Ford Bikin Jaket Pesepeda, Bagian Belakangnya Bisa Kirim Pesan Emoticon!

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 10 Februari 2020 08:48
Ford Bikin Jaket Pesepeda, Bagian Belakangnya Bisa Kirim Pesan Emoticon!
Jaket ini bisa menyampaikan pesan yang diberikan kepada pesepeda kepada pengendara lainnya.

Dream – Berangkat ke kantor menggunakan sepeda tentu menyenangkan. Namun lalu lintas yang padat dan tak ada jalur khusu pesepeda membuat risiko jadi korban tabrakan jadi makin besar. Belum lagi masalah perebutan jalur yang diserobot kendaraan bermotor.

Ketegangan acapkali terjadi antara pesepeda dengan pengguna jalan lainnya. Melihat masalah ini, Ford masuk dan menawarkan solusi.

Dikutip dari Auto Evolution, Senin 10 Februari 2020, perusahaan otomotif ini mengembangkan jaket agar pesepeda bisa berkomunikasi dengan pengendara lainnya. Ford menggandeng Designworks untuk mengembangkan purwarupa jaket dengan panel LCD di bagian belakang.

Dengan panel ini, pesepeda bsia memberikan pesan kepada para pengemudi di belakangnya. Pesannya cukup unik, yaitu berupa emoji.

“ Kita semua hidup di dunia dan mengemudi. Komunikasi menjadi penting. Tapi komunikasi yang terjadi antara pengemudi dengan pesepeda justru datang dengan membunyikan klakson dan gestur yang buruk,” kata perwakilan dari Ford Eropa, Emannuel Lubrani.

1 dari 5 halaman

Begini Cara Pakainya

Dia mengatakan bahwa pesepeda kebanyakan melambaikan tangan untuk berkomunikasi. Kini, dengan jaket “ Ford Emoji Jacket”, pesepeda cukup menekan tombol emoji untuk berkomunikasi.

Dengan pakaian ini, Ford yakin angka kecelakaan pesepeda bisa berkurang.

Jaket ini dikembangkan oleh Ford Eropa dalam kampanye “ Stare the Road”. Jaket tersebut dilengkapi dengan remote control nirkabel yang terhubung dengan settang sepeda.

Ada lima alternatif pesan yang bisa dikirimkan, seperti emoji tersenyum, wajah “ um”, petunjuk belok kiri dan belok kanan, serta keadaan darurat. Dengan pesan ini, mereka bisa memberikan sinyal kepada penguna jalan lainnya untuk berhenti, melambat, belok, atau lanjut jalan.

2 dari 5 halaman

Teknologi Ford Ini Bantu Tuna Netra `Melihat` Pemandangan dari Jendela Mobil

Dream - Fungsi kaca jendela mobil beragam. Selain mempermudah pengemudi dalam berkendara, penumpang mobil bisa menghabiskan waktu sepanjang perjalanan dengan menikmati pemandangan melalui jendara kendaraannya.

Namun tak semua seberuntung itu. Penumpag disabilitas penglihatan tak bisa menikmati indahnya pemandangan di luar kendaraan mereka. Hingga produsen otomotif membuat terobosan yang melegakan.

Dikutip dari Motor1.com, Selasa 7 Januari 2020, Ford mempermudah penyandang disabilitas untuk menikmati pemandangan alam. Produsen otomotif ini menghadirkan teknologi agar mereka juga bisa menikmati pemandangan melalui getaran di kaca jendela.

 

 © Dream

 

Ford mengembangkan teknologi “ Feel The View” bersama dengan GTB di Italia. Produsen ini juga menggandeng startup lokal, Aedo, untuk memproduksi perangkat ini.

Cara kerjanya, teknologi ini merekam pemandangan yang dilewati sebuah kamera kecil. Lalu, alat ini menerjemahkan rekaman tersebut menjadi getaran dengan intensitas yang berbeda.

Para tunanetra bisa “ melihat” pemandangan dengan menyentuh kaca jendela. Perangkat ini juga tersambung dengan sistem audio untuk melengkapi pengalaman itu.

3 dari 5 halaman

Tutup Pabrik, 12 Ribu Pegawai Ford Kena PHK

Dream – Kesulitan ekonomi tak hanya dirasaka perusahaan ritel seperti Giant. Jauh di Eropa, produsen otomotif asal Amerika Serikat, Ford, akan memangkas 12 ribu pekerjaan di Benua Biru itu pada 2020.

Ford berharap langkah efisiensi ini akan “ membalik nasib” mereka menjadi lebih baik.

Dikutip dari The Guardian, Jumat 28 Juni 2019, Direktur Utama Ford, Jim Hackett, mengatakan pemangkasan belasan ribu karyawan ini untuk menyelamatkan perusahaan. yang telah US$800 juta di pasar luar Amerika Serikat.

Pemecatan belasan ribu karyawan ini disertai dengan penutupan pabrik Ford di Brisgend, South Wales, yang terungkap bulan ini. Kalau pabrik ini ditutup, ada 1.700 karyawan yang akan kehilangan pekerjaan.

 

 © Dream

 

Pemecatan karyawan termasuk agenda Ford untuk melakukan restrukturisasi. Dengan cara ini, kinerja keuangan perseroan akan membaik karena biaya operasi akan terpotong.

Sekadar informasi, di Eropa ada 51 ribu karyawan Ford. Di kawasan ini, produsen otomotif Mustang merugi hingga US$398 juta pada 2018.

Nantinya, Ford Eropa akan direstrukturisasi sebagai " lengan" kendaraan komersial dan penumpang. Perpanjangan tangan ini bertujuan untuk menggandakan jumlah kendaraan yang dijual di Eropa, seperti Ford Explorer dan Mustang.

" Ford akan fokus pada bisnis yang lebih bertarget di Eropa" kata Presiden Ford Eropa, Stuart Rowley.

4 dari 5 halaman

Fokus Kendaraan Listrik?

Rowley mengatakan restrukturisasi ini akan membuat Ford fokus kepada bisnis mobil listrik di Eropa. Perusahaan ini akan menanamkan modalnya di kendaraan listrik.

Sekadar informasi, pada 2021, Eropa akan menjatuhkan sanksi bagi produsen yang tak memenuhi aturan emisi karbon. Kawasan ini memang memperketat aturan emisi karbon pada kendaraan.

Namun, investasi di kendaraan listrik menelan biaya yang tak sedikit dan membuat produsen mobil pusing. Mobil diesel, misalnya, yang masuk ke dalam rencana penjualan mobil. Angka penjualannya turun karena reaksi politik.

5 dari 5 halaman

Penjualan Mobil Diprediksi Turun?

Kesulitan ini juga akan ditambah dengan faktor eksternal. Misalnya, ketidakpastian atas keluarnya Inggris dari Uni Eropa dan perselisihan dagang dengan Amerika Serikat..

Asosiasi Produsen Mobil Eropa memprediksi penjualan mobil akan merosot 1 persen tahun ini. Diperkirakan akan ada 15 juta mobil yang terjual.

Bagaimana dengan produksi? Di Inggris sendiri, produksi mobil turun selama 12 bulan berturut-turut. Data Society of Motor Manufacturers and Traders menyebut outputnya turun 15,5 persen yoy pada Mei 2019.

Beri Komentar
Roger Danuarta Ogah Lihat Cut Meyriska Tampil Modis