Esemka Memamerkan Mobil Dinas Antipeluru. (Foto: Akun Instagram @esemka_official)
Dream – Pelan-pelan, PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) mulai menunjukkan taringnya. Setelah fasilitas produksi diresmikan, perusahaan otomotif dalam negeri ini memperkenalkan purwarupa mobil antipeluru.
Dikutip dari akun Instagramnya, @esemka_official, Selasa 15 Oktober 2019, Esemka memperkenalkan wujud mobil pengamanan. Kendaraan berbentuk SUV ini diklaim bisa menjadi mobil dinas berpelindung canggih.
“ Mobil ini dalam fase pengembangan untuk menjadi mobil dinas berpelindung tingkat tinggi,” tulis @esemka_official.

Kalau mendengar kata “ mobil berpengaman tinggi”, tentu saja terbayang sederet fitur-fitur canggih yang ditanamkan pada sebuah kendaraan. Sayangnya, Esemka masih tutup mulut tentang seberapa canggih kendaraan untuk pengamanan itu.
“ Untuk spesifikasi lengkap, akan diberitahukan kemudian hari setelah peluncuran,” tulis @esemka_official.
Sekadar informasi, Esemka memamerkan mobil SUV “ Armored by Esemka”. Esemka ini menggandeng PT Pindad (Persero) untuk membuat kendaraan dinas presiden dan wakil presiden. Dikabarkan mobil ini menggunakan basis Volvo XC90.
Basis mobil ini membuat warganet bertanya-tanya. Mereka menilai mobil antipeluru Esemka mirip dengan salah satu mobil Volvo.
“ Maaf, bukannya ini Volvo, ya?” tulis @heraykurniawan.
“ Berbasis Volvo XC90 dengan bodykit Moose,” tulis @keizerghidorah.
“ Gapapa niru mobil lain yang penting Indonesia udah bisa buat,” tulis @fkrhklakbr.
Namun, ada juga yang menyebut tak apa-apa jika menggunakan basis kendaraan lain.
“ @heraykurniawan....untuk basis produksi, nggak masalah. Merek lain juga banyak yang berpola kerja sama seperti ini,” tulis @indra_jarkasi.
“ @fkrhlakbr bukan niru itu. Memang fokusnya di pengembangan reinforcement antipeluru dari Esemka dan Pindad, dijualnya pasti tetap sebagai Volvo. Kalau nggak, ngamuk itu Geely Group,” tulis @ocehanquattro.
Warganet penasaran dengan detail mobil antipeluru ini. Malah, mereka bertanya tentang harga mobil kalau dijual di pasar.
“ Spesifikasi detail proteksinya apa saja?” tulis @nevinko.
“ Bocoran harga boleh dunk,” tulis @ndylajj.
“ Mantap, nih, prototype. Jangan lupa banyak direvisi min pas produk benar-benar keluar,” tulis @triprima86.
“ Duh, pengen punya, min, biar bisa pamerin kalau Indonesia udah punya mobil nasional,” tulis @sutiadinata.uthi.
Dream – Usai Presiden Joko Widodo meresmikan pabrik Esemka di Boyolali, Jawa Tengah, beredar kabar pikap Bima mirip dengan mobil niaga Star Truck dari Tiongkok. Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, menanggapi kesamaan sebuah produk mobil bukan hal yang ane.
Airlangga mengatakan kemiripan komponen penyusun mobil ini terjadi karena perusahaan bekerja sama dengan pihak lain untuk membuat platform mobil.
" Kalau mobil multiplatform kan biasa. Kan kita tidak pernah bilang Vietnam jiplak BMW kan tidak, karena mereka ada perjanjian. Kita juga tidak bisa bilang Toyota jiplak Daihatsu, orang pabrik Toyota, Avanza produksinya di Daihatsu," kata dia di Jakarta, dikutip dari Merdeka.com, Selasa 10 September 2019.

Sejumlah negara juga bisa bekerja sama dalam produksi mobil. Akan tetapi, ini bukan berarti sejumlah komponen penyusun mobil didatangkan dari negara lain.
Tak sedikit negara yang mengandalkan komponen dalam negeri sebagai penyusun sebagian besar mobil. Misalnya, platform Fiat dari Italia sama dengan Seat di Spanyol, tapi dua mobil ini memiliki desain yang sedikit berbeda.
" Ini bukan soal jiplak-jiplakan tapi multi source, multi platform dan mereka punya kerja sama," kata dia.
Airlangga menilai wajar jika satu pabrikan mobil memiliki kemiripan satu sama lain. Pada dasarnya, yang membedakan kualitas mobil adalah kemampuan, daya saing, serta kualitas di mana hal tersebut berbeda-beda dari setiap negara.
" Pasti antara pabrikan itu punya kerjasama seperti dulu Proton pernah kerja sama dengan Suzuki Indonesia sehingga impor CKD (complete knocked down) dari Indonesia. Di Indonesia namanya Suzuki Ertiga di sana namanya Proton. Ya kan Indonesia ekspor CKD ke sana," kata dia.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan pabrik otomotif karya anak bangsa PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) di Desa Demangan Kecamatan Sambi Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Jumat 6 September 2019.
Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon mengomentari peluncuran mobil Esemka yang dilakukan Jokowi hari ini. Menurutnya yang diresmikan bukan mobil nasional.
" Esemka yang diresmikan sekarang ini bukan mobil nasional, mungkin mereknya saja kali sama. Kita lihat konten mobil esemka dalam negeri atau mobil yang dibangun di Indonesia. Saya dengar banyak partikel komponennya itu bukan lokal," kata dia.