Kunci Setang ke Kanan Persulit Pencuri, Benarkah?

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 21 Oktober 2019 11:12
Kunci Setang ke Kanan Persulit Pencuri, Benarkah?
Ada anggapan posisi ini menghalangi ruang gerak si panjang tangan.

Dream – Pencurian kendaraan bermotor, khususnya sepeda motor masih marak terjadi. Selain di lokasi yang sepi, tak sedikit si panjang tangan nekat melancarkan aksinya di tempat yang ramai.

Aksi pencurian acapkali terjadi dalam hitungan menit walaupun pabrikan sudah menyematkan sistem keamanan di sepeda motor.

Belakangan juga beredar informasi di media sosial tentang penguncian setang menghadap ke kanan lebih aman daripada ke kiri. Benarkah?

Dikutip dari Liputan6.com, Senin 21 Oktober 2019, Technical Division PT AHM, Endro Sutarno membenarkan hal tersebut. Endro menilai setang motor yang menghadap kanan lebih menyulitkan pencuri saat hendak melakukan aksi pencurian.

" Itu memang dari dulu sudah bisa kunci ke kanan dan kiri. Memang prinsipnya kunci setang mau ke kanan atau ke kiri bebas saja, cuma kalau susah dibobol itu memang menghadap kanan. Begitu setang motor miring ke kanan, setang akan berada di atas lubang kunci," kata dia di Jakarta.

1 dari 5 halaman

Menyulitkan Pencuri

Endro mengatakan posisi kunci motor bebek dan skutik yang berada di bawah setang akan mempersulit pencuri saat mencungkil kunci kontak kendaraan. Posisi ini akan menekan ruang gerak mereka untuk menggondol roda dua incaran.

“ Untuk kunci yang di atas sebenarnya tidak berpengaruh, cuma memang untuk motor matik atau cab (bebek), itu, kan, di bawah setang. Saat dikunci posisi ke kanan, (posisi ini) menutup keleluasaan orang untuk mencungkil bagian kunci. Lebih kepada ruang geraknya saja,” kata dia.

Waktu yang dibutuhkan untuk merusak kunci kontak lebih lama. Inilah yang membuat posisi setang ke kanan cukup berpengaruh terhadap sistem keamanan motor.

(Sumber: Liputan6.com/Dian Tami Kosasih)

2 dari 5 halaman

Setang Motor Suka Goyang? Coba Cek 6 Komponen Ini

Dream – Ketika mengendarai motor, pernahkah kamu merasa setang motor tidak stabil dan goyang? Kondisi ini sangat berisiko terutama jika kamu termasuk pengendara yang sering memacu kecepatan sangat tinggi.

Setang goyang tentu membahayakan keselamatan pengendaranya.

 

 

Dikutip dari Honda Cengkareng, Sabtu 13 Juli 2019, penyebab setang tidak stabil beragam. Namun biasanya setang motor goyang terjadi karena tunggangan kamu pernah jatuh atau terlalu sering “ menghajar” jalan berlubang.

Kalau setang motor terasa goyang, ada enam komponen yang harus kamu periksa.

3 dari 5 halaman

Kondisi Ban dan Pelek

Cobalah untuk memeriksa kondisi ban motor. Perhatikan apakah sisi-sisi permukaan ban rata atau tidak. Cek juga tekanan angin, apakah sesuai dengan ukuran?

Yang terakhir, kamu bisa memeriksa tambalan ban. Tambalan yang kurang baik bisa menimbulkan benjolan. Segera ganti kalau menemukan tambalan yang menimbulkan benjolan karena bisa membahayakan pengemudi kalau motor dikendarai.

2. Velg

Jangan lupa memastikan kondisi velg motor untuk memastikan bagian yang bengkok atau tidak. Kamu bisa memeriksanya dengan menegakkan motor menggunakan standar dua. Lalu, putar dan perhatikan gerakan roda.

Kalau ada yang goyang, artinya pelek ada yang bengkok. Kalau ada yang retak, segera ganti dengan velg baru.

4 dari 5 halaman

Periksa Juga Bearing Roda dan Komstir

Bearing roda ada di tengah roda dan berhubungan langsung dengan “ organ” motor. Periksa bearing roda apakah ada bantalan peluru yang pecah atau tidak. Kamu bisa memeriksanya dengan menggoyang roda ke kiri dan ke kanan.

Kalau sudah rusak, jangan menunda untuk mengganti dengan bearing roda yang baru. 

4. Komstir

Di motor, komstir ada di sumbu antara segitiga garpu depan dan rangka motor. Komponen itu bertujuan untuk mengendalikan sepeda motor.

Usia pemakaian yang sudah lama akan berakibat komstir susah digerakkan dan kasar. Kerusakan komstir ini biasanya disebabkan oleh mangkok-mangkok dan bola-bola besi yang telah aus. Sebaiknya, kamu menggantinya dengan yang baru.

5 dari 5 halaman

Jangan Lupakan Shockbreaker dan Segitiga Dudukan Setang

5. Shockbreaker

Fungsi penting shockbreaker di antaranya adalah menyerap kejutan dari permukaan jalan yang tidak rata atau bergelombang. Tujuannya agar membuat pengendara merasa nyaman ketika menjalankan sepeda motor. Shockbreaker juga berfungsi untuk meningkatkan daya cengkram roda terhadap jalan.

Tabrakan dan bekas jatuh biasanya menghampiri rusaknya shockbreaker ini sehingga posisi shockbreaker tidak presisi atau lurus. Penyebab lainnya yaitu karet bantal shockbreaker tidak solid.

 

6. Segitiga Dudukan Stang

Periksa segitiga dudukan stang motor yang menghubungkan antara setang dengan shockbreaker. Biasanya sering terjadi ketidaksejajaran antara garpu kiri dan kanan.

Untuk mengetahuinya dapat dilakukan dengan cara meluruskan pada tempat yang rata atau datar dengan mengukur menggunakan fuller. Apabila ditemukan ketidaksejajaran sebaiknya bawa segitiga tersebut ke tukang press untuk diperbaiki.

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone