Rantai Motor Lebih Baik Tanpa Ring, O-ring, atau X-ring?

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 18 Desember 2018 10:44
Rantai Motor Lebih Baik Tanpa Ring, O-ring, atau X-ring?
Rantai motor menjadi salah satu penggerak sepeda motor.

Dream – Tak hanya ban, rantai menjadi salah satu komponen penting di sepeda motor. Benda ini berfungsi untuk menggerakkan sepeda motor, selain belt dan shaft.

Dikutip dari Otosia, Selasa 18 Desember 2018, rantai motor kini sudha hadir dalam beragam jenis. Secara umum, rantai motor ada dua jenis, yaitu rantai tanpa ring dan dengan ring.

Ring atau cincin ini biasanya terbuat dari bahan karet. Letaknya berada di antara lempengan mata rantai. Jenis cincin rantai ini ada dua, yaitu O-ring dan X-ring.

Lalu apa bedanya rantai motor tanpa ring, dengan O-ring, dan X-ring? 

1 dari 3 halaman

Rantai Tanpa Ring

Rantai ini merupakan jenis yang paling umum ditemui. Harga jualnya yang terbilang paling murah daripada dua jenis lainnya karena tidak dilengkapi ring.

 Rantai motor tanpa ring.

Namun jenis ini paling lemah. Lempengan mata rantai saling bergesekan. Alhasil, tak ada tempat bagi pelumas untuk diam.

Rantai tanpa ring butuh dilimasi secara berkala. Usianya pun terbilang pendek karena cepat aus akibat gesekan dua lempengan tersebut.

2 dari 3 halaman

Rantai O-ring

Jenis rantai ini memiliki cincin yang berbentuk seperti huruf O atau melingkar. Dibandingkan rantai tanpa ring, jenis rantai ini terbilang lebih awet.

Ring tersebut berfungsi sebagai pelindung untuk menjaga pelumas tetap berada di antara lempengan mata rantai.

 Rantai motor dengan O-ring.

Meskipun demikian, pelumasan tersebut terjadi di dalam mata rantai. Bagian luar tetap perlu dilumasi secara berkala.

Selain harganya yang lebih mahal daripada rantai biasa, kemungkinan kedua logam mata rantai untuk bergesekan masih ada. Cincin karet akan menjadi lebih pipih dan membuat kedua logam bergesekan ketika terjadi pemampatan akibat tekanan.

3 dari 3 halaman

Rantai X-ring

Dari ketiganya, rantai X-ring merupakan jenis yang paling baik. Karena kemampuannya, rantai X-ring merupakan varian yang paling mahal. Fungsinya sama seperti rantai O-ring, yaitu menjaga bagian dalam rantai tetap terlumasi dengan baik.

 Rantai motor dengan X-Ring

Yang membedakan ialah bentuknya yang menyerupai huruf X membuat cincin ini tidak menjadi pipih tapi justru terpilin. Hal ini membuat kedua logam tidak akan bergesekan ketika terjadi pemampatan.

Karena kemampuan tersebut, tak heran jika harga jualnya terbilang mahal. Bahkan, rantai X-ring juga diterapkan pada beberapa ajang balap, termasuk WSBK dan MotoGP.

Beri Komentar
Babak Baru Daus Mini Vs Daus Mini ‘KW'