Penyebab Suspensi Xpander Seperti Ada Rembesan Oli

Reporter : Sandy Mahaputra
Rabu, 25 September 2019 17:27
Penyebab Suspensi Xpander Seperti Ada Rembesan Oli
Kata Mitsubishi bagian peredam kejut bukan bocor, tapi...

Dream - Pemilik Mitsubishi Xpander banyak yang mengeluhkan adanya masalah pada suspensi produk MPV ini. Adanya rembesan oli pada bagian peredam kejut atau shockbreaker yang diduga mengalami kebocoran.

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) selaku distributor resmi kendaraan penumpang dan niaga ringan Mitsubishi di Indonesia membantah hal itu. Menurut mereka bagian peredam kejut bukan bocor, melainkan uap yang keluar karena peredam kejut bekerja lebih keras.

" Semua konsumen kita mengakui kenyamanan saat menggunakan Xpander. Nah, dampak dari tingkat kenyamanan yang berlebih itu, secara kontruksi mengakibatkan shockbreaker bekerja lebih keras, salah satunya uap yang keluar saat shockbreaker main itu berlebihan," kata Ronald Reagan, Head After Sales Marketing and Development Dept PT MMKSI di Jakarta, Rabu 25 September 2019.

 Mitsubishi Xpander© shutterstock.com

Kata dia, MMKSI masih terus melakukan improvement terkait shockbreaker yang disematkan pada Xpander dengan Mitsubishi Corporation (MC).

" Jadi kita mencoba mengimprove bagaimana uap ini ketika basah dia tidak mengikat debu, sehingga debu ini mengakibatkan baret," tutur Ronald.

1 dari 1 halaman

Supaya Tidak Bocor

Pengembangan dan usaha yang dilakukan pabrikan berlambang tiga berlian itu berkaitan erat dengan dash protector.

 Mitsubishi Xpander© shutterstock.com

" Sebenarnya masalahnya bukan di produk. Karena uap yang berlebih itu memberi dampak lebih nyaman ke konsumen. Dari supplier setelah koordinasi dengan technical Mitsubishi Jepang, yang kita lakukan sekarang adalah bagaimana biar debu ini tidak masuk banyak, sehingga tidak mengakibatkan kebocoran," ujarnya.

Apabila pemilik Xpander mengalami masalah pada shockbreaker, Ronald menegaskan untuk segera menyambangi diler Mitsubishi terdekat melakukan pemeriksaan.

" Silahkan cek dan datang ke bengkel. Nanti di bengkel kita juga punya standar kriteria untuk menentukan shockbreaker ini sudah harus diganti atau tidak ada masalah sama sekali. Selama masih garansi free 3 tahun atau 100.000 km" .

Beri Komentar