Ladies, 8 Hal Sepele Ini Bisa Menyelamatkamu Saat Mengemudi

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 28 Desember 2018 08:15
Ladies, 8 Hal Sepele Ini Bisa Menyelamatkamu Saat Mengemudi
Jangan sampai kedelapan hal ini mengganggu kamu ketika menyetir mobil.

Dream – Mengemudi butuh konsentrasi tinggi. Aturan ini mutlak berlaku bagi pengemudi, baik pria maupun wanita.

Bicara tentang konsentrasi mengemudi dan wanita, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan perempuan. Tujuannya agar konsentrasi wanita tak terpecah sehingga risiko kecelakaan bisa ditekan.

Dikutip dari OTO, Jumat 28 Desember 2018, Director Training Safety Defensive Consultant, Sony Susmana, mengatakan ada delapan hal yang harus diperhatikan wanita sebelum menyetir mobil.

Jangan Makeup Sambil Mengemudi

Wanita sebaiknya sudah siap sebelum beraktivitas, termasuk mengemudi. Kaum hawa tidak boleh berdandan di dalam kendaraan ketika menyetir.

Ini akan membuat proses mengemudi berantakan dan cenderung membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Rapikan Peralatan Wanita

Sony mengingatkan wanita agar tidak membiarkan peralatan tas dan makeup terbentang atau berserakan di jok samping pengemudi. Barang-barang ini mudah bergerak ketika mobil sedang berjalan sehingga berisiko jatuh.

Sepatu hak tinggi juga sebaiknya dilepas ketika sedang mengemudi. Ini jelas bisa mengganggu reaksi dan refleks. Kalau sudah dilepas, sepatu hak tinggi baiknya diletakkan di tempat kaki penumpang samping atau belakang. Tempat posisi kaki pengemudi harus bersih dari barang yang mudah bergerak.

Kurangi Aksesori di Dashboard Mobil

Tak sedikit pengemudi wanita yang membawa barang pajangan (boneka, pernak-pernik yang eye catching) diletakkan di dasbor. Sebaiknya kurangi atau kalau bisa hindari. Kalau tetap membawanya, pastikan juga tak mengganggu proses komunikasi, misalnya interaksi ketika melihat keluar kendaraan. Kaca depan dan dashboard juga sebaiknya bersih dari pernak-pernik dan stiker.

1 dari 2 halaman

Perhatikan juga Kuku

Kaca Film

Ada asumsi kaca film gelap membantu keamanan pengemudi dari tindakan jahil atau kejahatan pihak lain. Ada benarnya kalau kamu keluar pada jam di luar kebiasaan (larut malam).

Tapi, dengan kaca film yang terlalu gelap, kamu bisa melihat keluar dengan jelas, terutama pada malam hari? Sebaiknya menggunakan kaca film yang sesuai dengan kemampuan daya pandang.

Kuku Lentik dan Panjang

Pengemudi wanita dianjurkan tidak memelihara kuku yang terlalu panjang. Alasannya, bisa mengganggu berkendara. Kamu bisa kesulitan menggenggam grip lingkar kemudi secara benar.

Memelihara kuku terlampau panjang merupakan kebiasaan kurang baik, jika kamu adalah pengemudi mobil. Perlu diingat, slip tangan pengemudi terhadap setir bisa sangat besar.

Mengemudi Ekstra Hati-hati

Jarang ada pengemudi wanita yang mengemudikan kendaraannya dengan kecepatan tinggi. Pengemudi wanita lebih cenderung sangat berhati-hati dalam mengemudi. Tetapi perlu dipahami, mengemudi dengan kaidah-kaidah keselamatan itu mutlak.

Sebaiknya, saat mengemudi dengan kecepatan sampai dengan 60 km per jam, berada di lajur kiri. Kamu juga tak dianjurkan mengemudi sambil berponsel ria. Jika mau berbelok, nyalakan lampu sign 10 detik sebelum berbelok atau berpindah lajur. Mata juga diharuskan selalu bergerak melihat ke depan dan sekeliling kendaraan (spion) setiap 2 detik.

2 dari 2 halaman

Wanita juga Harus Paham Merawat Mobil

Jaga Jarak Aman

Kondisi kota Jakarta yang selalu macet membuat ruang gerak kendaraan semakin terbatas. Nah pada saat macet, untuk menghindari kejahatan, biasakan membuat jarak aman antara kendaraan dengan kendaraan di depan.

Tujuannya, memiliki ruang gerak maju dan mundur jika terjadi intimidasi atau provokasi.

Memahami dan Merawat Kendaraan

Tips terakhir ini yang paling jarang dilakukan perempuan. Mayoritas wanita malas berhubungan dengan yang kotor-kotor. Sebagai pemilik dan pengemudi mobil, perempuan harus mengetahui kondisi kendaraannya. Apa saja yang harus dicek setiap hari?

Periksa kondisi air aki, air radiator, air wiper, minyak rem, oli mesin (pokoknya cairan yang ada di dalam mesin). Tenang saja, tak perlu dipegang. Hanya dilihat pada side wall-nya saja dan pastikan aman.

Jangan lupa cek kondisi dan tekanan angin ban kendaraan. Kekurangan tekanan angin bisa mengganggu kestabilan kendaraan saat bermanuver. Hal itu juga bisa merusak ban. Bahkan pada kondisi kecepatan tinggi di cuaca panas, kondisi ini bisa membuat ban mudah pecah.

Beri Komentar