Negara Kaya Minyak tapi Mobil BBM Tak Laku, Kok Bisa?

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Minggu, 6 Januari 2019 07:01
Negara Kaya Minyak tapi Mobil BBM Tak Laku, Kok Bisa?
Negara manakah itu?

Dream – Mobil listrik menjadi tren dunia otomotif belakangan ini. Masyarakat di negara maju umumnya memilih kendaraan ini karena dianggap lebih ramah lingkungan dibandingkan mobil berbahan bakar BBM atau BBG.

Dikutip dari Carbuzz, Sabtu 5 Januari 2019, mobil-mobil listrik ini menjadi favorit banyak negara, seperti Norwegia. Mobil listrik yang dijual di negeri ini adalah mobil listrik murni, bukan hybrid atau plug-in hybrid.

Padahal, Norwegia adalah negara yang kaya minyak.

Norwegia Road Federation (NRF) mengatakan penjualan mobil listrik pada 2018 sebesar 31,2 persen dari jumlah mobil yang dijual. Angkanya naik 20,3 persen pada 2013 yang sebesar 5,5 persen dari total penjualan mobil. Mobil listrik yang laris manis di Norwegia adalah Nissan Leaf, BMW i3, dan Tesla.

Bagaimana dengan mobil berbahan bakar BBM? NRF mencatat mobil bermesin diesel turun 28 persen, sedangkan bensin 17 persen.

“ Itu adalah langkah kecil untuk menuju ke target 2025,” kata Kepala NRF, Oeyvind Solberg Thorsen.

Parlemen Norwegia menginginkan tahun 2025, mobil baru di Norwegia bebas dari emisi. Pada 2018, ada 148 ribu unit mobil yang terjual di Norwegia, mayoritas merupakan mobil BBM. Namun, persentase penjualan mobil listrik di Norwegia naik 10,4 persen.

Lantas, mengapa mobil listrik lebih digemari, padahal negara itu merupakan salah satu produsen minyak dan gas bumi terbesar di Eropa Barat? Ada sejumlah alasan, contohnya ada insentif pajak bagi produsen mobil listrik dan masyarakat yang lebih peduli untuk ekonomi yang lebih hijau.

2 dari 3 halaman
asset dream.co.id
Beri Komentar
CARA MA'RUF AMIN MENINGKATKAN TENAGA KERJA INDONESIA