Sebelum Terlambat, Kenali Gejala Kerusakan Knalpot Mobil

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 9 September 2019 11:46
Sebelum Terlambat, Kenali Gejala Kerusakan Knalpot Mobil
Jika knalpot bocor, risiko kematian mengintai.

Dream – Keberadaan knalpot acapkali dipandang sebelah mata. Hal ini disebabkan oleh letaknya yang berada di balik kap mesin, memanjang di kolong mobil, dan berakhir di bagian belakang.

Padahal, fungsinya sangat penting. Knalpot ini bertujuan untuk membuang gas sisa hasil pembakaran di ruang mesin.

Kalau rusak, bisa bahaya. Gas buangan dari knalpot mengandung banyak zat berbahaya seperti karbon monoksida, benzene, formaldehyde, ozone, dan terkadang juga timbal.

Kalau bocor, zat berbahaya itu bisa masuk ke dalam kabin. Kalau terhisap, pengemudi dan penumpang mobil bisa menderita sakit paru-paru. Bahkan, bisa meninggal dunia karena keracunan.

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan ini terjadi, kamu bisa mengenali gejala kerusakan knalpot mobil, dikutip dari Seva.id, Senin 9 September 2019.

1 dari 4 halaman

Suaranya Bising?

Suara

Suara knalpot standar mobil yang normal akan terdengar halus dan sedikit ngebas ketika gas diinjak.

Gejala kerusakan knalpot mobil yang bocor biasa terdengar dari suaranya. Suara knalpot bocor akan lebih berisik dari biasanya karena gas di dalam knalpot akan saling bertabrakan.

Kurang Tenaga

Karena tidak sempurnanya pembuangan gas sisa pembakaran akibat knalpot bocor, mobil akan kehilangan tenaga.

Selain itu, konsumsi bahan bakar akan menjadi lebih boros daripada biasanya karena kebocoran knalpot akan menyebabkan mesin tidak beranjak dari putaran rpm yang rendah.

2 dari 4 halaman

Perhatikan Bau Kabin dan Umur Knalpot

Bau di Kabin

Seperti sudah dijelaskan di atas, gas sisa pembakaran knalpot menyemburkan zat-zat berbahaya. Untungnya, zat berbahaya itu biasanya mengeluarkan bau yang menyengat dan tercium hingga kabin.

Jadi jika tercium bau-bau aneh di kabin, kamu bisa mengecek knalpot. Kemungkinan itu adalah gejala kerusakan knalpot.

Usia

Semua komponen dan suku cadang yang menempel pada mobil memiliki batas usia, termasuk knalpot. Knalpot berbahan besi biasanya lebih rentan atau usianya lebih pendek akibat korosi.

Apalagi, jika kamu jarang membersihkannya atau kendaraan berada dekat pantai.

3 dari 4 halaman

Warna Asap

Asap putih terlihat tebal dan pekat itu berarti terjadi masalah cukup besar pada mesin. Penyebabnya ada oli yang masuk ke ruang bakar dalam jumlah signifikan.

Ini terjadi karena kebocoran pada seal klep atau ring piston sudah parah. Jika yang keluar adalah asap warna kebiruan, tandanya ada sedikit oli yang terbakar di dalam mesin.

Penyebabnya kemungkinan ada masalah pada had gasket antara silinder head dengan blok mesin atau baisa disebut blown gasket. Penyebab lainnya adalah katup sil atau ring piston yang telah aus dan oli pun menjadi bocor.

Penyebab lainnya, jika mobil dilengkapi turbo, asap ini menandakan bahwa blower dari turbo mobil harus diganti.

Asap warna abu-abu menandakan katup Positive Crankcase Ventilation (PCV) macet. Penyebabnya mirip dengan asap warna biru, asap warna abu-abu juga disebabkan karena kinerja turbo yang buruk dan juga pembakaran oli yang bocor.

Sedangkan jika asap knalpot hitam hitam biasanya disebabkan oleh pembakaran bahan bakar tidak sempurna shingga ada sisa pembakaran keluar melalui knalpot.

Kondisi ini sangat berpengaruh terhadap konsumsi BBM yang bisa lebih boros bahkan hingga dua kali lipat dibandingkan kondisi normal dan dapat mengurangi performa mesin. 

4 dari 4 halaman

Harus Diperbaiki

Jika sudah mendeteksi gejala kerusakan knalpot, langsung saja bawa mobil ke bengkel. Kalau kerusakan belum parah, kamu bisa menambalnya dengan dilas.

Kalau sudah parah, kamu diminta untuk ganti pipa atau knalpot yang bocor.

Ingat, lebih baik mencegah daripada mengobati. Lebih baik kenali gejala kerusakan knalpot di awal dari pada terlambat dan berakibat fatal. (ism)

Beri Komentar
Suasana Cair Roger Danuarta dan Ayah Cut Meyriska di Meja Makan