Mantan Bos Nissan Diduga Selewengkan Rp8 M untuk Kuliah Anak

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 28 Maret 2019 14:13
Mantan Bos Nissan Diduga Selewengkan Rp8 M untuk Kuliah Anak
Bos Nissan Motors ini terseret kasus penyelewengan keuangan.

Dream – Mantan bos Nissan Motos, Carlos Ghosn, menjadi perhatian publik sejak akhir tahun lalu. Kasus penyelewengan keuangan yang dilakukannya terungkap.

Belum lama ini terungkap fakta baru bahwa Nissan membayar uang kuliah empat anak Ghosn di kampus pada 2004—2015. Nggak tanggung-tanggung, keempat anak pria itu bersekolah di Stanford University.

Dikutip dari Carscoops, Kamis 28 Maret 2019, Ghosn meneken kontrak di Nissan sejak 1999. Pria itu adalah orang pertama yang direkrut oleh produsen otomotif asal Jepang.

Menurut sumber, dilaporkan Bloomberg, biaya kuliah dari perusahaan tidaklah biasa di antara para eksekutif top. Nissan harus mengeluarkan uang US$601 ribu (Rp8,53 miliar) untuk dana pendidikan anak-anak Ghosn.

Nissan menolak berkomentar tentang kabar itu.

Kalau itu benar, dana kuliah menjadi insentif mewah yang diterima Ghosn selama memimpin Nissan, Renault, dan Mitsubishi.

Pengeluaran lainnya yang dinikmati Ghosn adalah pesta pernikahan di Chateau of Versailles dan hunian mewah di empat benua. Aparat Jepang menangkap Ghosn akhir tahun lalu. Tuduhannya, diduga melakukan pelanggaran yang cukup signifikan. 

1 dari 1 halaman

Tak Percaya Nissan Lakukan Ini

Pimpinan sebuah firma konsultasi di Amerika Serikat, Robin Ferracone, berpikir bahwa Nissan sangat tidak mungkin membayar biaya pendidikan anak-anak Ghosn.

“ Biasanya kamu hanya melihat penggantian biaya kuliah sebagai bagian dari tugas ekspatriat. Itu untuk anak-anak di bawah usia masuk kampus,” kata dia.

Pengajuan Nissan di Jepang dan Amerika Serikat tidak memasukkan informasi apa pun tentang manfaat yang diterima Ghosn. Di Amerika Serikat, manfaat yang diterima eksekutif dipotong pajak dan perusahaan publik di sana harus melaporkannya kepada investor.

Investigator menyelidiki apakah Nissan benar-benar mengungkapkan kompensasi untuk pimpinannya secara akurat. Perusahaan Jepang ini menyebut akan bekerja sama dalam penyelidikan kasus ini.

Hukum di Jepang meminta perusahaan melaporkan kompensasi yang diberikan kepada para pimpinannya dalam laporan keuangan. Tapi, mereka tidak diminta untuk menjabarkan manfaat apa yang diberikan kepadanya.

Ghosn juga dikabarkan telah membuat lima penampilan di Stanford selama anak-anaknya kuliah di sana. Termasuk, pria ini memberikan sambutan untuk upacara kelulusan pada 2007, 2010, dan 2014.  (ism)

Beri Komentar