Cara Memasang Sabuk Pengaman yang Benar untuk Ibu Hamil

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 16 Oktober 2019 06:36
Cara Memasang Sabuk Pengaman yang Benar untuk Ibu Hamil
Sabuk pengaman wajib dipasang saat berkendara dengan mobil.

Dream – Memakai sabuk pengaman atau seat belt selama berkendara wajib dilakukan pengemudi dan penumpang mobil. Perlengkapan di kendaraan roda empat ke atas ini telah terbukti mampu mengurangi risiko cedera yang lebih parah saat mobil mengalami kecelakaan.

Kewajiban mengenakan seat belt berlaku bagi siapa saja yang mengendarai mobil, tak terkecuali wanita hamil.

Dikutip dari Liputan6.com, Selasa 15 Oktober 2019, Service Manager Plaza Toyota, Parman Suanda, menuturkan, penggunaan sabuk pengaman untuk wanita hamil terlebih dahulu harus meminta saran dokter. Kondisi kehamilan tentu jadi pertimbangan dokter mengizinkan Ibu Hamil (Bumil) bepergian.

Setelah mendengar saran dokter, para Bumil selanjutnya memperhatikan cara memakai seat belt yang benar.

Dengan kondisi perut yang membesar, posisi pemakaian seat belt Bumil tentu saja berbeda.

“ Cara penggunaannya, wanita yang sedang mengandung harus memposisikan sabuk pengaman di pinggang serendah mungkin di bawah panggul, ulurkan sabuk pengaman hingga menutupi bahu dan posisikan sabuk pengaman melewati dada,” ucap Parman kepada Liputan6.com.

1 dari 5 halaman

Hindari Area Ini

Karena posisi perut besar, hindari sabuk pengaman mengenai area sekitar perut. Jika terjadi pergeseran saat di jalan, atur ulang.

Wanita yang sedang mengandung harus memposisikan sabuk pengaman di pinggang serendah mungkin di bawah panggul. Ulurkan sabuk hingga menutupi bahu dan posisikan sabuk melewati dada. Hindari sabuk mengenai area sekitar perut.

Namun jika sulit menemukan posisi memasang sabuk pengaman yang nyaman, maka bisa menggunakan adaptor sabuk pengaman yang dirancang untuk digunakan selama kehamilan. Ada berbagai jenis adaptor yang dijual di pasaran.

(Sumber: Liputan6.com/Herdi Muhardi, Auto2000)

2 dari 5 halaman

Tips Periksa Kondisi Sabuk Pengaman, Waspada Jika Ada Masalah Ini

Dream – Sabuk pengaman merupakan fitur pengamanan yang penting. Saat ini setiap pengendara dan penumpang kendaraan harus mengenakan sabuk pengaman.

Meski penting, sayangnya masih banyak pemilik kendaraan yang lupa merawat komponen ini. Biasanya mereka barus memperbaikinya saat sudah benar-benar rusak.

Dikutip dari Suzuki, Jumat, 24 Mei 2019, ada tiga tips cara mengecek kondisi sabuk pengaman. Pertama, cek kondisi fisik sabuk pengaman. Cek apakah sudah ada atau muncul tanda-tanda kerusakan fisik, baik itu kepala sabuk yang sudah tidak berfungsi dengan baik atau kain sabuk yang sudah terpotong atau terlilit.

Ini harus kamu perhatikan dan cek secara detail untuk memastikan tidak ada masalah pada seat belt.

 

 

Kedua, melakukan tes sederhana.

Lakukanlah tes sederhana dengan menarik sabuk pengaman dengan cepat. Kalau sabuk itu tertahan, artinya sabuk itu dalam kondisi yang baik.

Kalau tak tertahan atau lepas, artinya sabuk pengaman tersebut sudah rusak. Kamu harus segera memperbaikinya atau mengganti dengan yang baru.

Ketiga, cek dengan scanner OBD.

Pemeriksaan sabuk pengaman juga bisa dilakukan dengan memakai scanner OBD. Sensor pada mobil kamu akan memberitahukan bahwa sabuk pengaman tersebut masih dalam kondisi baik atau sudah rusak.

Karena penting, pastikan sensor scanner OBD masih berfungsi dengan baik agar informasi kondisi sabuk pengaman tepat.

3 dari 5 halaman

Sudah Tahu? Sabuk Pengaman Mobil Ternyata Punya 6 Model

Dream – Pengendara dan penumpang wajib memakai sabuk pengaman. Komponen di bagian interior mobil ini memang telah terbukti bisa mengurangi risiko luka parah akibat tabrakan. Tubuh sopir atau penumpang akan tertahan ketika terjadi benturan atau mobil berhenti mendadak.

Saat ini sabuk pengaman sendiri tengah dirancang dengan berbagai komponen keselamatan dan teknologi lain yang semakin mumpuni. 

Tahukah Sahabat Dream, jika sabuk pengaman ternyata banyak jenisnya. Ada yang jenis pangkuan, sabuk dua titik, otomatis, dan sash. Ada juga sabuk pengaman yang sudah lagi digunakan di mobil-mobil keluaran anyar.

Penasaran? Berikut ini adalah jenis-jenis sabuk pengaman, dikutip dari Garda Oto, Rabu 16 Januari 2019.

4 dari 5 halaman

Apa Saja Jenisnya?

Sabuk Pangkuan

Sabuk pengaman jenis ini dapat disesuaikan dan melintang tepat di atas pangkuan pengguna. Sabuk ini umumnya hanya ada pada mobil-mobil lawas.

Saat ini, sudah jarang kendaraan yang menggunakannya. Namun, masih ada beberapa mobil yang masih menggunakannya untuk penumpang yang duduk barisan tengah di belakang.

Sabuk Dua Titik

Sabuk pengaman ini menggunakan sistem penahan yang bertumpu pada 2 titik seperti halnya sabuk pangkuan ataupun sabuk diagonal. Model ini juga sudah jarang ditemui pada mobil baru.

Sabuk Otomatis

Sabuk pengaman jenis ini dikatakan akan terpasang secara otomatis. Sabuk jenis ini umumnya digunakan pada mobil-mobil mewah lawas generasi awal 1990-an.

5 dari 5 halaman

Ada Juga yang Kombinasi, lho

Sash

Sabuk ini juga dapat disesuaikan penggunaannya karena ia melintang melewati bahu. Sabuk jenis ini banyak sekali dipakai pada tahun 1960-an. Belakangan, diketahui bahwa sabuk jenis ini mudah terlepas ketika terjadi tabrakan sehingga tingkat popularitasnya mulai berkurang dan beralih ke penggunaan metode sabuk pengaman yang lebih efisien.

Pangkuan dengan Sash

Kombinasi dari kedua jenis sabuk sebelumnya dengan desain yang terpisah diyakini dapat meningkatkan keamanan. Jenis ini banyak diterapkan pada era 1960-an sampai 1970-an pada bagian kursi belakang kendaraan. Pada generasi berikutnya, sabuk ini digantikan dengan desain tiga titik.

Sabuk Tiga Titik

Sabuk tiga titik ini mirip dengan kombinasi sabuk pangkuan dan sash. Jenis ini membentuk sebuah jaringan berkesinambungan yang dapat menyebarkan energi dari pergerakan tubuh saat terjadi kecelakaan menyebar ke bagian dada, selangkangan serta bahu.

Sampai era 1980-an sabuk ini umumnya hanya ada di kursi depan saja, sementara pada kursi belakang menggunakan sabuk pangkuan.

Beri Komentar
Yenny Wahid Rilis Produk Kecantikan Halal