Isi Penuh Tangki BBM Mobil tapi Jangan Sampai Luber, Ini Alasannya

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 17 Mei 2019 09:44
Isi Penuh Tangki BBM Mobil tapi Jangan Sampai Luber, Ini Alasannya
Ada yang mengisi full tank, ada juga yang tidak.

Dream - Kebiasaan pemilik kendaraan roda empat saat mengisi bahan bakar minyak (BBM) memang tidak sama. Beberapa ada yang selalu mengisi penuh. 

Sebagian lagi memilih tak mengisi penuh tangkinya. Alasannya bermacam-macam. Ingin hemat atau sedang tak punya uang. 

Namun, kebiasaan manakah yang sebetulnya lebih aman untuk kendaraan kita? Mengisi penuh tangki BBM atau tak usah terlalu sering?

Dikutip dari Suzuki, Jumat 17 Mei 2019, tangki BBM pada mobil sebaiknya diisi penuh. Alasannya, pengisian full tank bisa menghindari risiko karat tangki BBM. Apalagi kalau mobil jarang digunakan.

Penguapan pada tangki BBM yang tidak penuh atau kosong bisa menyebabkan timbulnya karat pada tangki BBM tersebut.

Untuk mobil yang selalu aktif dan digunakan tiap hari untuk beraktivitas, sejatinya tidak masalah kalau tidak diisi penuh. Namun, alangkah baiknya jika bensin diisi penuh.

Selain risiko BBM dihindari, pemilik mobil juga merasa nyaman karena rasa khawatir bensin habis tak ada. Mereka juga tak perlu sering ke SPBU untuk mengisi bahan bakar.

1 dari 1 halaman

Isi Penuh Juga Ada Aturannya

Mengisi penuh BBM memang disarankan tapi ada aturannya. Jangan sampai meluap ke permukaan.

Tangki BBM memerlukan ruang untuk udara agar BBM bisa mengembang. Kalau ruangan tangki penuh bensin, udara akan keluar melalui lubang hawa.

Hal ini tentu sudah pasti akan membuang BBM dengan percuma. Untuk mencegahnya, minta kepada petugas SPBU sampai nozzel BBM bunyi klik.(Sah)

Beri Komentar