Pemuda Ini Baret BMW Mewah di Showroom Agar Dibeli Ayahnya

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 5 Desember 2019 13:36
Pemuda Ini Baret BMW Mewah di Showroom Agar Dibeli Ayahnya
Dia kesal dengan sang ayah karena ini.

Dream - Banyak anak ngambek kepada orang tuanya karena tidak dibelikan mainan. Demikian pula yang dilakukan oleh Ji Moubing, pemuda asal China, berikut ini.

Usia Ji Moubing memang sudah bukan kanak-kanak. Umurnya sudah 22 tahun. Tapi kelakuannya masih kekanak-kanakan. Dia membuat ulah di diler mobil.

Menurut laman World of Buzz, peristiwa itu terjadi di sebuah diler BMW di wilayah Jiangxi, Shangrao, pada 25 November silam. Kala itu, Ji datang ke diler dan tertarik dengan sebuah mobil. Dia berdiri dengan santai sambil mengamati deretan mobil mewah.

Sales showroom menunjukkan sebuah sedan kelir biru tua. Ji pun merasa tertarik dan sangat ingin membelinya. Kepada sales, Ji mengatakan bahwa sang bapak berjanji membelikan mobil sebagai hadiah karena telah memiliki SIM.

Dia kemudian menelepon sang ayah untuk berdiskusi. Namun entah apa yang terjadi dalam diskusi tersebut, karena setelah itu Ji kembali masuk dalam kondisi marah.

Ji kemudian mengambil kunci mobil dan membaret bagian pintu BMW bercat biru tua tersebut. Jelas saja sang salesman panik. Mobil belum tentu dibeli, sudah baret duluan!

Sang sales pun segera menelepon polisi. Rekaman video pengintai diputar ulang. Di situah diketahui ulah Ji yang marah setelah menelepon dan membaret BMW itu.

Saat diinterogasi, Ji mengaku ingin mobil itu, namun sang bapak ogah membelikannya. Untuk memaksa sang ayah membayar mobil itu, jadilah dia mambaret bagian pintu BMW biru tua tersebut.

Tapi akibat ulahnya dia harus melupakan mimpinya mendapat tunggangan mewah. Jangankan mendapat mobil, kini dia harus meringkuk di dalam penjara karena diringkus polisi.

Kasus ini sudah menjadi urusan penegak hukum, tapi tidak jelas apakah setelah insiden ini ayah Ji membayar mobil incaran anaknya itu atau tidak.

1 dari 6 halaman

Picu Amarah, Raja Belikan Rolls Royce dan BMW untuk 14 Istri dan 25 Anaknya

Dream - Memberi hadiah untuk istri tentu membawa kebahagian tersendiri bagi seorang suami. Apalagi untuk mereka yang punya harta berkecukupan. Barang mewah sekalipun akan diberikan untuk menunjukan tanda sayang.

Tapi pastikan uang yang digunakan untuk membeli hadiah mewah itu berasal dari kocek sendiri. Jangan sekali-kali menggunakan uang rakyat. Ungkapan tanda cinta itu akan berubah menjadi amarah.

 

 © Dream

 

Nasihat ini sepertinya luput dipegang oleh Raja Kerajaan Eswatini yang sebelumnya bernama Swaziland. Sang raja telah membuat marah pihak oposisi dan rakyatnya yang sebagian besar hidup serba kekurangan.

Raja Mswati III diduga telah menghabiskan uang negara sebesar 13 juta poundsterling atau sekitar Rp234,6 miliar untuk membeli 14 mobil mewah sebagai hadiah bagi 14 istri dan anaknya.

2 dari 6 halaman

Impor 19 Rolls-Royce dan 120 BMW

Menurut laporan, Raja Mswati III telah mengimpor 19 Rolls-Royce dan 120 BMW. Beberapa di antaranya terlihat dikirim awal bulan ini.

Saksi mata melihat BMW X3 dan 5-Series, yang harganya masing-masing lebih dari 30.000 poundsterling, diangkut sebuah truk saat dikirim dari Afrika Selatan.

 Truk mengangkut puluhan BMW untuk 14 istri Raja Eswatini.Truk mengangkut puluhan BMW untuk 14 istri Raja Eswatini. © Mzilikazi wa Afrika / Twitter

Pihak oposisi Wandile Dludlu menuduh Raja terus 'memanjakan dirinya dan keluarganya'. Dludlu menganggap Raja Mswati III telah menampilkan kesombongan dan pengabaian terang-terangan terhadap kemiskinan rakyat Eswatini.

" Raja dan keluarganya telah melukai perasaan rakyat Eswatini. Dia telah membuat rakyat marah, dan membuktikan kepada semua orang bahwa dia adalah hukum bagi dirinya sendiri," kata Dludlu.

3 dari 6 halaman

Rakyatnya Butuh 70 Tahun Beli Rolls-Royce

Sementara itu jurnalis investigasi Mzilikazi wa Afrika menyebut kabar ini sebagai 'berita memilukan' saat ia membagikan salah satu foto mobil mewah yang diimpor Raja Mswati III.

" Di tengah tantangan ekonomi Eswatini, Raja Mswati III kemarin memutuskan untuk menghadiahi istri-istrinya dengan kendaraan yang sangat mahal," Mzilikazi.

Raja dituduh 'memanjakan' keluarganya sendiri sementara rakyatnya 'terus mengalami kelaparan', menurut salah satu pengguna Twitter yang mengatakan Raja 'tidak terlalu peduli'.

Gaji rata-rata pekerja sektor publik di Eswatini diperkirakan hanya 10.000 poundsterling (Rp180,4 juta) setahun. Artinya seorang pekerja biasa di kerajaan itu harus bekerja keras selama 70 tahun untuk membeli sebuah Rolls-Royce.

4 dari 6 halaman

Punya 15 Istri dan 25 Lebih Anak

Mswati III, lulusan Sherborne School di Dorset, Inggris, mengganti nama negaranya menjadi Eswatini pada tahun 2018. Perubahan itu penanda peringatan 50 tahun kemerdekaan dari Inggris di samping untuk memperingati ulang tahunnya yang ke-50 .

Sang Raja diketahui memiliki 14 istri yang satu di antaranya dilaporkan meninggal karena kanker kulit. Dari belasan istri itu, raja memiliki lebih dari 25 anak. Raja juga memiliki reputasi sering membeli barang-barang mewah.

Dalam satu postingan di Twitter, Africa Fact Zone membeberkan hobi Raja Mswati III terhadap mobil mewah, termasuk sebuah pesawat pribadi.

Dengan kekuatan politik tak terbatas di atas 1,3 juta penduduknya, Raja Mswati III adalah satu-satunya raja absolut di benua itu, dan satu dari sedikit yang tersisa di dunia.

(Sumber: thesun.co.uk)

5 dari 6 halaman

4 Tahun Diparkir di Monas, BMW Ini Milik Siapa?

Dream – Sejumlah mobil yang terparkir di kawasan Monumen Nasional (Monas) belakangan menjadi sorotan. Sebab, mobl-mobil tersebut sudah lama tak diambil oleh pemiliknya.

“ Yang BMW dan yang warna biru itu sudah empat tahun, dari saya masuk sudah ada,” kata Dinas Perhubungan DKI Jakarta, K. Wattimena, dikutip dari Merdeka.com, Senin 11 November 2019.

 

 © Dream

 

Wattimena mengatakan mobil ini ditinggal pemiliknya begitu saja di lapangan parkir Monas, sehingga menghalangi mobil lain yang ingin parkir. Oleh karena itu, mobil-mobil ini diderek dan ditempatkan dipojokan.

" Awalnya mobil-mobil ini ditinggal gitu aja oleh pemiliknya di lapangan dan mengganggu tidak diambil-ambil oleh pemiliknya, jadi kita derek ke pojok sana," kata dia.

6 dari 6 halaman

Tempat Tidur Siang Juru Parkir Monas

Selain mobil BMW, ada juga mobil angkot dan satu unit Daihatsu Taruna. Dua mobil ini terparkir di Monas sekitar enam bulan yang lalu. Ada satu mobil yang saat itu sedang digunakan istirahat tidur siang oleh juru parkir di Monas.

" Iya kalau siang dibuat istirahat karena panas," kata dia.

Menurut Wattimena, bila pemilik mobil tersebut ingin mengambil kembali mobilnya, tidak dikenakan biaya parkir, tapi hanya membayar biaya derek.

" Tidak dikenakan biaya parkir, tapi ada biaya penarikan mobil derek setengah tahun sehari buat derek Rp500 ribu," kata dia.

Beri Komentar
Video Kondisi Terkini WNI dari Wuhan di Natuna