Review FreeGo: Apanya yang Amazing?

Reporter : Sandy Mahaputra
Jumat, 12 Juli 2019 18:36
Review FreeGo: Apanya yang Amazing?
Skutik kekinian ini katanya punya fitur berlimpah.

Dream - Lagi bingung mau beli skutik kekinian dengan fitur segambreng? nah, Sahabat Dream, salah satu yang lagi 'happening' nih, Yamaha FreeGo.

Dari namanya mungkin belum setenar motor matik lainnya. FreeGo hadir sebagai 'pemberontak' di segmen skutik. Yup, motor ini punya desain serta fitur berbeda dari kebanyakan model di kelasnya--rival Honda Vario 125.

Bermodel mesin125cc, FreeGo diklaim punya banyak kelebihan. Salah satunya adalah bagasi besar, sama dengan Yamaha NMax. Dengan mengusung tagline " The Amazing Matic" , apakah benar 'amazing'?

Nah, Dream berkesempatan menjajal FreeGo S ABS (varian tetinggi). Lalu apa saja keunggulannya dibanding kompetitor? yuk simak ulasannya.

FreeGo punya tiga varian, sesuai selera dan isi kantong konsumen. Setiap varian tentu saja memiliki perbedaan. Yang paling murah tipe standard dibanderol Rp18,8 juta, kemudian FreeGo S Rp20,3 juta dan yang terakhir FreeGo S dengan ABS Rp22,5 juta. Semua harga yang tertera on the road DKI Jakarta.

 Review FreeGo

Untuk tipe termurah, fitur kuncinya tentu berbeda alias benar-benar standard. Sedangkan tipe S, dibekali fitur keyless dan start stop button.

Kemudian tipe termahal, sudah mendapatkan full option dengan fitur rem ABS di bagian roda depan saja. Selebihnya mereka memiliki kesamaan antara setiap variannya.

Dengan harga segitu, fitur apa saja yang akan didapatkan? Lumayan banyak sih. Yuk kita bedah satu per satu!

1 dari 4 halaman

Desain dan Fitur

Dari 'tongkrongan' depan, lampu utama sudah menggunakan LED. Ada pula lampu senja berwarna kuning yang masih bohlam.

Sedangkan lampu belakang semua masih pakai bohlam. Namun, terlihat keren dengan sentuhan desain ornamen kroom di balik lampunya.

 Review FreeGo

Speedometer FreeGo sudah memakai model digital berlatar biru ukuran 6×4 cm, terlihat modern dan futuristik. Di situ terdapat informasi informasi kapasitas bensin di kiri dan bensin real time di kanan dalam bentuk balok, seperti di speedometer Nmax.

Lalu di tengahnya yang paling besar ada speed meter yang ditemani beberapa informasi di bawahnya, ada odometer, trip meter, dan tegangan aki. Sayang tidak ada informasi konsumsi bensin rata-rata.

 Review FreeGo

Sedangan di sisi kanan dan kiri spidometer ada lampu-lampu indikator pendukung seperti sein, keyless, SSS, check engine, high beam dan ABS.

Beralih ke bawah stang. Ini yang bikin FreeGo berbeda. Kalau skutik kebanyakan terdapat konsol buat botol minum, FreeGo justru di sisi kirinya jadi tempat mulut tangki bensin 4,2 liter.

Jadi gak perlu repot buka jok buat isi bensin. Tapi buat catatan, sebaiknya antre dispenser SPBU yang noselnya di sisi kiri juga biar mudah.

 Review FreeGo

Sementara sisi kanan dilengkapi fitur yang milenial banget, electric power socket, untuk melakukan pengisian daya smartphone di kendaraan. Namun, USB charger kit dijual terpisah ya.

 Review FreeGo

Nah jika ingin pakai power outlet untuk mengecas agak bingung sih, karena tidak ada kompartemen buat menaruhnya. Solusinya pakai kabel panjang, lalu masukkan ke kantong jaket.

Buat membawa barang misal belanjaan, di tengah bawah setang ada gantungan. Jika butuh tempat lebih lega, ada bagasi luas di bawah jok, kapasitasnya 25 liter--sama dengan bagasi Nmax.

Bagasi itu dapat menampung satu helm full face, lengkap dengan perangkat berkendara lainnya, seperti jas hujan.

 Review FreeGo

Fitur unggulan lainnya pada tipe S ABS ini Smart Key atau keyless lengkap dengan answer back system. Misal lupa memutar kenop ke off dan anak kunci menjauh, maka ada bunyi peringatan bip-bip. Terdapat juga Smart Lock dan Stand Side Switch.

Ada pula ABS 1 channel. Jadi saat melakukan hard braking di jalan basah tak perlu khawatir slip. Kinerjanya cukup halus, tidak mengagetkan jari kanan.

2 dari 4 halaman

Riding Position dan Handling

FreeGo punya posisi duduk yang lumayan. Memang agak tinggi, tetapi posisi duduk yang diberikan cukup nyaman dengan busa yang tebal dan empuk. Sayang kulit joknya terasa licin dan kaku.

Nilai plusnya ukuran panjang jok 895 mm. Jadi buat berboncengan sangat lega! Deknya juga terbilang luas, untuk ukuran sepatu 42 masih leluasa berpindah posisi supaya tidak cepat pegal saat menempuh perjalanan jauh.

Desain stang yang digunakan juga tidak terlalu kaku. Berkesan lebar tetapi sebenarnya cukup kompak untuk diajak menekuk dan menyalip, tanpa khawatir menyenggol kendaraan lain. Efek baiknya handling jadi lebih ringan karena setang lebar ini.

 Review FreeGo

Soal bobot, FreeGo punya bobot 100 kg. Tidak terlalu ringan dan juga tidak terlalu berat. Jadi untuk menggeser sepeda motor ini pada posisi diam juga tidak terasa terlalu berat dan ribet.

Beralih ke sektor kaki-kakinya. Ban yang digunakan sudah tubeless. Ukuran depan menggunakan velg berukuran 12 inci dengan ukuran ban 100/90, sedangkan belakang memakai 110/90. Karakter handlingnya jadi mantap tapi masih lincah.

Diajak untuk merebah di tikungan juga cukup oke lah. Tidak perlu banyak tenaga buat mengendalikannya.

 Review FreeGo

Karakter kedua suspensinya turut menyumbang kenyamanan. Baik depan depan maupun belakang terbilang empuk. Tetap stabil saat dipakai melahap tikungan dengan cepat. Cuma kalau dipaksa menghajar polisi tidur, ternyata yang depan mudah mentok atau bottoming.

3 dari 4 halaman

Performa

Mesin yang dipakai FreeGo ini baru, 125cc Blue Core berpendingin udara. Diklaim tenaga maksimalnya 9,3 dk di 8.000 rpm dan torsi 9,5 Nm di 5.500 rpm.

FreeGo sudah pakai Smart Motor Generator (SMG) sebagai pengganti dinamo starter konvensional, sehingga lebih senyap.

 Review FreeGo

Saat dikendarii karakternya responsif, sesuai dengan bukaan gas. Tenaganya merata mulai dari bawah hingga atas, jadi gak perlu takut kehilangan moment tenaga ketika akan menyalip kendaraan.

Mesinnya minim getaran. FreeGo juga sudah dilengkap fitur SSS (Stop & Start System) di mana mesin dapat mati dalam 5 detik. Jika fitur SSS diaktifkan konsumsi BBM-nya lumayan irit. Bisa tembus rata rata menjadi 40,8 km/liter (rute kombinasi).

4 dari 4 halaman

Kesimpulan

Dari segi harga FreeGo S ABS--model termewah di kelas skutik entry level Yamaha saat ini--sebenarnya sudah bersinggungan dengan kelas Maxi Series, yang di dalamnya terdapat Lexi (tipe termurah) dengan banderol Rp20,170 juta.

 Review FreeGo

Tapi buat urusan fungsionalitas, fitur-fitur serta cocok dipakai harian, FreeGo jadi pilihan yang sulit untuk tak dilirik. Tapi balik lagi ke selera dan kebutuhan konsumen, mau pilih yang mana?

Beri Komentar
Intip Harga dan Spesifikasi Mobil Dinas Baru Jajaran Menteri Jokowi