Mengenal Kode Transmisi Otomatis pada Mobil

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 5 Juli 2019 08:36
Mengenal Kode Transmisi Otomatis pada Mobil
Ada kode berupa huruf dan angka di samping tuas transmisi.

Dream – Di kota besar, mobil transmisi otomatis sudah menjadi kebutuhan utama. Transmisi ini dinilai praktis karena tak mengandalkan pedal kopling.

Tak heran, mobil ini jadi buruan banyak orang. 

Namun, ada banyak pengguna mobil yang belum paham sepenuhnya kode yang berada di sisi tuas transmisi otomatis, misalnya tuas transmisi otomatis mobil Toyota.

Dikutip dari Auto2000, Jumat 5 Juli 2019, tuas transmisi otomatis Gate Type ini menjadi cirri khas mobil Toyota.

Alur transmisi dibuat berkelok untuk menghindari kesalahan pengemudi ketika mengoperasikan tuas transmisi.

1 dari 5 halaman

Ini Arti Kodenya

 

Kode standar tuas transmisi otomatis adalah P, R, N, D, 3, 2, dan L. Ada juga yang dilengkapi posisi + dan – di sisinya, tergantung tipe mobil.

1. P

P adalah singkatan dari Parking atau parkir. Di posisi ini, transmisi dalam posisi terkunci dan mobil tidak bisa digerakkan. Sebagai pengaman agar mobil tidak jalan sendiri atau didorong saat parkir.

2. R

R adalah singkatan dari Reverse alias mundur. Posisi ini dipakai saat ingin memundurkan mobil, seperti ketika parkir di mal atau masuk garasi rumah.

 Daihatsu Akan Gunakan Transmisi CVT pada 2021?

3. N

N adalah singkatan dari Neutral atau netral. Dalam posisi ini, tidak ada hubungan antara mesin dan transmisi. Umum dipakai saat berhenti menunggu lampu lalu lintas atau di tengah kemacetan.

4. D

D adalah singkatan dari Drive alias jalan. Posisi ini dipakai saat berkendara maju. Posisi gigi transmisi akan berpindah sendiri sesuai kecepatan dan beban kendaraan. Kamu tinggal mengatur pedal gas dan pedal rem. 

2 dari 5 halaman

Begini Cara Pemakaiannya

 

Kode 3 ini berarti kamu tetap bisa berkendara normal. Hanya saja, posisi gigi tertinggi cuma sampai 3. Biasa digunakan jika kamu butuh akselerasi pertengahan di jalan tol.

Sedangkan untuk 2 dan L, sama dengan 3. Dua menahan gigi tertinggi di 2 dan L menahan gigi tertinggi di gigi 1. Biasa dipakai saat pengemudi memerlukan efek engine brake di jalan menurun tajam atau panjang, serta bila berhadapan dengan tanjakan curam.

 Mau Mobil Transmisi Manual Awet?

Sebenarnya bisa saja kamu tidak memindahkan gigi dari D ke 3 atau 2 dan 1 saat jalan turun, namun konsekuensinya rem mobil akan dipaksa bekerja lebih keras.

Ketika menanjak dan mobil memiliki momentum yang cukup, masih bisa mengandalkan posisi gigi di D. Masalahnya, ruang untuk bergerak terbatas sedangkan tanjakan di depan lumayan berat untuk ditaklukkan.

3 dari 5 halaman

Apa Fungsi Tanda + dan -?

Beberapa mobil Toyota memiliki posisi + dan – untuk yang ingin memindahkan sendiri posisi gigi ala transmisi manual untuk kebutuhan akselerasi dan deselarasi.

Dengan begitu, pengemudi akan mendapatkan reaksi yang sigap dan spontan dari mobil.

 Pilih Mana, Beli Mobil Transmisi Manual Atau Otomatis?

Di sisi tuas transmisi juga ada sebuah tombol dengan tulisan Shift Lock di bawahnya. Tombol ini dipakai untuk melepas pengunci tuas transmisi sehingga dapat dipindah ke posisi N saat mesin mati.

Tombol Shift Lock ini berguna bagi pengemudi di parkir paralel. 

4 dari 5 halaman

Trik Agar Sistem Transmisi Mobil Manual Tetap Awet

Dream – Mungkin kamu sudah biasa menggunakan transmisi manual pada kendaraan, entah itu sepeda motor atau mobil. Tapi, apakah kamu sudah memahami mekanisme transmisi manual dan cara menggunakannya tetap awet?

Meski mobil atau motor matic mulai banyak jadi pilhan di kota besar, pengguna kendaraan transmisi manual masih sangat banyak. Alasannya pun beragam. Dari harga lebih murah sampai rasa berkendara.

Mengutip laman Garda Oto, Kamis 21 Februari 2019, mekanisme dari transmisi mobil manual harus pertama kali kamu pahamai. Hal yang pertama adalah kendaraan dalam kondisi diam dan gigi di posisi netral. Kendaraan tidak bergerak walaupun mesin menyala dengan putaran tinggi.

Kondisi ini terjadi karena synchromesh dalam keadaan bebas alias tidak terhubung ke roda gigi tingkat.

Ketika tuas transmisi ditekan, pemindah gigi pun berputar bersama dengan pemutar shift drum. Shift ini mengaitkan dan mendorong shift drum hingga dapat berputar. Shift drum yang berputar tadi akan terkoneksi dengan garpu pemilih gigi berikut pinnya. Pin tersebut akan melakukan penguncian terhadap garpu pemilih di bagian ulir.

Garpu pemilih gigi yang telah terhubung pada gigi geser (sliding gear) akan bergerak ke kanan dan kiri sesuai dengan gerakan dari garpu pemilih gigi. Gerakan dari gigi geser ini akan mengunci di gigi transmisi sesuai dengan sektor poros letak gigi itu sendiri.

Mekanisme berikutnya terletak pada gigi transmisi (1-5 percepatan) yang bebas berputar di tiap porosnya. Dengan kata lain, saat memasukkan gigi ketika mengendarai mobil, hal ini adalah proses penguncian gigi kecepatan yang terhubung ke poros.

Dapat disimpulkan bahwa setiap proses pemindahan gigi percepatan, terdapat komponen pemindah gigi, mulai dari gigi tingkat 1 sampai 5. Ketika berada di salah satu percepatan, gigi geser sedang terkunci dan berputar tetap pada porosnya sendiri.

5 dari 5 halaman

Pindah Gigi Sesuai Kecepatan

Ketika menggunakan transmisi manual, sebaiknya kamu memindah gigi sesuai dengan kecepatan minimal yang sesuai dengan tingkatan gigi.

Hati-hati jika kamu tak menggunakan gigi yang sesuai dengan kecepatan. Mobil kesayangan akan mengalami hentakan yang pastinya tak enak saat dikendarai.

Misalnya, kamu pakai gigi 3 untuk kendaraan yang melaju 10 km per jam. Ini akan membuat hentakan tak nyaman karena transmisi tak sesuai.

Hndari juga memindah gigi secara kasar dan tak hati-hati. Cara ini bisa menimbulkan masalah pada sistem transmisi. Makanya, perlakukanlah mobil dengan baik. Misalnya, kamu merawat transmisi dengan rutin dan konsisten agar sistem ini bisa diandalkan setiap saat.

Beri Komentar
Catat! Tips Tampil dengan Makeup Bold Ala Tasya Farasya-