Cegah Penularan Corona, Mudik Lebaran Tahun Ini Dilarang?

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 23 Maret 2020 18:36
Cegah Penularan Corona, Mudik Lebaran Tahun Ini Dilarang?
Mudik dinilai sebagai aktivitas yang berpotensi untuk penularan virus corona.

Dream – Pemerintah berupaya untuk mencegah aktivitas yang bisa menghimpun masyarakay untuk mencegah penularan virus corona Covid-19. Salah satu yang tengah dikaji pemerintah adalah melarang masyarakat mudik saat Lebaran mendatang.

Pembahasan mengenai kegiatan rutin mudik lebaran tersebut diakui Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati, telah dibicarakan di kementeriannya.

" Tadi sempat dibicarakan, apakah mudik akan dilakukan seperti biasa, atau ditinjau lagi, atau bahkan ekstrimnya dilarang. Tapi ini belum diputuskan," kata dia di Jakarta, dikutip dari Liputan6.com, Senin 23 Maret 2020.

Seperti yang diketahui, Idul Fitri tahun 2020 akan jatuh pada 24 hingga 25 Mei 2020. Sebagai langkah antisipasi, pemerintah telah menetapkan memperpanjang masa darurat Corona di Indonesia hingga 29 Mei 2020.

 

1 dari 4 halaman

Bentuk Tim Khusus

Adita mengatakan akan ada tim khusus yang dikoordinasi oleh salah satu deputi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Bidang Maritim dan Investasi. Disebutkan bahwa mudik sebagai salah satu aktivitas yang memicu orang-orang untuk berkumpul.

Namun di saat seperti ini, tentunya pengumpulan massa harus dihindari untuk mencegah penularan virus Corona.

" Kalau mudik terbayang ada pengumpulan masyarakat entah di bandara, terminal, pelabuhan," kata Adita.

Selain itu, pertimbangan evaluasi mudik gratis juga akan didiskusikan kembali. " Mudik gratis juga akan dibahas lagi, apakah akan dilarang, ditiadakan atau dibatasi. Kita tahu pengumpulan massa kan sangat dihindari," kata dia.

(Sumber: Liputan6.com/Athika Rahma)

2 dari 4 halaman

Mau Ikut Mudik Gratis BUMN, Begini Caranya

Dream - Kementerian BUMN kembali membuka program mudik gratis pada Lebaran tahun ini. Kementerian BUMN menunjuk PT Jasa Raharja (Persero) sebagai ketua Satuan Tugas Mudik Gratis 2020. 

Menurut keterangan tertulis yan diterima Dream, Selasa 10 Maret 2020, tahun ini ada 107 BUMN yang ikut serta dalam program mudik gratis. Jumlahnya naik tiga BUMN dari 2019, yang sebanyak 104 perusahaan pelat merah. 

Jumlah peserta ditargetkan mencapai 275 ribu orang. Angkanya naik 10 persen dari tahun lalu sebanyak 250 ribu peserta. Angkutan mudik yang disediakan terdiri atas bus, kapal laut, kereta api, dan pesawat terbang. 

Ada 83 kota keberangkatan dan 109 kota tujuan yang tersebar di wilayah Indonesia.

3 dari 4 halaman

Begini Cara Pendaftarannya

Kementerian BUMN membuka pendaftaran mudik gratis bareng BUMN melalui online di portal https://mudikbumn.co.id. Pembukaan pendaftara ini dilakukan sejak Februari 2020. 

Calon pemudik yang berminat, harus menyiapkan persyaratan yang diminta, seperti SIM C, KTP, Kartu Keluarga, dan STNK Motor. 

Pengadaan transportasi dilakukan oleh Damri untuk bus, Pelni kapal laut, KAI kereta api, Garuda Indonesia pesawat, dan Sarinah untuk atribut pemudik.

4 dari 4 halaman

Jasa Raharja Juga Buka 44 Ribu Kursi Mudik Gratis

Salah satu BUMN yang turut serta dalam program mudik gratis adalah Jasa Raharja. Perusahaan asuransi pelat merah itu membidik peserta mudik gratis tahun sebanyak 44 ribu orang. Angkutan yang dibuka adalah kereta api, bus, dan kapal laut. 

Berikut ini rincian pendaftaran mudik gratis yang digelar Jasa Raharja:

  1. Moda Kereta Api : 10 – 14 Maret 2020 melalui Aplikasi mobile JRku yang dapat diunduh di Google Play Store dan App Store
  2. Moda Bus dibuka mulai tanggal 31 Maret – 17 April 2020 melalui website mudik.jasaraharja.co.id atau Aplikasi JRku
  3. Moda Kapal Laut dibuka mulai 31 Maret – 11 Mei 2020. 

Adapun persyaratan yang dibutuhkan bagi calon pemudik, antara lain SIM C, KTP, Kartu Keluarga, dan STNK Motor.

Beri Komentar