Resmi Dijual, Segini Harga Motor Gesits

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 24 April 2019 15:43
Resmi Dijual, Segini Harga Motor Gesits
Biaya operasionalnya diklaim jauh lebih murah daripada motor bensin.

Dream – Motor listrik karya anak bangsa, Gesits, akan meluncur di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019. Sepeda motor kini bisa dibeli secara resmi.

" IIMS ini goal-nya memperkenalkan bukan prototipe lagi tapi akan launching. Bisa dipesan, akan kami kasih harganya, spek final," kata CEO PT Gesits Technologies Indo, Harun Sjech, dikutip dari Liputan6.com, Rabu 24 April 2019.

Menurut Harun, pihaknya juga sudah bekerja sama dengan beberapa leasing untuk mempermudah konsumen yang ingin membeli motor dengan sistem angsuran. STNK yang didapat konsumen untuk motor listrik ini sama dengan roda dua pada umumnya.

“ STNK normal kayak motor biasa. Kalau pesan sekarang di IIMS konsumen bisa mendapatkan motor Gesits pada bulan Juni,” kata dia.

Harun menambahkan, harga jual motor ini tak lebih dari Rp30 juta. Dia menyebut motor yang akan diluncurkan besok adalah motor yang spesial.

“ Pokoknya motor yang di-launching besok spesial, kondisinya juga cocok saat ini. Bisa dicolok di mana saja,” kata dia.

1 dari 2 halaman

Lebih Murah daripada Motor Konvensional?

Harun mengatakan pemilik kendaraan merogoh kocek lebih sedikit untuk operasional Gesits. Motor listrik tidak akan lebih mahal daripada motor konvensional.

Misalnya, motor konvensional butuh 1 liter bensin per hari. Berarti setahun ada 300 liter. “ Tiga ratus liter dikali Rp8 ribu sudah Rp2,1 juta setahun,” kata dia.

Menurut dia, satu liter bahan bakar motor konvensional setara dengan 1,2 kilowatt (KW). Untuk 1,2 KW, tarif PLN sebesar Rp1.700 dikali 300 hari. Hasilnya sekitar Rp500 ribu.

“ Motor konvensional itu Rp2,1 juta dan motor listrik cuma Rp500 ribu. Belum ganti oli dan perawatan,” kata Harun.

2 dari 2 halaman

Sudah Dipesan 30 Ribu Unit

Harun mengatakan, ketertarikan terhadap sepeda motor listrik Gesits tak hanya diperlihatkan oleh perusahaan, tetapi juga masyarakat umum di Tanah Air.

" Untuk di website ketertarikan konsumen secara personal itu sekitar 7000-an unit. Itu bukan SPK (Surat Pemesanan Kendaraan), baru ketertarikan karena nggak ada pembayaran," kata dia.

Harun menegaskan, konsumen bisa langsung melakukan SPK setelah resmi mengaspal di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019, tanggal 25 April mendatang.

" Nanti setelah IIMS itu bisa SPK karena ada pemesanan dan harga di situ. Yang sudah 7000 itu akan kita prioritaskan," ujarnya.

Tak hanya konsumen personal, Harun juga mengatakan ketertarikan beberapa perusahaan di Indonesia juga cukup tinggi. Secara keseluruhan, Gesits yang dilirik oleh konsumen mencapai 30 ribuan unit.

" Pemesanan awal 4 ribu, 5 ribu, 7 ribu itu personal belum fleet. Untuk perusahaan itu masih MOU, karena belum ada harga, total sudah hampir 30 ribu unit," kata dia.

(Sumber: Liputan6.com/Dian Tami Kosasih)

Beri Komentar
Detik-detik Bom Bunuh Diri Meledak di Polrestabes Medan