Bahaya! Jangan Pakai Kompresor Saat Ganti Oli

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 13 Juni 2019 14:36
Bahaya! Jangan Pakai Kompresor Saat Ganti Oli
Bisa-bisa mesin kendaraanmu jebol.

Dream – Semua pemiliki kendaraan pasti sudah tahu bahwa mengganti oli mesin adalah ritual yang wajib dilakukan. Mengganti oli memang bisa dilakukan sendiri atau di bengkel resmi maupun tidak resmi, tapi ada baiknya menyerahkannya langsung kepada ahlinya di bengkel resmi.

Mengapa?

Dikutip dari Suzuki, Kamis 13 Juni 2019, tak sedikit pergantian oli dilakukan di bengkel non resmi dengan cara yang kurang tepat. Teknisi menggunakan tekanan angin dari kompresor.

Cara ini memang ampuh untuk mengeluarkan sisa oli dari ruang mesin. Akan tetapi, ada konsekuensi yang harus ditanggung kalau teknik ini sering dilakukan.

1 dari 1 halaman

Ini Konsekuensinya

Teknik menguras oli dengan kompresor akan berisiko tinggi. Udara atau angin bertekanan tinggi yang disemprot ke dalam ruang mesin, mungkin mengandung uap yang bisa menjadi tetesan air pada suhu tertentu.

Uap itu berasal dari tabung kompresor yang tak diketahui karena umumnya tak terlihat. Kalau uap menjadi air, walau hanya sedikit, tetap berbahaya karena air dan oli tetap menyatu.

Efeknya cukup banyak, mulai dari slip kopling sampai mesin jebol.

Tidak hanya uap, tekanan angin pada kompresor juga berisiko melepas kotoran yang sudah tersaring pada di filter oli. Ingat, rata-rata jenis kotoran di mesin berbentuk partikel yang ukurannya kecil.

Jika tersemprot kotoran tersebut justru bisa kembali lepas dan akhirnya menempel ke sela-sela komponen mesin.

Beri Komentar