Intip Fitur Canggih Daihatsu Altis, Deteksi Sopir Kecapekan Mobil Auto-Melambat

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 1 Maret 2021 06:15
Intip Fitur Canggih Daihatsu Altis, Deteksi Sopir Kecapekan Mobil Auto-Melambat
Mulai dari deteksi pejalan kaki hingga respons terhadap sikap pengemudi.

Dream – Sahabat Dream pernah mendengar Daihatsu Altis? Ya, merek mobil ini merupakan kendaraan canggih dari induk usaha Daihatsu di Jepang, Daihatsu Motor Co. Ltd.

Kendaraan ini diproduksi di Negeri Sakura sebagai Original Equipment Manufacturer oleh Toyota Motor Corporation pada 2010 dan dirilis sebagai mobil hybrid pertama Daihatsu di Jepang.

Di tahun 2021 Daihatsu Altis mendapatkan penyegaran baru. Altis dihadirkan dengan beberapa penyegaran yang mencakup tampilan depan dan peningkatan fungsi keselamatan. Fungsi ini meliputi deteksi pejalan kaki pada malam hari serta ketika mobil akan berbelok ke kanan dan kiri di persimpangan jalan.

Selain itu, ada juga sistem respons atas kondisi pengemudi yang tidak biasa. Sistem keamanan mampu mendeteksi jika pengemudi tidak memberikan respons dalam waktu tertentu.

Dengan radar cruise control dan lane control support, kecepatan kendaraan akan turun dan lampu hazar dan klakson akan menyala.

Mobil akan berhenti dengan sendirinya. Pintu akan terbuka secara otomatis. Tak hanya itu, mobil ini juga dilengkapi dengan fitur E-four (electric 4WD System).

1 dari 2 halaman

Daihatsu Tanam Teknologi ASA ke Mobil, untuk Apa?

Dream – Keselamatan dalam berkendara merupakan unsur penting yang menjadi perhatian utama produsen kendaraan bermotor. Agar kualitas keselamatan produknya meningkat, Daihatsu membenamkan teknologi Advanced Safety Assist (ASA).

“ Dengan adanya teknologi A.S.A. pada mobil Daihatsu, dapat memberikan perasaan yang lebih aman dan nyaman, sehingga pelanggan merasa tenang saat berkendara,” kata Marketing Product Planning Division Head Astra Daihatsu Motor, Anjar Rosadi, dikutip dari keterangan tertulis Daihatsu, Kamis 25 Februari 2021.

 

© Dream

 

Anjar mengatakan, teknologi ini bekerja dengan menggunakan sensor dari stereo camera yang mendeteksi objek di sekitar mobil. Lalu, teknologi itu memberikan perintah dan mengontrol mobil jika mobil dalam keadaan berpotensi bahaya.

Daihatsu Jepang sudah memproduksi kendaraan dengan teknologi ASA sejak tahun 2012. Dengan memegang prinsip bahwa kendaraan kecilpun harus secara optimal dilengkapi perangkat keselamatan yang advance, Daihatsu ingin pelanggan selalu memiliki peace of mind ketika berkendara dengan Daihatsu.

“ Beberapa kendaraan Daihatsu yang sudah menggunakan teknologi keselamatan ini adalah Move, Tanto, Thor, Cast, Taft, dan yang paling baru Rocky,” kata dia.

2 dari 2 halaman

Kurangi Potensi Bahaya

Teknologi ASA dapat membantu mengurangi potensi bahaya ataupun dampak dari kecelakaan pada kendaraan. Hal ini dimungkinkan karena kendaraan Daihatsu yang memiliki teknologi itu diperlengkapi dengan berbagai fitur keselamatan, beberapa di antaranya adalah fitur precollision brake dan lane departure warning.

Pre collision brake merupakan fitur yang mampu mencegah benturan dengan mengaktifkan pengereman darurat ketika mendeteksi kendaraan lain pada jarak dan kecepatan tertentu. Dengan demikian, dapat membantu pengendara menghindari atau meminimalkan efek benturan.

Lane Departure Warning adalah sistem yang membuat pengemudi dapat lebih terjaga dan terbantu dengan memberi peringatan ketika kendaraan berpindah jalur secara tidak disengaja.

Teknologi A.S.A. ini hanya memberikan bantuan dalam berkendara dan bukan merupakan teknologi kemudi otomatis. Dengan begitu, pengemudi tetap memegang penuh kendali terhadap kendaraan dan harus senantiasa berkendara dengan aman, walaupun kendaraan sudah dilengkapi fitur keselamatan yang mumpuni.

“ Bagi Daihatsu, keamanan dan kenyamanan berkendara adalah prioritas utama,” kata Anjar.

Beri Komentar