Proyek Real Estate Masa Depan, Tak Punya Area Parkir

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 20 November 2019 19:48
Proyek Real Estate Masa Depan, Tak Punya Area Parkir
Terus markir mobilnya di mana, ya?

Dream - Produsen teknologi otomotif swakemudi, Waymo, tengah menguji coba minivan nirsopir di kawasan real estate yang berlokasi di Tempe, Arizona, Amerika Serikat. Nantinya, ada 1.000 apartemen tak memiliki area parkir mobil pribadi lantaran terintegrasi dengan sistem minivan tersebut. 

Dikutip dari Carscoops, kawasan real estate ini diproyeksikan sebagai kota masa depan tanpa mobil pribadi. Kabarnya, akan ada parkir mobil di luar lokasi dan zona penjemputan khusus.

Kawasan yang bernama Culdesac juga akan tersedia shuttle bus dan skuter. Proyek ini terletak di dekat stasiun light train dan area pusat kota. Ini berarti warga berarti jalan kaki ke tempat kerja atau menggunakan transportasi umum.

Proyek Culdesac tidak memasukkan area parkir. Konsep ini bisa memperbesar lahan hijau hingga tiga kali lipat.

Tak hanya ruang hijau, developer akan menggandeng ritel, toko kelontong, dan kedai kopi. Plus, pasar, area terbuka, dan ruang komunitas.

“ Inovasi real estate telah gagal mengikuti perubahan dalam mobilitas yang bergerak cepat,” tulis Culdesac.

1 dari 6 halaman

Mobil Pisang Mencuri Perhatian Polisi, Ditilang?

Dream - Steve Braithwaite punya ide yang gila. Dia menyulap mobil Ford F-150 1993 menjadi “ Bananamobile” yang bernama Big Banana Car dengan bantuan bengkel Muttant Brothers.

Pria yang tinggal di Kalamazoo, Michigan, Amerika Serikat, menyetir mobil pisang mengelilingi Amerika Serikat dan menawarkan tumpangan yang menyenangkan bagi anak-anak.

Malah, dia mendapatkan pengalaman yang menyenangkan: dapat uang dari polisi.

Dikutip dari Carscoops, Kamis 14 November 2019, harian MLive menulis, Steve ditilang saat dalam perjalanan ke Texas.

 

 

Polisi lalu lintas menghentikan Steve karena penasaran dengan mobil pisang. Setelah diperiksa legalitasnya dan mendengar cerita perjalanan yang penuh warna dari pria ini, polisi menilai mobil dia baik-baik saja.

Kemudian, SIM Steve dikembalikan. Plus, lipatan uang senilai US$20 (Rp281.102). Dia mengatakan uang yang diterimanya akan disumbangkan untuk amal.

2 dari 6 halaman

Intip Mobil Nyentriknya

Kepada Car and Driver, Steve membeberkan mesin mobil pisang. Dikatakan bahwa mobilnya menggendong mesin Mustang 1994 vintage 302 inci kubik.

Pria ini memerlukan waktu 2 tahun untuk membuat mobil pisang. Biaya yang dirogoh mencapai US$25 ribu (Rp351,38 juta).

Untuk membuat mobil pisang diperlukan beragam komponen tambahan, seperti rangka baja bertulang, kawat, busa poliuretan, dan fiberglass.

Mobil pisang ini memiliki panjang 23 kaki (7,01 meter). Kendaraannya ini menjadi mobi kustom terpanjang di dunia.

3 dari 6 halaman

Niat Blokir Motor di Samsat, Penjual Sepatu Bingung Tercatat Punya 3 Mobil Mewah

Dream - Bukannya senang, Edi Hartono malah terlihat sedih saat namanya tercatat sebagai pemilik tiga mobil mewah di kantor Samsat.

Bagaimana tidak bingung dan stres? Edi hanyalah seorang tukang penjual sepatu keliling di sekitar Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan.

Menurut data di Samsat, nama Edi dipakai untuk membeli tiga mobil mewah. Masing-masing adalah Mercedes-Benz 220, Mercedes-Benz 190, dan supercar Ferrari Dino.

4 dari 6 halaman

Tahu Saat Akan Memblokir STNK

Edi memang patut kaget karena saat mengurus pemblokiran STNK di Samsat, namanya tercatat sebagai pemilik tiga mobil mewah tersebut.

Padahal, Edi mengaku hanya punya satu motor atas namanya sendiri. Dia ke Samsat untuk memblokir STNK karena motornya sudah dia jual.

" Saya awalnya punya motor tiga, tapi udah saya jual dua, dan tinggal satu, lalu saya ke Samsat sana untuk blokir motor dua yang saya udah jual, cuma saya gak baca bahwa disitu tertulis ada roda empat ada mobil satu Ferrari, dan dua mobil Mercedes Benz," kata Edi dikutip Dream dari Merdeka.com

5 dari 6 halaman

Semua Cocok dengan Data KTP-nya

Edi mengaku tidak habis pikir kenapa namanya bisa terdata sebagai pemilik tiga mobil mewah di Samsat.

Tetapi, ketiga kendaraan mewah itu benar-benar memang atas namanya. Tidak itu saja, mulai dari alamat hingga tanggal lahir juga atas nama Edi Hartono.

" Ya pokoknya semua yang ada di KTP saya," katanya setelah melihat data yang dibeberkan oleh petugas Samsat.

 

6 dari 6 halaman

Berawal dari Kartu Jakarta Pintar (KJP) Bermasalah

Edi kemudian menceritakan bahwa pada tanggal 29 Oktober, dia mendapat pemberitahuan dari sekolah anaknya di SMPN 265 Kebon Baru.

Pihak sekolah memberitahukan bahwa Kartu Jakarta Pintar (KJP) anaknya bermasalah. Karena namanya tercatat memiliki banyak mobil mewah.

" KJP itu kan buat orang tidak mampu. Kalau orang tuanya punya lebih kendaraan ya anak tidak bisa dapat KJP," kata Edi.

Karena cemas anaknya tidak dapat subsidi pemerintah, Edi cepat-cepat mengurus KJP anaknya.

Edi masih belum tahu apakah subsidi pendidikan untuk anaknya sudah diberhentikan atau belum.

Menurut Edi, KJP biasanya akan cair tepat pada saat tanggal 20 atau sebelumnya.

(Sumber: Merdeka.com)

Beri Komentar
Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik