Daihatsu Tanam Teknologi ASA ke Mobil, untuk Apa?

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 25 Februari 2021 19:14
Daihatsu Tanam Teknologi ASA ke Mobil, untuk Apa?
Teknologi ASA? Apa itu?

Dream – Keselamatan dalam berkendara merupakan unsur penting yang menjadi perhatian utama produsen kendaraan bermotor. Agar kualitas keselamatan produknya meningkat, Daihatsu membenamkan teknologi Advanced Safety Assist (ASA).

“ Dengan adanya teknologi A.S.A. pada mobil Daihatsu, dapat memberikan perasaan yang lebih aman dan nyaman, sehingga pelanggan merasa tenang saat berkendara,” kata Marketing Product Planning Division Head Astra Daihatsu Motor, Anjar Rosadi, dikutip dari keterangan tertulis Daihatsu, Kamis 25 Februari 2021.

Anjar mengatakan, teknologi ini bekerja dengan menggunakan sensor dari stereo camera yang mendeteksi objek di sekitar mobil. Lalu, teknologi itu memberikan perintah dan mengontrol mobil jika mobil dalam keadaan berpotensi bahaya.

Daihatsu Jepang sudah memproduksi kendaraan dengan teknologi ASA sejak tahun 2012. Dengan memegang prinsip bahwa kendaraan kecilpun harus secara optimal dilengkapi perangkat keselamatan yang advance, Daihatsu ingin pelanggan selalu memiliki peace of mind ketika berkendara dengan Daihatsu.

“ Beberapa kendaraan Daihatsu yang sudah menggunakan teknologi keselamatan ini adalah Move, Tanto, Thor, Cast, Taft, dan yang paling baru Rocky,” kata dia.

1 dari 4 halaman

Kurangi Potensi Bahaya

Teknologi ASA dapat membantu mengurangi potensi bahaya ataupun dampak dari kecelakaan pada kendaraan. Hal ini dimungkinkan karena kendaraan Daihatsu yang memiliki teknologi itu diperlengkapi dengan berbagai fitur keselamatan, beberapa di antaranya adalah fitur precollision brake dan lane departure warning.

Pre collision brake merupakan fitur yang mampu mencegah benturan dengan mengaktifkan pengereman darurat ketika mendeteksi kendaraan lain pada jarak dan kecepatan tertentu. Dengan demikian, dapat membantu pengendara menghindari atau meminimalkan efek benturan.

Lane Departure Warning adalah sistem yang membuat pengemudi dapat lebih terjaga dan terbantu dengan memberi peringatan ketika kendaraan berpindah jalur secara tidak disengaja.

Teknologi A.S.A. ini hanya memberikan bantuan dalam berkendara dan bukan merupakan teknologi kemudi otomatis. Dengan begitu, pengemudi tetap memegang penuh kendali terhadap kendaraan dan harus senantiasa berkendara dengan aman, walaupun kendaraan sudah dilengkapi fitur keselamatan yang mumpuni.

“ Bagi Daihatsu, keamanan dan kenyamanan berkendara adalah prioritas utama,” kata Anjar.

2 dari 4 halaman

Teknologi Turbocharger Mulai Dipakai di Mobil Daihatsu, Apa Fungsinya?

Dream – Seiring perkembangan teknologi otomotif terkini, banyak pabrikan otomotif yang mulai membenamkan teknologi trubocharger pada kendaraannya. Biasanya komponen ini dipasang pada mobil dengan kapasitas mesin kecil. 

Head of MPPD (Marketing Product Planning Division) PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Anjar Rosjadi, di Jakarta, Rabu 24 Februari 2021, mengatakan teknologi dan inovasi terbaru juga senantiasa diaplikasikan pada beberapa kendaraan mereka. 

“ Daihatsu selalu berusaha memenuhi permintaan pelanggan yang menginginkan sebuah kendaraan dengan performa tinggi, dan lebih ramah lingkungan,” kata Anjar.

 

© Dream

 

Beberapa model mobil Daihatsu di Jepang dengan kapasitas cc mesin lebih kecil, diketahui sudah menggunakan teknologi turbocharger pada kendaraannya. Komponenini membuat performa rata-rata hingga 30 persen dari kemampuan kapasitas mesin aslinya.

Sebagai contoh mobil Daihatsu Tanto berkapasitas mesin 660 cc bisa memiliki performa setara dengan mobil berkapasitas 1.000 cc.

Secara fungsi dan mekanis, komponen turbocharger pada mobil Daihatsu mengadaptasi sistem dengan cara mendorong induksi di dalam mesin mobil dengan memanfaatkan gas buang dari mesin untuk menghasilkan udara dalam jumlah besar menuju silinder untuk pembakaran.

Turbocharger memanfaatkan aliran udara hasil pembakaran di saluran buang sebagai sumber energi, maka dipastikan kendaraan Daihatsu juga lebih ramah lingkungan.

Sebagaimana diketahui, Daihatsu di Jepang telah meluncurkan tiga produk baru dalam 2 tahun terakhir yang mengaplikasikan teknologi turbocharger pada mobilnya, seperti Daihatsu New Tanto, dan Daihatasu Rocky pada 2019, dan Daihatsu New Taft pada 2020.

3 dari 4 halaman

Daihatsu Rocky Sudah Bisa Dipesan, Ini Harganya

Dream - Peroda, merek mobil nasional Malaysia yang dimiliki Daihatsu, telah menerima pemesanan kembaran Daihatsu Rocky.

Di negara jiran itu, Daihatsu Rocky mendapat kode nama D55L. Nama asli SUV kembaran Daihatsu Rocky itu masih dirahasiakan. Kabarnya, mobil itu akan diberi nama Perodua Ativa.

Pada laman resmi Perodua, SUV entry level itu ditawarkan dengan harga mulai RM 62.500-73.400 atau sekitar Rp217,5-255,5 juta.

 

© Dream

 

Ativa D55L dibekali mesin 1.0L turbo tiga silinder DOHC dengan yang menghasilkan daya 97 hp dan torsi 140 Nm berpenggerak roda depan.

Konsumsi bahan bakarnya diklaim mencapai 18,9 kilometer per liter. Mobil ini memiliki lima kursi dengan dimensi body panjang 3.995 mm, lebar 1.695 mm, tinggi 1.620 mm, dan jarak sumbu roda 2.525 mm.

Perodua Ativa dilengkap sejumlah fitur canggih seperti stability control, autonomous emergency braking, lane departure and lane keep assist, auto high beam control, serta 6 airbag. Khusus varian tertinggi sudah dibekali dengan adaptive cruise control dan blind spot assist.

4 dari 4 halaman

Kapan di Indonesia?

Hingga saat belum ada pernyataan resmi dari PT Astra Daihatsu Motor maupun PT Toyota Astra Motor terkait Raize dan Rocky.

Namun keduanya diduga sudah terdaftar dalam Nilai Jual Kendaraan Bermotor berdasarkan Permendagri No 1 Tahun 2021.

Rocky diduga menggunakan kode A250RS untuk mesin 1.0L dan A251RS untuk mesin 1.2L. Sedangkan Raize menggunakan kode A250RA (mesin 1.0L turbo) dan A251RA (1.2L).

Dalam Permendagri itu tertulis harga sebelum pajak untuk Rocky dimulai dengan Rp130 juta dan tertinggi Rp168 juta. Sedangkan Toyota Raize mulai dari Rp146-198 juta.

(Sumber: Paultan.org)

Beri Komentar