Corona di Mana-mana, Gimana Nasib Si Raja Ekspor Motor Indonesia?

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 11 Maret 2020 13:49
Corona di Mana-mana, Gimana Nasib Si Raja Ekspor Motor Indonesia?
Mewabahnya virus Corona ini memang berdampak pada daya beli.

Dream - Kinerja produksi manufaktur kendaraan roda dua Yamaha belum terdampak oleh wabah virus corona atau COVID-19 yang terus menjadi perhatian global.

" Adanya wabah Corona ini sepertinya tidak akan mengganggu pasar ekspor. Coba saja lihat, Eropa, Amerika, Australia dan ASEAN masih normal-normal saja. Begitu pun dengan kita. Lagi pula kita juga masih kuat untuk pasar domestik," ujar M Abidin, GM After Sales & Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) di Jakarta, Selasa kemarin.

Logo Yamaha© shutterstock.com

Namun kata Abidin, mewabahnya virus Corona ini memang berdampak pada daya beli.

" Tidak pada sektor industri otomotif saja, semua sektor juga mulai terpukul oleh virus mematikan ini," tuturnya.

Pabrikan berlambang garpu tala itu berharap wabah Corona bisa segera berakhir. Sehingga, mereka bisa mempertahankan pasar ekspornya. 

Meski demikian, Yamaha masih tetap mengandalkan domestik.

1 dari 1 halaman

Rajai Pasar Ekspor

Yamaha Indonesia tercatat yang merajai pasar ekspor sepeda motor pada 2019, dengan penguasaan pasar sebesar 60 persen lebih.

Yamaha© shutterstock.com

Menurut data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) periode Januari 2019, tercatat angka 37.720 unit motor Yamaha diekspor. Disusul oleh Honda di peringkat kedua dengan catatan ekspor 17.300 unit.

Menguatnya pasar ekspor Yamaha Indonesia ini berkat penjualan produk-produk keluarga Maxi, antara lain Yamaha Nmax, Aerox 155, dan Lexi yang dikirim ke lima benua, paling besar adalaha Eropa.

Beri Komentar