Infrastruktur Belum Ada, Ini Alasan Mitsubishi Nekat Jualan Outlander PHEV

Reporter : Sandy Mahaputra
Kamis, 11 Juli 2019 12:11
Infrastruktur Belum Ada, Ini Alasan Mitsubishi Nekat Jualan Outlander PHEV
Padahal, aturannya juga belum ada.

Dream - Keputusan Mitsubshi Motor mendatangkan Outlander PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) ke Indonesia boleh dibilang cukup nekat.

Tak banyak produsen berani memasarkan mobil listrik ke Tanah Air. Sebab, belum ada draf regulasi mobil listrik yang diketuk palu.

" Indonesia memang masih butuh banyak pengembangan infrastruktur kendaraan listrik. Kami tidak ingin menunggu sesuatu terjadi. Kami ingin membuat sesuatu itu terjadi," kata President Director PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Naoya Nakamura di Jakarta, belum lama ini.

Nakamura mengatakan kehadiran mobil PHEV ini bukanlah bisnisi strategi. Produsen otomotif berlogo tiga berlian ini ingin membangun lingkungan yang baik untuk masa depan Indonesia.

" Jadi kami minta kepada MMC (Mitsubishi Motor Corporation) untuk bisa memberi alokasi PHEV untuk pasar Indonesia, untuk kami jual di Indonesia," tutur dia.

Lebih dari itu, diharapkan supaya terjadi transfer pengetahuan kendaraan listrik di Indonesia. 

" (Penjualan mobil ini) supaya kami dapat ‘know how’ juga dari Jepang. Misalnya, umur baterai, baterainya nanti seperti apa, daur ulang, dan segala macam. Itu pasti akan ada transfer knowledge dari MMC (Mitsubishi Motor Corporation) selaku principal," ujar Irwan Kuncoro Director of Sales and Marketing Division MMKSI.

2 dari 8 halaman
asset dream.co.id
Beri Komentar
Terima Kritik Pedas, Nada Zaqiyyah: Ternyata Adik Kelas Aku Sendiri