Sepeda Listrik Anyar Jarvis Meluncur, Berapa Harganya?

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 29 Januari 2020 15:14
Sepeda Listrik Anyar Jarvis Meluncur, Berapa Harganya?
Sepeda listrik ini bisa menempuh jarak maksimal 40 km loh.

Dream - Mengawali 2020, PT Jarvis Lintas Mandiri merilis model anyar sepeda listrik Jarvis E-bike. Namanya, Jarvis Friday.

“ Kami meluncurkan tipe terbaru dari Jarvis yang bernama Jarvis Friday yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” kata Head of Sales Marketing Jarvis Lintas Mandiri, Martin Sentosa, dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Rabu 29 Januari 2020.

Sepeda listrik ini terkenal ramah lingkungan dan mudah dipakai. Martin menyebut, pengguna tak perlu mengisi BBM, ganti oli, atau servis seperti motor lainnya. Jarvis Friday mengusung baterai 48V12aH dengan klaim jarak tempuh mencapai 40 km. Kecepatan maksimalnya 40 km per jam. Kapasitas maksimal hingga 150 kg.

Menurut Martin, sepeda listrik ini dipasarkan dengan harga Rp8,95 juta. “ Sangat kompetitif dengan produk sekelasnya,” kata dia.

Selain kualitas, Jarvis Ebike juga melengkapi produknya dengan aplikasi mobile yang dapat diunduh melalui Apple AppStore dan Google PlayStore.

Aplikasi Jarvis memberikan layanan Before and After Sales Services. Before Sales service berupa opsi untuk mendapatkan pembiayaan dan pembelian secara kredit melalui Home Credit dan Vospay, dan After Sales Services untuk mendaftar dan klaim garansi melalui fitur scan QR code di dalam aplikasi.

1 dari 5 halaman

Ngabuburit Asyik dengan Motor Listrik, Bisa Sewa Mulai Rp2.500

Dream – Sepeda motor listrik kini sudah mulai dilirik. Walaupun masih kalah pamor dari motor bensin, beragam trik dilakukan untuk “ menjual” motor listrik.

Salah satu pemain motor listrik, Viar, punya cara unik.

Produsen otomotif ini tak hanya menjual STNK, tetapi juga bisnis sewa motor listrik Viar Q1 berbasis IoT (Internet of Things).

Berbeda dengan konsep rental yang telah ada, dalam menawarkan layanannya Vrent menggunakan motor listrik Viar yang telah dilengkapi dengan surat-surat laik jalan sehingga aman digunakan di jalan raya.

CTO Vrent, Joshua, mengatakan Vrent mendapat dukungan dari Viar Motor Indonesia sebagai penyedia armada motor listrik Viar Q1 dan juga aplikasi GOWES milik PT Surya Teknologi Perkasa (STP), sehingga nantinya untuk pengguna yang ingin menggunakan layanan rental Vrent dapat mengunduh Aplikasi GOWES melalui Google Play Store.

 

 © Dream

 

" Kami harapkan dengan hadirnya aplikasi ini dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin mencoba merasakan motor listrik sekaligus menjadi jawaban atas masalah kemacetan di Ibukota," kata Joshua di Jakarta, dikutip dari Otosia, Rabu 8 Mei 2019.

Sementara itu, Direktur Marketing PT Triangle Motorindo, Sutjipto Atmodjo, mengatakan Viar dan Vrent memiliki visi dan misi yang sama untuk mencari solusi bagaimana mengembalikan kondisi langit Jakarta kembali biru.

" Kami merasa hadirnya Vrent akan menjadi jawaban dari masalah transportasi yang ada dan sedikit banyak memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin mencoba mengendarai motor listrik," kata Sutjipto.

Iwan Suryaputra, Direktur STP mengatakan bahwa STP berterima kasih atas kepercayaan Vrent dalam menggunakan teknologi, platform dan aplikasi GOWES untuk menjalankan motor sharing Q1.

Melalui kolaborasi ini, ratusan ribu pengguna aplikasi GOWES dapat langsung menikmati kemudahan layanan Vrent.

" GOWES sendiri saat ini terus berinovasi dan melakukan pengembangan untuk lebih tinggi memberikan pelayanan yang lebih baik kepada Vrent agar di kemudian hari, fitur-fitur yang ada di dalam Aplikasi Vrent semakin lengkap dan dapat melayani kebutuhan pasar. Kami berharap kolaborasi ini dapat mendorong minat masyarakat untuk menggunakan motor listrik sebagai alternatif transportasi ramah lingkungan," kata Iwan.

2 dari 5 halaman

Berapa Sewanya?

Untuk ongkos sewa, Vrent memberlakukan tarif rental sebesar Rp2.500 per 15 menit dan Rp50 ribu untuk rental harian. Khusus untuk rental harian, nantinya unit yang disewa akan dibekali charger sehingga penyewa dapat melakukan pengecasan di rumah.

Bagi penyewa yang ingin melakukan penyewaan motor listrik ini, nantinya dapat mengunjungi Vrent Station yang terdekat dari lokasi penyewa (lokasi Station dapat diketahui dari peta aplikasi). Kemudian petugas Station akan membantu melakukan scan QRcode pada unit yang akan disewa.

Saat ini sudah tersedia sekitar 20 mitra station yang tersebar di beberapa titik di Jakarta dan akan diperluas sesuai dengan target sebanyak 180 mitra hingga akhir tahun 2019.

" Kami juga membuka peluang bagi masyarakat yang ingin bekerjasama menjadi mitra Station Vrent. Cukup mengunjungi website kami di Vrent.id dan ikuti panduan selanjutnya," kata Josh.

3 dari 5 halaman

Ridwan Kamil Beralih Naik Motor Listrik untuk Kendaraan Dinas

Dream – Kendaraan listrik makin gencar dipromosikan. Usai Gesits dan Lincah, ada lagi motor listrik produksi lokal yang diperkenalkan kepada masyarakat.

Motor listrik itu diproduksi oleh PT Arindo Pratama, perusahaan asal Bandung yang mengembangkan motor listrik.

Kuda besi berbahan bakar listrik ini sempat dipromosikan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

 

 © Dream

 

Dikutip dari akun Instagramnya, @ridwankamil, Kamis 4 Juli 2019, pria yang akrab dipanggil Kang Emil ini menyebut motor listrik itu akan digunakan untuk menunjang kegiatan sehari-harinya sebagai gubernur.

“ Resmi menggunakan motor listrik untuk kegiatan harian gubernur,” tulis Ridwan Kamil.

4 dari 5 halaman

Nggak Berisik

Saat menguji coba motor tersebut untuk berangkat kerja, Ridwan Kamil menjelaskan jika roda duanya itu tak meninggalkan suara berisik karena tidak memasang knalpot.

Untuk menempuh jarak 80 kilometer, Kang Emil mengisi ulang baterai motor itu selama satu jam. 

Diungkapkan Kang Emil, motor listrik itu sudah mulai diproduksi secara massal di pabrik lokal Arindo. Rencananya, sepeda motor ini akan dihibahkan oleh perusahaan ke sejumlah masjid.

Diharapkan motor listrik itu bisa menjadi alat usaha Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dengan sistem bagi hasil.

“#JabarJuara dengan inovasi. Geng OJOL pada mau nggak, pakai motor tanpa beli bensin lagi?” tulis dia.

Ridwan Kamil mengatakan tahun ini motor listrik masih difokuskan untuk masjid-masjid dan desa-desa. Tahun depan, ada kemungkinan roda dua itu sudah bisa dibeli untuk umum.

      View this post on Instagram

‪Resmi menggunakan motor listrik utk kegiatan harian gubernur. Karya inovasi dan produksi lokal warga jawa barat yang membanggakan. Gak ada bunyi sama sekali karena gak ada lagi knalpot. Charging 1 jam cukup utk 80 km. Sudah mulai diproduksi massal di pabrik lokal ARINDO. Bulan depan akan dihibahkan oleh perusahaan tersebut ke masjid2 sbg alat usaha DKM dgn sistem bagi hasil. #JabarJuara‬ dengan inovasi. Geng OJOL pada mau gak, pake motor tanpa beli bensin lagi? SELAMAT DATANG MASA DEPAN.

A post shared by Ridwan Kamil (@ridwankamil) on

5 dari 5 halaman

Warganet Penasaran

Unggahan ini membuat warganet bertanya-tanya tentang motor listrik itu. Ada yang bertanya tentang baterai listrik sampai tempat pengisian daya baterai motor.

“ Tempat charging di tempat umum sudah disediakan belum Pak Gubernur? Jangan lupa give away-nya Pak Gubernur,” tulis @rizalnurfazri_.

“ Servicenya kalau rusak ke mana, Pak,” tulis @luckydeka.

Ada juga yang was-was dengan suara motor yang lembut. Dikhawatirkan pengendara di depan tak tahu bahwa ada kendaraan lain di belakangnya.

“ Jika tak ada bunyi, kadang-kadang bisa membuat was-was, Pak. Pengendara yang di depan tidak tahu kalau ada kendaraan di belakangnya. Terkadang bunyi jadi indikator jika ada kendaraan di sekelilingnya,” tulis @agus_ramelan.

Beri Komentar
Video Kondisi Terkini WNI dari Wuhan di Natuna