Ladies, Pahami Betul 7 Hal Ini Saat Sopiri Mobil

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 3 Juli 2019 10:46
Ladies, Pahami Betul 7 Hal Ini Saat Sopiri Mobil
Setidaknya kamu bisa antisipasi ketika terjadi apa-apa di jalan.

Dream – Bukan hal yang janggal melihat kaum hawa menyetir mobil sendiri. Tingkat kesibukan yang tinggi membuat kamu harus bisa mandiri dalam banyak hal.

Salah satunya mengemudi mobil.

Walaupun kamu terbiasa membawa kendaraan sendiri, pastikan kamu sudah paham ini supaya tidak merepotkan diri sendiri dan pengguna jalan lain.

Berikut ini ada tujuh hal yang harus dipahami oleh perempuan yang mengendarai mobil, dikutip dari Auto2000, Rabu 3 Juli 2019.

 

1 dari 5 halaman

1. Menyalakan Lampu Hazard

Lampu hazard merupakan salah satu elemen penting saat berkendara, terutama ketika mengalami kondisi darurat. Lampu ini dinyalakan ketika mobil mengalami kondisi darurat, seperti tiba-tiba mogok atau pecah ban di jalan.

 Buta Sejenak karena Sinar Mobil Arah Lawan, Harus Bagaimana?

Tombol lampu hazard biasanya berada di lokasi yang mudah dilihat dan dijangkau, seperti di tengah dasbor. Jadi, kamu tidak perlu mencari ke sana kemari sehingga mengganggu konsentrasi.

Lambangnya berupa 2 segitiga warna merah, ada juga mobil yang pakai tombol warna merah.

2 dari 5 halaman

2. Memeriksa Tekanan Ban

 

Sangat berbahaya mengendarai mobil jika tekanan ban kurang atau lebih dari seharusnya. Tekanan ban bisa diukur menggunakan alat pengukur dan bisa dilakukan sendiri.

Angka tekanan tersebut dicocokkan dengan tekanan ban yang dianjurkan, bisa dilihat di bagian dalam pintu samping pengemudi. Kalau tidak mau repot, kamu bisa minta tolong jasa isi angin ban yang ada di pom bensin.

 Ban Mobil Tiba-tiba Pecah di Jalan, Harus Bagaimana?

3. Isi Air Wiper

Melihat kaca jendela yang kotor dan berdebu pastinya mengganggu pandangan saat menyetir. Saat ingin membersihkannya dengan wiper ternyata airnya habis tentu bisa jadi berbahaya.

Pastikan mengeceknya secara reguler sehingga tidak kehabisan air wiper dan isi sampai tanda batas yang ditentukan.

3 dari 5 halaman

4. Ganti Ban Serep

 

Mengganti ban serep butuh tenaga dan skill yang cukup agar bisa dikerjakan dengan cepat dan mudah. Di samping itu, kamu juga harus paham cara menggunakan perangkat untuk mengganti ban.

Nah, supaya tidak merepotkan, kamu bisa pelajari dulu cara ganti ban serep yang benar. Kalau perlu, lakukan simulasi penggantian ban ketika ada waktu luang.

 Selain Cadangan, Ternyata Ada Fungsi Lain Ban Serep

5. Buka Kap Mesin

Cara membuka kap mesin mobil berbeda-beda. Kamu harus mengeceknya di buku manual pada mobil. Ada yang melalui tuas di bawah dasbor, ada yang di bawah jok, dan ada juga yang tertutup karpet.

4 dari 5 halaman

6. Memeriksa Volume Oli

 

Posisi dipstick atau tongkat untuk mengecek jumlah oli mesin ada di samping mesin mobil. Biasanya pegangannya dikasih warna kuning sebagai penanda dan eye catching.

Tarik ke luar tongkat tersebut, bersihkan permukaannya, dan masukkan kembali ke dalam lubangnya hingga rapat. Kemudian tarik lagi keluar untuk melihat sejauh mana sisa oli mesin di mobil kamu.

Jika level oli rendah, kamu bisa menambahkan hingga batas maksimal. Pastikan juga oli tidak bocor dengan melihatnya ke bawah mobil ketika mobil sedang parkir.

5 dari 5 halaman

7. Buka Tutup Tangki Bensin

 

Pernahkah kamu kesulitan membuka tutup tangki bensin saat mau isi BBM di pom bensin? Hal ini umum terjadi saat membawa mobil yang tidak biasa dipakai.

Cara mengetahui posisi tutup tangki adalah dengan mengintip panel instrumen. Di indikator volume bensin, ada tanda segitiga yang menunjukkan di sisi mana tutup tangki bensin mobil kamu.

Untuk tuas, umumnya ada di lantai dekat kursi sopir, atau di dasbor di area bawah kemudi, ada juga tuas di panel pintu. Atau bahkan tidak ada tuasnya, tapi cukup dengan menekan tutup tangki.

Mobil lawas masih meletakkan kunci pembuka di tutup tangki. Agar tidak salah dan repot sendiri, petunjuk mengenai tutup tangka bensin ada di buku manual. Termasuk pula kebutuhan oktan bensin yang sesuai kebutuhan mesin. (ism) 

Beri Komentar
Terima Kritik Pedas, Nada Zaqiyyah: Ternyata Adik Kelas Aku Sendiri