Toyota Bergairah Sambut Perpanjangan Diskon 100 Persen PPnBM Mobil Baru

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 14 Juni 2021 16:13
Toyota Bergairah Sambut Perpanjangan Diskon 100 Persen PPnBM Mobil Baru
Perusahaan otomotif ini menyambut baik kebijakan tersebut.

Dream – Pemerintah memperpanjang diskon 100 persen PPnBM untuk mobil baru hingga Agustus 2021. Keputusan ini disambut baik oleh industri otomotif, termasuk PT Toyota Astra Motor (TAM).

Marketing Director TAM, Anton Jimmy Suwandy, mengapresiasi pemerintah yang terus mendukung industri otomotif dalam negeri.

“ Intinya, terima kasih kepada pemerintah yang terus memberikan dukungan kepada industri otomotif dalam negeri,” kata Anton kepadai Dream, Senin 14 Juni 2021.

Anton berharap perpanjangan PPnBM 0 persen berdampak positif terhadap penjualan mobil. Kini, dia menanti Peraturan Menteri Keuangan tentang perpanjangan diskon PPnBM untuk mobil baru.

“ Detailnya kami masih tunggu aturannya/PMK. Harapannya demand baik, ya. Tentu perlu dimonitor realisasinya,” kata dia.

Sekadar informasi, perpanjangan pemberian insentif PPnBM DTP diusulkan oleh Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmista, dan disetujui oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam rapat Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto Jumat lalu.

“ Kementerian Keuangan sudah senada dengan kami, bahwa PPnBM DTP (Ditanggung Pemerintah) dapat diperpanjang,” kata Agus, di Jakarta, dikutip dari laman Kementerian Perindustrian, Senin 14 Juni 2021.

1 dari 3 halaman

Diskon PPnBM Mobil Baru 100 Persen Diperpanjang hingga Agustus 2021

Dream – Pemerintah memperpanjang kembali diskon PPnBM 100 persen untuk pembelian mobil baru hingga Agustus 2021. Padahal, insentif ini berakhir pada Mei 2021.

“ Kementerian Keuangan sudah senada dengan kami, bahwa PPnBM DTP (Ditanggung Pemerintah) dapat diperpanjang,” kata Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, di Jakarta, dikutip dari laman Kementerian Perindustrian, Senin 14 Juni 2021.

 

© Dream

 

Kebijakan ini, lanjut Agus, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk terobosan untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif di tengah kondisi pandemi. Hal ini bertujuan untuk membangkitkan kembali gairah usaha di Tanah Air.

“ Khususnya, sektor industri yang selama ini konsisten berkontribusi signifikan bagi perekonomian nasional,”kata dia.

Perpanjangan pemberian insentif PPnBM DTP diusulkan oleh Agus dan disetujui oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam rapat Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto Jumat lalu.

2 dari 3 halaman

Dievaluasi Setiap Tiga Bulan

Hingga saat ini, potensi sektor otomotif didukung sebanyak 21 perusahaan, dengan total kapasitas mencapai 2,35 juta unit per tahun dan serapan tenaga kerja langsungnya sebanyak 38 ribu orang. Selain itu, lebih dari 1,5 juta orang turut bekerja di sepanjang rantai nilai industri tersebut.

“ Artinya, industri otomotif menjadi salah satu penggerak perekonomian yang pertumbuhannya harus segera dipercepat karena industri ini melibatkan banyak pelaku usaha lokal dalam rantai produksinya mulai dari hulu hingga ke hilir,” kata dia.

Sejak 1 Maret 2021, pemerintah menerapkan kebijakan PPnBM DTP terhadap pembelian mobil baru. Program ini dimulai untuk mobil penumpang 1.500cc dengan kandungan lokal tertentu. Skemanya, per tiga bulan diberlakukan perubahan potongan pajak, yakni Maret-Mei diskon 100 persen, Juli-Agustus 50 persen, dan Oktober-Desember 25 persen.

Seiring perkembangan implementasi kebijakan tersebut, kinerja industri otomotif dan penjualan mobil di Tanah Air menunjukkan tren yang positif. Agus akan mengevaluasi dampak insentif tiga bulan lagi.

“ Pemerintah memang akan melakukan evaluasi per tiga bulan untuk melihat dampak dari diskon PPnBM DTP untuk pembelian mobil baru,” kata dia.

3 dari 3 halaman

Meroket 227 Persen

Sekadar informasi, sejak diberlakukan diskon PPnBM 100 persen, industri otomotif tersenyum lebar. Hal ini disebabkan oleh penjualan mobil meroket hingga triple digit. Pada Maret 2021, penjualan mobil baru naik 28,85 persen dan April 227 persen dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu.

Merujuk data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), penjualan ritel, secara akumulatif, Januari–April 2021 naik 5,9 persen yoy menjadi 257.953 unit. Secara bulanan volume penjualan ritel telah mendekati level normal atau sekitar 80 ribu per bulan.

Melihat respons dan efek positif tersebut, pemerintah akan melakukan perpanjangan fasilitas PPnBM DTP 100 persen untuk penjualan mobil 4x2 di bawah 1500cc hingga bulan Agustus 2021. Selanjutnya, periode untuk diskon PPNBM DTP 50 persen diperpanjang menjadi bulan Desember 2021.

Usulan perpanjangan diskon PPNBM DTP ini sebelumnya telah disampaikan oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

“ Pemerintah bisa menilai dan mengevaluasi apa yang terjadi dalam tiga bulan terakhir ini, yaitu Maret, April, dan Mei. Kalau kami melihatnya, tepat sasaran, dan semua pihak happy dengan adanya stimulus ini,” ungkap Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto.

Jongkie menilai program diskon 100 persen PPnBM DTP ini berjalan sukses, dengan semua pihak merasa diuntungkan, baik dari segi pelaku usaha otomotif, konsumen dan pemerintah. Tak hanya para pelaku industri otomotif yang mendapatkan keuntungan dari kenaikan penjualan mobil yang signifikan, menurutnya, pemerintah pun berhasil meraih pendapatan PPn dan PPh dari meningkatnya penjualan mobil. Di sisi lain, konsumen mendapatkan kendaraan baru dengan harga yang lebih terjangkau.

Beri Komentar