Toyota Recall 3,4 Juta Mobil di Seluruh Dunia, Ada Masalah di Airbag

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 23 Januari 2020 19:24
Toyota Recall 3,4 Juta Mobil di Seluruh Dunia, Ada Masalah di Airbag
Ada komponen yang membuat airbag tak mengembang.

Dream - Toyota menarik 3,4 juta mobilnya di seluruh dunia akibat adanya masalah di bagian airbag (kantong udara). Penarikan terbanyak dilakukan di Amerika Serikat dengan jumlah lebih dari separuhnya.

Dikutip dari CNET, Kamis 23 Januari 2020, mobil Toyota yang mengalami recall di Amerika Serikat mencapai 2,9 juta mobil yang ditarik di Amerika Serikat dan 500 ribu unit yang beredar di seluruh dunia.

Dikabarkan airbag di kendaraan keluaran Toyota tersebut tak mengembang karena ada kerusakan dibagian unit elektronik. Fitur keselamatan yang tak berfungsi ini dikhawatirkan bisa meningkatkan risiko dan tingkat keparahan ketika terjadi kecelakaan.

Deretan kendaraan keluaran Toyota yang ditarik tersebut diantaranya Corolla keluaran tahun 2011-2019, Matriks (2011-2013), Avalon (2012-2018), dan Avalon Hybrid (2013-2018).

Perusahaan otomotif asal Jepang ini berjanji akan memperbaiki kerusakan secara cuma-cuma. Para pemilik kendaraan akan diberi tahu tentang penarikan mobil pada pertengahan Maret 2020. 

Sekadar informasi, produsen otomotif ini pernah menarik mobil dengan masalah yang sama, yaitu airbag. Disebutkan bahwa kesalahan itu ada di pihak pemasok, yaitu Takata.

1 dari 5 halaman

Jual Mobil Kemurahan, Toyota Kena Denda Rp176 Miliar

Dream - Otoritas Tiongkok memberikan dendah ratusan miliar rupiah kepada Toyota Motor karena alasan yang mengejutkan. Pemerintah setempat beralasan perusahaan otomotif asal Jepang ini telah memaksa diler menjual murah mobil mewahnya, Lexus.

Mengutip dari Asia Nikkei, Rabu 8 Januari 2020, Toyota Motor dikenakan denda 87,61 juta yuan (Rp176,45 miliar) karena dituduh melanggar Undang-Undang Antimonopoli. Pelanggaran itu terjadi antara tahun 2015-2018

Total denda yang dikenakan setara dengan 2 persen dari penjualan fiskal Toyota tahun 2016 di provinsi Jiangsu, Tiongkok, tempat produsen tersebut beroperasi.

 

 © Dream

 

Sekadar informasi, Lexus menjadi pendorong pertumbuhan Toyota di Tiongkok. Saat pasar Negeri Tirai Bambu menyusut, penjualan Toyota malah naik 7,6 persen tahun ini menjadi 1,46 juta unit mobil selama Januari-November 2019.

Dalam dakwaannya, manager Toyota telah meminta diler di Jiangsu, dekat Shanghai, untuk tidak menjual lexus dengan modal yang sama di harga 6 persen lebih rendah yang disarankan para pembuat mobil.

Para diler Lexus juga diminta untuk tidak memberikan potongan harga untuk mobil yang dijual secara online.(sah)

2 dari 5 halaman

Viral Toyota Avanza Terbakar Karena Dipakai Jualan Tahu Bulat

Dream - Penjual tahu bulat biasanya menggunakan mobil pick up untuk menjajakan dagangannya. Dengan bagian bak yang terbuka, si penjual akan lebih leluas memasak di atas mobil menggunakan kompor gas 3 Kilogram (Kg).

Namun sebuah foto tentang perilaku penjual tahu belakangan tengah viral di media sosial. Pemicunya, mobil yang digunakan bukan pick up melainkan Avanza.

Melihat foto yang diunggah akun Instagram @agoez_bandz4, terlihat bagian dalam mobil ini hangus terbakar. Namun, bagian luarnya masih terlihat utuh.

“ Toyota Avanza terbakar saat dipakai jualan tahu bulat. Baru lihat nih jualan tahu bulat pakai Avanza. Biasanya pakai mobil pick up,” tulis akun ini.

Tentu saja cara berjualan penjual tahu bulat ini mengundang risiko cukup besar. Apalagi dia menggunakan mobil minbus dan haya memanfaatkan bagian belakang mobil yang dibuka pintunya.

Tak ada keterangan apakah kebakaran yang terjadi di pemukiman warga bisa menyebabkan korban luka dan korban jiwa.

 Toyota Avanza terbakar saat dipakai untuk jualan tahu bulat. Toyota Avanza terbakar saat dipakai untuk jualan tahu bulat. © Akun Instagram @agoez_bandz4/Liputan6.com

3 dari 5 halaman

Tentu Saja Bahaya

Pihak Toyota Astra Motor (TAM) angkat bicara tentang kabar ini. Head Dealer Technical Support Department Techical Service Division TAM, Didi Ahadi, mengatakan mobil low MPV ini tak didesain untuk berdagang tahu bulat.

" Tentu saja bahaya, karena memang Toyota Avanza tidak didesain untuk jualan (tahu bulat)," kata Didi.

Dia mengatakan ada banyak material kain dan plastik di kabin api yang bisa memperparah kebakaran jika terjadi percikan api.

" Namanya juga api pasti ada panas, melihat kondisi mobil, banyak material kain dan plastik cepat untuk memicu terbakar," kata dia.

Meski demikian, Didi tidak mengetahui secara pasti apa penyebab terjadinya kebakaran pada mobil Low MPV yang digunakan untuk berjualan tahu bulat tersebut.

" Belum tau. Karena kami tidak diminta untuk melakukan investigasi," kata dia.

(Sah, Sumber: Liputan6.com/Dian Tami Kosasih)

4 dari 5 halaman

Pajak Mobil di Jakarta Naik, Toyota Pilih Tahan Harga

Dream - Pajak mobil baru di Jakarta direncanakan akan naik 2,5 persen. Beleid baru itu direncanakan mulai berlaku pada Desember 2019.

Menanggapi rencana kenaikan pajak mobil baru di ibukota, PT Toyota Astra Motor (TAM) memastikan belum akan menaikkan harga jual kendaraan buatan pabriknya.

" Toyota belum menaikkan harga kendaraan berdasarkan peraturan daerah ini," kata Executive General Manager PT TAM, Fransiscus Soerjopranoto, di Jakarta, kepada Dream melalui pesan tertulis, Selasa 12 November 2019.

Soerjo mengtakan jika aturan tersebut baru akan berlaku pada Desember 2019. Sebagai perusahaan yang tercatat dalam kategori wajib pungut (Wapu), Toyota akan berusaha mematuhi ketentuan yang berlaku.

" Sebagai perusahaan WAPU (Wajib Pungut), kami akan menjalankan aturan ini sebaik-baiknya," kata Soerjo.

Untuk diketahui, Wapu atau Wajib Pungut merupakan istilah yang merujuk pada pembeli yang seharusnya dipungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN), namun justru memungut PPN. Artinya, sebagai pembeli Wapu justru tidak dipungut PPN oleh Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang menyerahkan Barang/Jasa Kena Pajak (BKP/JKP), melainkan justru memungut PPN.

 

 © Dream

 

Istilah Wapu ini ditujukan pada bendaharawan pemerintah, badan usaha atau instansi pemerintah yang ditugaskan memungut, menyetor dan melaporkan PPN yang terutang oleh PKP atas penyerahan BKP/JKP kepada badan atau instansi pemerintah tersebut.

Sekadar informasi, kenaikan pajak mobil baru tertuang dalam Peraturan Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta No. 6 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah No. 9 Tahun 2010 tentang Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor.

Dikutip dari beleid ini, diketahui bahwa kenaikan pajak kendaraan baru bertujuan untuk mengendalikan laju pertumbuhan kendaraan dan mengatasi kemacetan. Disebutkan bahwa pengenaan pajak bea balik nama kendaraan bermotor belum ampuh untuk menekan pertumbuhan kendaraan dan mengatasi macet.

5 dari 5 halaman

Rincian Kenaikan Pajak

Berikut ini rincian kenaikan pajak kendaraan bermotor baru berdasarkan Pasal 7 Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta No. 9 Tahun 2019.

1. Tarif Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor ditetapkan
masing-masing sebagai berikut:

a. penyerahan pertama sebesar 12,5 persen.

b. penyerahan kedua dan seterusnya sebesar 1 persen.

2. Khusus untuk kendaraan bermotor alat-alat berat dan alat-alat besar yang tidak menggunakan jalan umum, tarif pajak ditetapkan masing-masing sebagai berikut :

a. penyerahan pertama sebesar 0,75 persen.

b. penyerahan kedua dan seterusnya sebesar 0,075 persen.

Beri Komentar
Video Kondisi Terkini WNI dari Wuhan di Natuna