Ban Mobil Ini Harganya Rp1,39 Miliar, Padahal Bekas

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Sabtu, 2 Februari 2019 17:23
Ban Mobil Ini Harganya Rp1,39 Miliar, Padahal Bekas
Mahal bener, ya?

Dream – Umumnya, ban mobil dijual dengan harga pada kisaran ratusan ribu rupiah. Jika pun yang mahal, harganya hanya sekitar berapa juta saja. 

Terkecuali ban mobil satu ini. Dijamin, kamu bakal mewek begitu tahu harga jual satu set ban mobil bekas ini. 

Dikutip dari Autoweek, Sabtu 2 Februari 2019, empat ban bekas itu dijual dengan harga US$100 ribu, setara Rp1,39 miliar di situs jual beli eBay. Rupanya, ban itu bukan bekas mobil biasa namun milik Bugatti Veyron.

 

 Ban mahal.

(foto: eBay)

Menurut keterangan, harganya sudah termasuk biaya pengapalan. Harga ban bekasnya mahal, apalagi yang baru. Diketahui, harga ban baru Bugatti Veyron ini mencapai US$125 ribu, setara Rp1,7 miliar.

Sekadar informasi, Bugatti Veyron merupakan supercar yang diproduksi pada 2005. Mobil ini menggunakan mesin W16 empat turbo dan berkapasitas 8 liter yang mampu menyemburkan tenaga sebesar 1.000 Tk dan bisa melesat hingga 253 mil per jam.

Satu unit harga Bugatti Veyron ini mencapai US$1 juta (Rp13,94 miliar).

1 dari 3 halaman

7 Cara Memilih Ban yang Cocok untuk Mobil

Dream – Apa yang jadi pertimbangan Sahabat Dream saat memilih ban? Kemampuannya mencengkeram aspal, kecepatan, atau modelnya yang menunjang  penampilan mobil? Apapun alasan kamu, sebaiknya aspek keselamatan tetap jadi yang prioritas. 

Ban memang jadi salah satu komponen terpenting bagi mobil. Sederhananya, mobil takkan mungkin melaju jika tak ada ban. 

Dikutip dari Wuling, Kamis 13 Desember 2018, ban sebetulnya mempunyai lima fungsi, yaitu menahan beban dan guncangan, meneruskan tenaga dari mesin, serta melanjutkan fungsi kemudi. Ban juga berfungsi untuk menopan beban kendaraan dan muatan yang dibawa, meneruskan gaya gerak dan pengereman, dan mengontrol arah kendaraan.

Ketika memilih ban, alangkah baiknya kamu juga memperhatikan kebutuhan mobil. Sangat disayangkan jika memilih ban hanya karena aspek visual tapi tidak memperhatikan apa yang diperlukan untuk mobil. Sia-sia saja kan?

Lantas, bagaimana caranya memilih ban yang bagus? Kamu bisa mengikuti tujuh tips yang diberikan oleh Wuling Motor di bawah ini.

2 dari 3 halaman

Begini Caranya

Tipe Ban

Tipe ban yang sesuai dengan mobil, umumnya, tertera di plakat, pintu, atau laci mobil. Contohnya, ada huruf P (Passenger), berarti ban tersebut didesain untuk mobil penumpang. Tulisan LT untuk Light Truck, ST Special Trailer, T yang berarti ban serep, dan R berarti Radial.

Ukuran Ban

Jika memilih dan menggunakan ukuran yang lebih kecil, atau lebih besar dibandingkan dengan ukuran velg, ban tidak akan dapat terpasang dengan baik. Ukuran biasanya terdapat pada angka di belakang huruf R yang tertera pada plakat.

Lebar Ban

Semakin lebar ban, daya cengkramnya akan semakin baik. Begitu pula sebaliknya. Namun, ban yang lebar akan memengaruhi akselerasi.

Pola Tapak Ban

Selain lebar, pola tapak juga akan berpengaruh kepada daya cengkeram dan akselerasi. Untuk jalan yang memiliki pola hujan cukup tinggi disarankan menggunakan pola V. Pola atau kembangan ban sangat berpengaruh pada kinerja traksi dan pengereman.

3 dari 3 halaman

Selanjutnya

Ketebalan Ban

Ban yang lebih tipis memang terlihat lebih keren ketika digunakan, namun ban dengan profil tipis sangat buruk ketika digunakan untuk melintasi jalan yang jelek, serta velg akan cepat rusak.

Perhatikan Kode Kecepatan

Perhatikan contoh kode P195/55/R15 84V. Huruf V pada bagian belakang menunjukkan kecepatan maksimal yang mampu diatasi oleh ban. Jika diterjemahkan kecepatan maksimal mencapai 240 km/jam.

Perhatikan Kode Produksi

Setiap ban memiliki kode produksi yang tertera pada sisi bagian luar ban. Terdiri dari 5-7 digit. Digit 1-3 adalah huruf, dan digit sisanya adalah angka. Perhatikan bagian yang angka. Misal MA1115. Artinya ban tersebut diproduksi pada minggu ke-11 di tahun 2015 (Sekitar akhir Maret 2015).

Tidak disarankan membeli ban lama, karena tapak ban sudah mulai mengeras yang berpengaruh pada daya cengkram ban ke aspal terutama pada saat pengereman. Hal ini mengurangi kenyamanan dan berpengaruh pada keselamatan berkendara. 

Beri Komentar
Istri Akui Cemburuan, Daus Mini: Coverboy Sih Nggak ya