STNK `Mati` 2 Tahun, Siap-siap Kendaraan Dicap Bodong

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 5 September 2018 11:01
STNK `Mati` 2 Tahun, Siap-siap Kendaraan Dicap Bodong
Jangan malas memperpanjang jika tak ingin kendaraan bermotormu tak beridentitas.

Dream – Buat pemilik kendaraan, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) merupakan dokumen wajib yang harus dimiliki selain Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB). Dengan dokumen ini, kendaraan yang dimiliki jadi memiliki identitas.

Nah, STNK ini wajib hukumnya diperpanjang.

Jangan sampai “ mati” alias lewat masa berlakunya sampai dua tahun. Kalau mati lewat dua tahun, kendaraanmu akan bodong alias tak punya identitas.

Dikutip dari Liputan6.com, Selasa 4 September 2018, jika masa berlaku STNK tidak diperpanjang selama dua tahun setelah masa berlakunya habis, nomor kendaraan kamu bisa dicoret dari daftar Registrasi dan Identitas (Regident) Kendaraan Bermotor (ranmor).

Ketentuan ini berlaku sesuai dengan Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Kasi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Bayu Pratama Gubunagi mengtkn ketentuan tersebut sudah ada di Undang-Undang Lalu Lintas dan Peraturan Kapolri (Perkap).

" Untuk pelaksanaannya, harus ada koordinasi dengan pembinaan Samsat," ujarnya.

1 dari 2 halaman

Tunggu Samsat?

Bayu mengatakan pelaksanaan peraturan ini terkait banyak hal. Contohnya, pajak progresif dan pendataan kendaraan bermotor. Masa sosialisasinya saat ini sedang berlangsung.

 Biaya Pembuatan SIM dan STNK Naik, Ini Penjelasan Kapolri

“ Pelaksaan nanti menunggu hasil lebih lanjut dari pembina Samsat lainnya karena seperti yang saya bilang jumlahnya tidak sedikit kendaraan yang belum daftar ulang,” kata dia. 

 

(Sumber: Liputan6.com/Arief Aszhari)

2 dari 2 halaman

STNK Hilang? Begini Cara Mengurusnya

Dream – Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) merupakan salah satu dokumen yang penting untuk kendaraan bermotor. Surat ini menunjukkan bukti kepemilikan sah atas kendaraan bermotor.

STNK juga menjadi bukti pendaftaran dan pengesahan kendaraan berdasarkan identitas kepemilikannya.

Ada kalanya kita ditimpa kemalangan karena STNK hilang. Penyebabnya bisa bermacam-macam. Kalau sudah begini, bagaimana cara penggantiannya?

Dilansir dari akun Instagram @divisihumaspolri, Selasa 5 Juni 2018, jika kamu kehilangan STNK dengan status BPKB leasing, kamu harus mempersiapkan enam dokumen. Keenam dokumen itu adalah formulir permohonan, laporan polisi tentang kehilangan STNK, cek fisik kendaraan yang telah dilegalisasi, foto kopi BPKB dan legalisasi dari perusahaan leasing, surat keterangan leasing, serta identitas pemilik.

Pengurusan kehilangan STNK dilakukan di Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) masing-masing wilayah.

Kamu akan dikenakan tarif untuk pembuatan STNK yang hilang. Untuk kendaraan roda dua, roda tiga, dan angkutan umum, biaya yang dikenakan sebesar Rp50 ribu. Untuk kendaraan roda empat atau lebih, biayanya Rp75 ribu. Perlu diingat, tak ada biaya pengesahan STNK alias gratis.

Ayo cepat ururs STNK hilang kamu.

Beri Komentar
Suasana Cair Roger Danuarta dan Ayah Cut Meyriska di Meja Makan