Jangan Ngeyel, Ini 3 Bahaya Merokok Sambil Berkendara

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 30 November 2020 16:12
Jangan Ngeyel, Ini 3 Bahaya Merokok Sambil Berkendara
Jangan bahayakan diri sendiri dan orang lain hanya demi bisa "ngebul".

Dream - Para pemilik kendaraan seharusnya mematuhi beragam peraturan lalu lintas. Salah satunya adalah tidak merokok di jalan. Kebiasaan ini sering kita lihat di jalalan ketika pengendara mobil maupun motor dengan asyiknya menghisap rokok.

Selain dapat mengganggu konsentrasi di jalan, hal tersebut juga dapat merugikan orang lain. Buat kamu yang masih sering berkendara sambil mengisap rokok di atas motor, mulailah berhenti. Ini bisa membahayakan keselamatan diri dan orang lain.

Dikutip dari Wahana Honda, Senin 30 November 2020, bahaya merokok sambil berkendara yang pertama adalah tidak baik untuk kesehatan. Kita semua tahu bahwa rokok menjadi salah satu barang yang memiliki banyak dampak buruk bagi kesehatan.

Mulai dari kanker, stroke, serangan jantung, impotensi dan masih banyak lagi lainnya. Namun orang-orang yang sudah terlanjur candu pada rokok tak mau tahu tentang risiko tersebut.

Padahal mau bagaimana pun kesehatan adalah harta paling berharga dalam hidup. Kamu bisa memiliki banyak uang. Namun jika sakit, seluruh uang tersebut tidak ada artinya. Begitu pun jika merokok. Tak hanya membahayakan diri sendiri, merokok juga dapat merugikan orang lain entah itu keluarga atau pengendara yang ditemui di jalan raya.

1 dari 2 halaman

Merugikan Orang Lain

Kedua, merugikan orang lain. Seperti yang telah disinggung sebelumnya, selain merugikan diri sendiri, merokok saat berkendara juga dapat merugikan orang lain.

Terlebih jika membuang abu rokoknya sembarangan. Jika mengenai penglihatan pengendara lain, abu tersebut dapat menyebabkan iritasi parah bahkan hingga kondisi buta jika tidak segera ditangani.

Selain itu, asap rokok akan sangat mengganggu bagi pengendara lain. Terutama jika kondisinya sedang macet. Sirkulasi udara di sekitar jalan pun akan terasa semakin sesak.

2 dari 2 halaman

Langgar Aturan

Ketiga, melanggar hukum yang berlaku. Aturan soal larangan merokok saat berkendara sebenarnya sudah diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Aktivitas merokok di atas kendaraan dapat menyebabkan terganggunya aktivitas berkendara.

Misalnya, mengganggu konsentrasi dan membahayakan keselamatan diri sendiri hingga orang lain.

Para pengendara yang melanggar aturan tersebut, bisa dikenai sanksi berupa hukuman penjara selama 3 bulan atau denda maksimal Rp750 ribu. Nah, jika tidak ingin dikenai sanksi yang berlaku, cobalah untuk menaati setiap peraturan lalu lintas yang ada.

Jangan sampai karena kecerobohan dalam berkendara, justru malah merugikan diri sendiri. Selain itu, cobalah untuk memikirkan kondisi orang lain dan jangan berlaku egois selama berkendara di jalanan.

Beri Komentar