Pandemi Bikin Sering Berkendara, Ini Tips Jaga Performa Mobil Tetap Optimal

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 29 Maret 2021 06:45
Pandemi Bikin Sering Berkendara, Ini Tips Jaga Performa Mobil Tetap Optimal
Pemilik kendaraan tentu menginginkan kendaraannya tetap ciamik.

Dream – Dalam beraktivitas sehari-hari di tengah kondisi pandemi COVID-19, mobil pribadi masih tetap menjadi pilihan utama. Meski pengelola trasportasi umum memastikan menjalankan protokol kesehatan dengan ketat, para pemilik mobil umumnya merasa lebih aman mengendarai kendaraan sendiri saat harus bepergiaan. 

Dengan intensitas penggunaan yang semakin meningkat, tentu pemilik kendaraan ingin agar mobil mereka senantiasa dalam kondisi optimal. 

Lantas, bagaimana caranya agar performa mobil, termasuk Daihatsu, tetap oke?

Dikutip dari keterangan tertulis Daihatsu, langkah pertama untuk menjaga kinerja mobil tetap optimal adalah menggunakan bahan bakar berkualitas, yaitu bahan bakar tanpa timbal.

Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Bambang Supriyadi, memstikan kendaraan Daihatsu telah memenuhi standar emisi EURO-4 bisa memberikan performa yang terbaik.

“ Menggunakan bahan bakar dengan RON yang tepat dapat menjaga kebersihan ruang bakar mesin dan dan turut menjaga kebersihan lingkungan dari polusi,” kata Bambang di Jakarta.

1 dari 2 halaman

Terapkan Eco Driving

Yang kedua, menerapkan teknik mengemudi eco-driving. Sebelum berkendara, kamu tak memerlukan pemanasan mesin yang lama. Cukup menunggu beberapa saat hingga semua lampu indikator di meter kombinasi padam.

Setelah RPM stabil, baru hidupkan AC. Jangan lupa mengatur suhu AC ideal di ruang kabin. Matikan mesin dan buka jendela secukupnya untuk sirkulasi udara saat menunggu jangka panjang di mobil.

Hindari akselerasi dan pengereman mendadak. Berkendaralah sehalus mungkin dan jaga perpindahan gigi sesuai dengan torsi yang diinginkan dengan range RPM di putaran 2 ribu-3 ribu.

Jangan lupa untuk menjaga jarak dengan kendaraan lain dan menggunakan engine brake untuk deselerasi di jalan turunan dan sebelum tikungan. Manfaatkan momentum akselerasi saat menanjak.

2 dari 2 halaman

Hindari Zat Aditif

Selanjutnya, hindari penggunaan zat aditif pada bahan bakar yang dijual di pasar. Pada umumnya, zat aditif ini ditawarkan dengan meningkatkan nilai oktan untuk menggenjot performa mesin dan mengurangi knocking.

Tapi, perlu diingat, zat aditif ini mengandung zat kimia yang tak sesuai dengan kondisi mobil. Dalam jangka panjang, ini bisa merusak tangki bensin, fuel pump, dan mesin.

Tak hanya itu, zat tersebut bisa mengacaukan sistem kontrol emisi. Akibatnya, gas buang yang dihasilkan tidak sesuai dengan standar.

Beri Komentar