Modal Rp22 T, Pabrik Mobil Listrik Xiaomi EV Inc Didaftarkan di India

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 2 September 2021 16:35
Modal Rp22 T, Pabrik Mobil Listrik Xiaomi EV Inc Didaftarkan di India
Produsen teknologi itu memang ingin mengembangkan sayap ke industri kendaraan listrik.

Dream – Rencana Xiaomi membuat mobil listrik mulai menemukan titik terang. Pabrikan teknologi asal Tiongkok itu sudah merampung perizinan untuk pembuatan mobil berbahan bakar ramah lingkungan tersebut ke pemerintah India.

Dikutip dari India Times, Kamis 2 September 2021, raksasa teknologi Tiongkok itu akan mengajukan izin unit bisnis mobil listrik yang diberi nama Xiaomi EV Inc.

Modal yang digelontorkan perusahaan untuk membuat unit ini senilai 10 miliar yuan (Rp22,06 triliun). Unit bisnis ini akan mempekerjakan 300 staf dan rekrutmen kerja mash berlanjut.

1 dari 5 halaman

Rahasiakan Model

Pada Maret 2021, perusahaan smartphone itu mengkonfirmasi akan terjun ke industri mobil listrik. Xiaomi mengklaim akan menginvestasikan US$10 miliar (Rp142,56 triliun) selama 10 tahun ke depan.

CEO Xiaomi, Lei Jun, menyebut bisnis mobil listrik akan menandai proyek kewirausahaan besar terakhirnya.

Dikatakan bahwa Xiaomi telah melakukan 2 ribu survey wawancara serta mengunjungi lebih dari 10 rekan dan mitra industri. Tapi, perusahaan tersebut masih “ tutup mulut” tentang detail strategi bisnis mobil listrik beserta desain kendaraan yang akan dibuat.

2 dari 5 halaman

Beli Startup Mengemudi Otonom

Minggu lalu, Xiaomi membeli startup teknologi mengemudi otonom, Deepmotion. Untuk memboyong startup itu, raksasa teknologi Tiongkok merogoh kocek US$77 juta (Rp1,10 triliun).

Pembelian startup ini bertujuan untuk meningkatkan penelitian dan pengembangan mobil listrik.

Pada Agustus, Xiaomi dikabarkan telah memasuki pembicaraan dengan raksasa real estate, Evergrande Group. Pembicaraan ini berkaitan dengan pembelian saham di unit otomotif.

Menanggapi berita itu, Xiaomi menegaskan pihaknya bertemu dengan beberapa produsen mobil. Namun, belum diputuskan yang mana yang akan diajak untuk bekerja sama.

3 dari 5 halaman

Mobil Pertama Buatan Xiaomi Dijual Rp223 Juta, Mengaspal 3 Tahun Lagi

Dream – Rencana Xiaomi untuk meluncurkan kendaraan listrik pertamanya semakin mendekati kenyataaaan. CEO Xiaomi, Lei Jun, memastikan kendaraan pertama buatan Xiaomi bukanlah mobil sport, melainkan SUV atau sedan.

“ Mobil pertama Xiaomi bukanlah mobil sport atau rumah motor; itu akan menjadi sedan atau SUV,” kata Lei Jun, dikutip dari Panda Daily, Selasa 13 April 2021.

Perusahaan teknologi itu memilih SUV atau sedan berdasarkan jajak pendapat di Weibo. Sebanyak 45 persen pengguna memilih sedan sedangkan 40 persen lainnya SUV.

 

© Dream

 

Lei Jun menyebut mobil itu akan meluncur dalam tiga tahun ke depan. Harganya diperkirakan di kisaran 100 ribu yuan-300 ribu yuan atau sekitar Rp223 juta sampai Rp670 juta.

Xiaomi lagi-lagi menetapkan harga jual mobil listriknya dari jajak pendapat. Dikatakan bahwa dua pertiga responden bersedia membayar 100 ribu-300 ribu yuan untuk mobil listrik, sedangkan 8 persen bersedia di atas 300 ribu yuan.

4 dari 5 halaman

Investasi Rp143 Triliun

Sekadar informasi, Xiaomi menggelontorkan investasi senilai US$10 miliar (Rp143,65 triliun) untuk merintis bisnis barunya ini.

“ Penggemar Xiaomi berharap kami dapat memproduksi kendaraan jarak menengah hingga tinggi,” kata Lei Jun.

Namun, perencanaan berbagai aspek teknis seperti sumber baterai, rekrutmen, desain dan manufaktur mobil masih dalam tahap awal dan belum ada keputusan mengenai jangkauan pasar.

Proyek ini mendapatkan minat yang sangat besar dari karyawan Xiaomi. Dikatakan bahwa sejumlah pengembang telah mengajukan permohonan transfer internal ke unit manufaktur mobil baru. Direncanakan Xiaomi akan mempekerjakan 5 ribu insinyur tambahan tahun ini.

5 dari 5 halaman

Langkah Tepat

Di Tiongkok, Xiaomi akan berhadapan dengan startup up lokal Xpeng, NIO dan Li Auto. Tak hanya itu, perusahaan ini juga berhadapan dengan produsen mobil listrik premium, Tesla.

Namun, dengan kantong yang dalam dan pengalaman yang kaya dalam mengembangkan smartphone dan teknologi rumah pintar, para analis yakin Xiaomi berada di posisi yang tepat untuk menghadapi tantangan tersebut, perusahaan sebelumnya menyatakan memiliki cadangan tunai 108 miliar yuan pada 2020.

Selain berinvestasi di Xpeng, NIO, dan teknologi terkait, Xiaomi sejak 2015 mengajukan daftar aplikasi paten termasuk cruise control, navigasi, mengemudi dengan bantuan, dan teknologi berorientasi mobil lainnya.

Sistem asisten virtual Xiaoai-nya telah diterapkan melalui berbagai kerja sama strategis, termasuk pada kendaraan Mercedes-Benz, dan model crossover Bestune T77 edisi khusus FAW Group.


(Reporter : Radhika Nada)

Beri Komentar