Bahaya Mencuci Mobil Pakai Sabun Cuci Piring, Masih Mau Pakai?

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 18 Februari 2020 08:24
Bahaya Mencuci Mobil Pakai Sabun Cuci Piring, Masih Mau Pakai?
Apa bahayanya?

Dream - Mencuci mobil sendiri di rumah memang bisa menjadi solusi untuk menghemat pengeluaran. Meski lebih murah, pemilik kendaraan tetap harus menggunakan sabun yang memang diperuntukan membersihkan body kendaraan.

Lazim kita lihat pemilik kendaraan menggunakan sabun cuci piring saat membersihkan mobil kesayangan. Padahal sabun tersebut sangat tidak dianjurkan untuk dipakai mencuci mobil.

Mengutip laman Suzuki, Selasa 18 Februari 2020, pemilik kendaraan sangat tidak disarankan mencuci mobil dengan sabun pencuci piring. Bahan kimia dari sabun itu dianggap terlalu keras dan bisa merusak cat mobil.

Sepintas mencuci mobil dengan sabun cuci piring memang membuat kendaraan terlihat bersih. Namun jika sudah memakai wax, sabun itu akan langsung melunturkan semua wax yang ada di body mobil.

Jika kebiasaan ini berulang kali dilakukan, sabun cuci piring akan berisiko mengikis cat dan bisa menimbulkan karat di mobil.

Sabun ini juga akan membuat lapisan pernis menjadi kusam dan cat mobil belang.

1 dari 6 halaman

Gunakan Sampo Mobil

Daripada berhemat tapi malah merrusak cat mobil, lebih baik kamu tetap menggunakan sampo khusus. Hal penting harus diperhatikan adalah kadar pH dan silikonnya.

Sampo yang bagus untuk mobil memiliki kadar pH di atas 7 dan mempunya kandungan silikon minimal 60 persen. Kalau di bawah standar tersebut, kualitasnya kurang bagus.

Kadar silikon yang rendah bisa dilihat dari cara menyabuni bodi mobil. Sebelum disiram, sampo malah mengering. Ini berbahaya karena bahannya keras dan berisiko merusak bodi kalau dibasuh.

2 dari 6 halaman

Bolehkah Sabun Cuci Piring Dipakai untuk Campuran Air Wiper?

Dream - Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menyingkirkan debu atau kotoran yang menempel di kaca depan mobil adalah menyemprotnya dengan air wiper.

Untuk airnya, tak jarang pemilik mobil menggunakan sabun cuci piring yang dijadikan campuran saat mengisi ulang tabung air wiper.

Bolehkah sabun cuci piring dipakai untuk campuran air wiper?

Dikutip dari Suzuki, Jumat 20 Desember 2019, sabun cuci piring bisa dipakai untuk campuran air wiper daripada sampo.

Mengapa? Sampo mengandung terlalu banyak campuran zat dan memungkinkan untuk merusak permukaan kaca mobil. Makanya, tak heran jika ada pendapat lebih banyak menggunakan sabun cuci piring.

 

 © Dream



Sampo atau sabun cuci piring memang bisa digunakan sebagai campuran air wiper karena memiliki efek degreasing yang mampu menyapu minyak.

Hal tersebut dinilai baik untuk kaca depan mobil yang sehari-harinya mungkin terpapar zat berminyak yang ditemukan saat berkendara.

Kamu cukup memberikan satu tetes sabun cuci piring untuk campuran air wiper. Usahakan jangan sampai reservoir berbusa dan bisa menghambat saluran washer.

Tak hanya sabun cuci piring, cairan pembersih kaca yang biasa digunakan di rumah bisa dipakai sebagai campuran air wiper.

3 dari 6 halaman

8 Trik Mencuci Mobil di Musim Kering tapi Tetap Irit Air

Dream – Musim hujan ataupun kemarau sama-sama punya persoalan sendiri bagi para pemilik kendaraan. Di saat hujan, mobil akan selalu terkena genangan air kotor sehingga harus dicuci untuk mengkilapkan kembali bodynya.

Pun demikian masalah di musim kemarau. Meski tak turun hujan, debu yang menempel di badan kendaraan bisa membuat penampilan kendaraan kamu menjadi sangat kotor. 

Berbeda dengan musim hujan, masalah semakin bertambah manakali pasokan air di daerah kamu dilanda kekeringan. Jangankan mencuci mobil, untuk mandi atau memasan saja terasa sulit.

 

 © Dream

 

Jika kondisinya begini, pemilik kendaraan biasanya akan membawa mobilnya ke tempat cuci umum. Namun jika dilakukan saban minggu, tentu bikin kantong makin bolong.

Proses mencuci mobil memang membutuhkan air cukup banyak. 

Lantas, bagaimana triknya bisa mencuci mobil dengan mengirit air?

4 dari 6 halaman

Lakukan 8 Cara Ini

Dikutip dari Hyundai Indonesia, Jumat 1 November 2019, berikut ini adalah delapan cara mencuci mobil yang bisa menghemat air.

1. Siapkan segala sesuatu yang dibutuhkan di dekat mobil.

2. Sebelum mencuci mobil, sebaiknya semua peralatan disiapkan terlebih dahulu seperti kain lap, air yang sudah dicampur sabun dan pemoles.

3. Gunakan lap yang sudah bercampur sabun.

4. Basahi lap dengan air sabun. Pastikan lap tersebut berbeda dengan yang digunakan untuk membersihkan ban.

5. Langsung bersihkan ke kotoran.

6. Langkah selanjutnya adalah dengan langsung membersihkan mobil ditempat yang kotor dengan menggunakan lap bercampur air sabun. Cukup dilap dan tidak perlu disiram. Gunakan gerakan memutar untuk mendapatkan hasil lebih maksimal.

7. Langsung keringkan.

8. Agar kotoran tidak kembali lagi, sebaiknya langsung keringkan mobil dengan menggunakan lap kering. Pastikan kamu mengeringkannya hingga benar-benar kering.

5 dari 6 halaman

Jangan Cuci Motor Saat Mesin Masih Panas, Bahaya!

Dream – Semua pengendara sepeda motor sudah pasti mau memiliki tunggangan yang selalu bersih. Sehingga acapkali mencucinya agar  si kuda besi tetap kinclong, terutama saat musim hujan.

Tapi, ada juga pemilik yang kurang memerhatikan kapan waktu yang tepat untuk mencuci motor. Hal ini, terkadang, disebabkan oleh waktu yang mepet.

 

 © Dream

 

Dikutip dari Suzuki, Sabtu 8 Juni 2019, umumnya, setelah melakukan perjalanan jauh, pengenadra akan mampir ke tempat cucian umum yang ada di pinggir jalan untuk membersihkan motornya.

Di lokasi pencucian, saat sampai, motor biasanya akan langsung dibilas, padahal mesin masih dalam kondisi panas. Kebiasaan seperti ini sebaiknya segera dihentikan, karena memiliki konsekuensi buruk pada sepeda motor.

6 dari 6 halaman

Ini Bahayanya

Jika dipikir secara logika, bagian logam pada komponen motor yang masih panas lalu langsung bersentuhan dengan air dingin ketika dicuci, adalah dua kondisi yang saling bertentangan.

Saat besi panas langsung terkena air dingin, akan terjadi perubahan suhu yang drastis. Kalau ini dilakukan terus-menerus dalam jangka panjang, berisiko berefek negatif.

Salah satu risikonya adalah blok mesin motor retak karena melakukan pencucian saat mesin masih dalam kondisi panas. Efek buruk lain yang mungkin muncul adalah leher pipa knalpot yang berlapis krom bisa berubah warna jadi agak kekuningan.

Karena ituah disarankan, saat kondisi suhu mesin masih panas, kasih jeda waktu 5 sampai 10 menit sebelum dicuci.

Waktu yang tidak lama ini sudah bisa membuat kondisi mesin dan komponen di dalamnya istirahat sejenak sebelum akhirnya nanti terguyur air yang memiliki perbedaan suhu drastis. Ini akan membantu mengurangi risiko terjadi kerusakan yang tidak kita inginkan.

Beri Komentar
Video Kondisi Terkini WNI dari Wuhan di Natuna