – Penggunaan mobil pribadi terus menjadi pilihan utama moda transportasi yang lebih aman dan nyaman saat beraktivitas di tengah pandemi COVID-19. Agar kendaraan tetap prima, pemilik kendaraan perlu menjaga dan merawatnya, misalnya pengecekan emisi gas buang.

Apalagi, Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 66 Tahun 2020, Pemerintah DKI Jakarta mewajibkan kendaraan bermotor yang beroperasi di DKI Jakarta lulus uji emisi gas buang kendaraan. Aturan ini mulai berlaku per 24 Januari 2021.

“ Untuk menjaga kendaraan tetap prima dan emisi gas buang sesuai batas aman, cukup mudah, yaitu lakukan perawatan mesin secara berkala, dan menggunakan bahan bakar sesuai spesifikasi mesin kendaraan,” kata Workshop Operational Section Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), I Wayan Wijaya, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis Daihatsu, Kamis 21 Januari 2021.

Saat ini ,bengkel Daihatsu di DKI Jakarta sudah siap untuk melayani para sahabat melakukan uji emisi. Setelah kendaraan diproses, pelanggan cukup menunggu sekitar 25 menit saja. Hasil uji emisi berlaku selama 1 tahun sejak tanggal dilakukan uji emisi terakhir.

“ Sahabat yang melakukan perawatan berkala di bengkel resmi Daihatsu bisa langsung uji emisi kendaraannya secara gratis,” kata Service Department Head AI-DSOm Ratno Yunanto.

Namun, kata dia, kalau yang ingin melakukan uji emisi saja, biayanya sebesar Rp165 ribu sudah termasuk PPN.

“ Sahabat akan mendapatkan sertifikat uji lulus emisi yang terdaftar resmi dan dapat dicek pada aplikasi e-Uji Emisi,” kata dia.

1 dari 4 halaman

Daihatsu Klaim Laris Manis di Bursa Mobil Bekas

Dream – Pada masa pandemi, masyarakat mulai melirik mobil bekas. Penyebabnya adalah transportasi umum tak lagi menjadi pilihan utama karena berpotensi menjadi cluster penyebaran virus.

Daihatsu mengklaim produknya sebagai pilihan masyarakat di pasar mobil bekas.

Head of Customer Satisfaction and Value Chain Division PT Astra Daihatsu Motor, Elvina Afny, mengatakan, berdasarkan data PT Balai Lelang Asta Natra Jaya (AUKSI) tahun 2020 menunjukkan Daihatsu sebagai brand terlaris nomor 2 (19 persen) untuk pasar mobil bekas pada tahun 2020. Angka ini tak jauh berbeda di Mobil88—perusahaan yang mengelola bisnis used car Astra.

“ Daihatsu juga tercatat sebagai peringkat 2 penjualan setiap tahunnya dengan kontribusi 16 persen dari total penjualan di Mobil88,” kata dia dalam press conference virtual Daihatsu, Jumat 15 Januari 2021.

 

© Dream

 

Elvna mengatakan jenis mobil multi purpose vehicle (MPV) yang paling diminati calon konsumen karena kapasitasnya yang besar, baik penumpang maupun barang.

Selain paling banyak diminati, mobil bekas Daihatsu juga tidak butuh waktu lama untuk cepat laku. Mobil Daihatsu juga “ menginap” di showroom kurang dari sebulan jika dilihat dari rasio perputaran mobil.

“ Kisaran 2-3 minggu saja sudah bisa terjual kembali setelah diakuisisi,” kata dia.

2 dari 4 halaman

Ini yang Membuat Masyarakat Berminat

Marketing Director and Corporate Planning&Communication ADM, Amelia Tjandra, mengatakan masyarakat mencari mobil untuk pemakaian jangka panjang. “ Orang cari mobil karena pemakaian jangka panjang itu untuk mencari peace of mind,” kata dia.

Pihaknya menjaga ketenangan konsumen dengan membuat produk yang sesuai dengan masyarakat. Salah satunya adalah mesinnya yang bandel. Amelia menyebut percuma kendaraan punya model yang bagus dan murah, tapi mesinnya “ rewel”. Dia juga mencontohkan Daihatsu Midget yang sudah digunakan sebagai bemo selama lima dekade, namun tetap awet.

“ Kalau model bagus, harga murah mungkin gampang. Kalau produknya rewel, itu nggak (diminati),” kata dia.

Selain itu, ADM juga menyediakan layanan purnajual yang terjangkau dan harga perawatannya ramah di dompet. “ Kunci mobil baru dan sukses adalah cocok di Indonesia, (memberikan) peace of mid, kalau maintenance, (harganya) masuk akal, terjangkau, dan mudah didapat,” kata dia.

3 dari 4 halaman

Meski Volume Turun, Daihatsu Bersyukur Pangsa Pasar 2020 Naik

Dream – Penjualan otomotif selama tahun pandemi Covid-19 di paruh kedua 2020 sedikit membaik. Diperkirakan bakal terpuruk karena terhentinya roda ekonomi, penjualan kendaraan roda empat di Indonesia justru mencatat pertumbuhan.

Marketing Director and Corporate Planning & Communication PT Astra Daihatsu Motors (ADM), Amelia Tjandra, mengatakan kondisi penjualan di semester II-2020 menjadi sinyal positif untuk menatap tahun 2021 yang masih akan diliputi pandemi Covid-19.

 

© Dream

 

Amelia mengakui penjualan ritel otomotif Indonesia di tahun 2020 hanya bisa tercapai sekitar 578 ribu unit, atau turun 45 persen dibandingkan tahun 2019. Sementara itu, Daihatsu dapat mencapai 100.026 unit, turun 44 persen dari tahun lalu.

4 dari 4 halaman

Market Share Naik Tipis

Meski secara volume menurun, Amelia memberikan catatan soal pangsa pasar Daihatsu yang justru mencatat kenaikan tipis.

“ Performa Daihatsu lebih baik daripada pasar nasional, sehingga market share Daihatsu naik 0,3 persen menjadi 17,3 persen pada akhir 2020,” kata Amelia di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulisnya, Rabu 12 Januari 2021.

Penjualan Daihatsu didominasi oleh tiga model utama, yaitu Sigra yang laku 26.219 unit (26,2 persen), Gran Max Pick-Up 24.297 unit (24,3 persen), dan Terios 14.493 unit (14,5 persen).

“ Daihatsu bersyukur dapat menutup tahun 2020 dengan market share 17,3 persen. Penurunan penjualan Daihatsu juga masih lebih baik dibandingkan pasar secara nasional,” kata dia.

Beri Komentar