Perluasan Ganjil Genap Dimulai Sebulan Lagi, Sosialisasi Digeber

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 12 Agustus 2019 13:53
Perluasan Ganjil Genap Dimulai Sebulan Lagi, Sosialisasi Digeber
Kebijakan ini berlaku penuh pada 9 September nanti.

Dream - Dinas Perhubungan DKI Jakarta bersama kepolisian menggelar sosialisasi perluasan ganjil genap mulai hari ini, Senin, 12 Agustus 2019. Petugas gabungan disebar di sejumlah titik di seluruh Jakarta hari ini, Senin 12 Agustus 2019.

Kadishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo, memimpin langsung sosialiasi ini. Dia bersama sejumlah petugas melakukan sosialisasi di perempatan Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan.

Selama sosialiasi, petugas Dishub dan kepolisian membagikan selebaran berisi informasi mengenai rute mana saja yang terkena perluasan ganjil genap.

Selain itu, petugas Dishub memasang spanduk pemberitahuan mengenai kapan mulai dilaksanakan kebijakan tersebut.

Sementara Syafrin turut membagikan selebaran kepada pengguna jalan. Dia juga mengingatkan para pengendara mengenai dimulainya kebijakan baru tersebut.

" Selamat pagi, Pak. Kami dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta memberitahukan kalau mulai tanggal 9 September akan diberlakukan ganjil genap untuk Jalan Fatmawati," ujar Syafrin kepada pengguna jalan, dikutip dari Merdeka.com.

1 dari 5 halaman

Bakal Ada Penindakan

Syafrin mengatakan nantinya akan ada penindakan dari kepolisian. Dia meminta pengguna jalan tidak melintas di jalan tersebut ketika ganjil genap berlaku.

" Jadi saat ganjil genap tidak boleh melintas pada jam yang telah ditentukan dan sebaliknya," kata dia.

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Lilik Sumardi, turut serta dalam sosialisasi tersebut. Dia menerjunkan 150 personel kepolisian untuk membantu Dishub.

" Nantinya, sesudah lakukan sosialisasi kita akan lakukan tindakan tegas sesuai peraturan hukum," kata Lilik.

(Sah, Sumber: /Ronald)

2 dari 5 halaman

Kendaraan yang 'Tak Mempan' Ganjil Genap

Dream - Sebanyak 25 ruas jalan akan diberlakukan ganjil genap. Meski begitu, perluasan aturan itu memiliki kelonggaran bagi sejumlah kendaraan bermotor.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan aturan ganjil genap ini tidak berlaku bagi sepeda motor.

Selain sepeda motor, Dinas Perhubungan DKI juga mengecualikan beberapa jenis kendaraan bermotor.

" Kendaraan barang khusus BBM, BBG dikecualikan. Kendaraan pimpinan lembaga tinggi negara, pimpinan tinggi TNI serta Polri, pejabat pimpinan asing, kita berikan pengecualian kendaraan kepentingan khusus dan konteks pengawalan dari kepolisian," kata Syafrin, dilaporkan Liputan6.com, Rabu, 7 Agustus 2019.

Selain kendaraan semacam itu, izin melintasi aturan ganjil genap juga diberlakukan untuk mobil pemadam kebakaran, angkutan umum dengan nomor polisi berwarna kuning, dan kendaraan yang memberi pertolongna kecelakaan lalu lintas.

Syafrin menyebut, sistem ganjil genap diberlakukan di simpang jalan dari dan menuju gerbang tol.

" Untuk pelaksanaan di jalan koridor ganjil genap itu di dalam on/off ramp tol, pengecualian tidak diberlakukan. Jadi, pada saat kendaraan bermotor dari luar area menuju pintu tol yang ada ganjil genap, demikian tetap dikenakan. Jika sebelumnya ada pengecualian, ini dihapuskan," kata dia.

(Sumber: Liputan6.com/Ika Defianti)

3 dari 5 halaman

Catat! Ini 25 Ruas Jalan Ganjil Genap Jakarta

Dream - Pemerintah provinsi DKI Jakarta resmi memperluas ruas jalan ganjil genap. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Lupito mengatakan, ada 25 ruas jalan yang terkena sistem ganjil genap.

" Jika sebelumnya 9 ruas jalan yang diterapkan ganjil genap, maka saat ini bertambah menjadi 25 ruas jalan," kata Syafrin, dilaporkan Liputan6.com, Rabu, 7 Agustus 2019.

Syafrin mengatakan, sosialisasi ganjil genap akan dilakukan pada 7 Agustus hingga 8 September 2019. Sementara itu, pelaksanaan ganjil genap akan digelar 12 Agustus hingga 6 September 2019.

" Evaluasi Minggu ke-3 Agustus sampai minggu pertama September. Lalu 9 September mulai penindakan," ujar dia.

Syafrin mengatakan, ganjil genap diberlakukan pada Senin hingga Jumat. Kecuali hari libur, pada 06.00 WIB hingga 10.00 WIB dan pukul 16.00 WIB hingga 21.00 WIB.

 

4 dari 5 halaman

Ini Daftarnya

Lantas mana saja ruas jalan yang terkena ganjil genap? Berikut daftarnya.

- Jalan Pintu Besar Selatan - Jalan Gajah Mada- Jalan Hayam Wuruk- Jalan Majapahit

- Jalan Sisingamangaraja - Jalan Panglima Polim - Jalan RS Fatmawati (mulai simpang Jalan Ketimun 1 sampai dengan simpang Jalan TB Simatupang)

- Jalan Suryopranoto - Jalan Balikpapan - Jalan Kyai Caringin - Jalan Tomang Raya

- Jalan Pramuka - Jalan Salemba Raya - Jalan Kramat Raya - Jalan Senen Raya- Jalan Gunung Sahari

Sistem ganjil genap juga tetap diberlakukan di ruas jalan, di antaranya yakni:

- Jalan Medan Merdeka Barat - Jalan MH Thamrin - Jalan Jenderal Sudirman

- Sebagian Jalan Jenderal S Parman, dari ujung simpang Jalan Tomang Raya sampai simpang Jalan KS Tubun - Jalan Gatot Subroto - Jalan Jenderal MT Haryono

- Jalan HR Rasuna Said

- Jalan DI Panjaitan - Jalan Jenderal Ahmad Yani (mulai simpang Jalan Perintis Kemerdekaan sampai dengan simpang Jalan Bekasi Timur Raya).

Sumber: Liputan6.com/Yopi Makdori

5 dari 5 halaman

Cara Atur Google Map Agar Terhindar Aturan Ganjil Genap

Dream - Aturan uji coba ganjil genap telah diberlakukan di Jakarta sejak 2 hingga 31 Juli 2018. Sejumlah ruas jalan utama di Ibukota akan dikenakan aturan ini.

Yang terbaru, kementerian terkait memperluas jalur-jalur yang terkena kebijakan ganjil-genap tersebut.

Nah, untuk menghindari ruas-ruas jalan yang terkena aturan Ganjil Genap di Jakarta, Google menghadirkan pembaruan fitur pada aplikasi Google Maps. Pembaruan itu bernama Ganjil Genap atau Even-Odd.

 Google Maps

Group Product Manager Google Maps, Krish Vitaldevara, mengatakan sistem ini akan memberi tahu rute kendaraan setelah diberlakukan sistem ganjil genap.

" Sistem ini tidak ada di Google Maps sebelumnya. Dengan fitur Ganjil Genap, Google Maps, akan memberi tahu jalan mana yang tidak bisa dilewati lalu memberikan rute lain," kata Vitaldevara, dikutip dari Liputan6.com, Rabu, 11 Juli 2018.

Untuk mengaktifkan fitur ini, pengguna Google Maps dapat memperbarui aplikasi peta itu ke versi terbaru. Setelah pembaruan dilakukan, ketuk tombol menu berlogo tiga garis yang disusun secara vertikal.

Beri Komentar
Nggak Ribet, Ini Cara Merawat Hijab Ala Prilia Nur Afrida