Fungsinya Sama, Ini Bedanya Sunroof, Moonroof, dan Panorama Roof

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Sabtu, 19 Januari 2019 08:02
Fungsinya Sama, Ini Bedanya Sunroof, Moonroof, dan Panorama Roof
Ketiga kaca atap mobil ini berfungsi untuk menyajikan pemandangan bagi penumpang mobil.

Dream – Pernah memperhatikan keberadaan kaca di mobil? Sebagian dari kita mungkin hanya mengenal kaca bagian depan, belakang, dan samping. Tapi jika kamu melihat mobil mewah, ada satu bagian kaca di bagian atap kendaraannya. 

Bagian kaca di atap ini biasanya dikenal dengan sebutan sunroof. Tapi tahukah kamu tak semua kaca atap ini disebut demikian. 

Kaca di atap ternyata memiliki tiga jenis yaitu sunroof, moonroof, dan panorama roof. Kamu tahu apa bedanya?

Dikutip dari Nissan, Sabtu 19 Januari 2019, ketiga jenis ini punya fungsi yang sama, yaitu mempermudah penumpang menikmati pemandangan di luar mobil. Tapi, ketiganya itu punya perbedaan yang jelas.

Yang pertama, sunroof. Model kaca atap ini bisa dibuka dan mampu membentuk sudut tertentu atau naik ke atas atap. Kaca atap dapat keluar sehingga udara bisa masuk melalui sunroof. Sistem ini dahulu digunakan sebagai teknologi ventilasi bus kota, dimana udara dapat mengalir bebas melalui ventilasi tersebut.

Kedua, ada moonroof. Sebenarnya, moonroof tak jauh berbeda dengan sunroof. Perbedaannya hanya rel yang mengarahkan atap bergerak ke arah mana. Kalau sunroof mengangkat kaca, sebaliknya, moonroof justru memasukkan kaca ke dalam atap sehingga tidak mengganggu aliran udara.

Kaca seperti ini terkadang rawan macet. Ketika macet, kaca ini sulit diperbaiki. Oleh karena itu, kaca ini biasa digerakkan secara otomatis dengan tombol tertentu sehingga tidak membuat rel mudah macet.

Ketiga, panorama roof. Jenis kaca atap ini sering disebut dengan panoramic roof. Model ini menggunakan kaca yang berukuran cukup besar, bahkan hampir sebesar atap mobil itu sendiri. Kaca ini tak bisa bergerak. Yang bergerak justru atap di bawahnya. Penumpang bisa memilih suasana mana yang disukai. 

1 dari 3 halaman

6 Jenis Wiper Mobil, Jangan Sampai Salah Pilih

Dream – Pernah membayangkan tengah asyik melaju di jalan tol mendadak turun hujan lebat dan wiper tak berfungsi? Pasti kamu akan langsung panik jika berada dalam kondisi tersebut. 

Tak hanya membersihkan kaca depan dan belakang dari kotoran, wiper juga berperan menjaga keselamatan pengendara. 

Meski lebih banyak dipergunakan saat musim hujan, wiper punya peran penting bagi sebuah mobil. 

Kamu harus memastikan apakah wiper mobil masih dalam keadaan baik atau tidak. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah jenis wiper yang digunakan. Jangan sampai kamu salah memilih.

Dikutip dari Nissan Indonesia, Senin 14 Januari 2019, wiper ternyata tak hanya ada satu jenis. Tahukah kamu jika ada enam jenis wiper mobil, lho.

Berikut ini adalah rinciannya.

2 dari 3 halaman

Wiper Konvensional, Full Frame, dan Flat Blade

1. Wiper Kovensional

Wiper ini terdiri dari braket dan karet. Wiper tersebut sulit ditemukan karena hanya terpasang di mobil-mobil keluaran lama. Barang ini sudah tak lagi digunakan di mobil keluaran terbaru.

2. Wiper Full Frame

Jenis wiper full frame menjadi jenis standar yang biasa digunakan pada banyak tipe mobil pada umumnya. Wiper ini biasanya dilengkapi oleh gagang besi, sehingga banyak penggunanya yang menganggap bahwa wiper jenis ini memiliki daya tahan yang lebih kuat.

Tak hanya itu, adanya gagang besi juga dianggap bisa mendukung kerja wiper untuk menyapu bersih kotoran yang ada pada kaca. Namun, keberadaan gagang besi pada wiper ini juga bisa berbahaya jika karet pada wiper sudah menipis.

3.Wiper Flat Blade

Wiper ini diklaim punya bobot yang cukup ringan. Wiper flat blade punya penyangga kecil di tengahnya.

Sebagian besar komponen wiper itu adalah karet. Ada besi pipih yang terselip di dalam wiper. Tujuannya untuk memperkuat kerja wiper. Barang ini dianggap punya sapuan yang cukup bersih ketika digunakan.

3 dari 3 halaman

Wiper Refill, Hibrida, dan Frameless

4. Wiper Refill

Dari namanya saja, kamu tentu sudah dapat menebak jenis wiper seperti apakah wiper refill ini. Ya, wiper ini tersedia dalam bentuk isi ulang.

Saat dirasa karet wiper sudah menipis atau rusak, kamu hanya perlu mengganti bagian karetnya saja. Namun, kamu hanya pun harus memerhatikan ukuran karet agar tetap sesuai dengan kerangkanya.

5. Wiper Hibrida

Jenis wiper ini merupakan gabungan antara wiper konvensional dan flat-blade. Jenis ini memiliki komponen braket dan juga holder plastik. Barang itu cocok bagi kamu yang ingin wiper konvensional, tapi kerja yang optimal.

6. Wiper Frameless

Tipe wiper frame-less memiliki bingkai yang terbuat dari bahan plastik. Karet yang ada di tipe ini juga memiliki tekstur yang lebih lembut.

Jika pada tipe full frame kaca, kamu bisa terkena risiko lecet akibat bingkai besi, pada tipe wiper ini Anda bisa lebih tenang.

Namun, saat karet wiper menipis, kamu tak bisa menggantinya begitu saja. Karet wiper ini tak bisa diisi ulang, sehingga kamu pun butuh budget lebih untuk membeli seluruh komponennya. 

Beri Komentar
Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik