Begini Sejarah Awal Terciptanya Ban Motor

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 26 Juni 2019 10:36
Begini Sejarah Awal Terciptanya Ban Motor
Ban menjadi komponen penting untuk kendaraan, termasuk sepeda motor.

Dream – Ban menjadi komponen yang sangat penting bagi semua kendaraan. Benda ini memudahkan kendaraan bergerak di jalan.

Setiap ban dibuat dengan bentuk berongga untuk menyimpan udara. Jika kempes, kendaraan akan susah digerakkan maupun dikendalikan.

Namun pernahkan kamu berpikir bagaimana sejarah sebuah ban tercipta?

Dikutip dari federaloil, Rabu 26 Juni 2019, bentuk ban yang ada hingga saat ini telah melewati banyak sekali perubahan. Cikal bakal ban, terutama ban motor, berawal dari ban sepeda.

Awalnya, bentuknya seperti ban dalam (tube) yang dipasang di pelek dengan pernis. Untuk sepeda yang lebih mewah digunakan ban dalam ganda, seperti ban tubetype yang ada saat ini.

Pengaturan seperti inilah yang kemudian diadaptasi ke ban motor. 

Charles Goodyear adalah orang pertama yang mengembangkan proses vulkanisir. Lewat proses ini, karet diolah jadi lebih keras dan kuat. Awalnya, carcas ban terbuat dari serat kapas yang dilapisi oleh karet lalu divulkanisir.

Tahun 1846, ban yang diisi udara pertama kali dipatenkan. Lalu pada 1888, ban tersebut mulai dikomersilkan.

Harganya jauh berbeda dengan sekarang. Bukan lebih murah namun dijual sangat mahal.

1 dari 5 halaman

Ban Motor Sebagai Barang Mahal

Dulunya, ban motor termasuk barang mahal. Pada 1920, harga satu buah ban motor sebesar US$28-US$30, setara Rp395.393-Rp423.636. 

Akhir abad ke-19, sebagian besar permukaan jalan masih kasar. Ban motor pun sering bocor. Lalu, muncul ide ban solid yang tidak berisi udara untuk mengatasi masalah ini.

Saat itu, motor tidak memiliki suspensi. Perjalanan dengan motor jadi tidak nyaman. Alhasil, ide itu disingkirkan.

Ban motor pertama juga belum ada kembangan atau pattern. Akibatnya, pengendara motor harus memasang baut besi di permukaan tapak ban saat musim dingin agar tidak tergelincir.

Baru pada masa Perang Dunia I, pabrikan ban bereksperimen dengan kembangan ban. Dari situlah diketahui perbedaan pola kembangan bisa mempengaruhi handling.

Sejumlah pabrikan ban pun bersaing meningkatkan kualitas produk mereka.

2 dari 5 halaman

Bingung Pilih Ban Motor yang Cocok untuk Mudik?

Dream – Meskipun mudik dengan sepeda motor lebih berisiko terjadi kecelakaan daripada angkutan darat lain, sepeda motor menjadi kendaraan favorit untuk pulang kampung.

Nilai praktis dan ekonomis serta mudah digunakan untuk mengunjungi sanak famili menjadi alasan sebagian keluarga untuk menggunakan motor ketika mudik.

Sah-sah saja mudik pakai motor walaupun risikonya besar. Yang pasti pemudik tetap harus memahami konsep dasar safety dari ban karena merupakan salah satu komponen utama dalam keselamatan berkendara.

Ketika hendak pulang kampung tidak sedikit pemotor yang mengganti ban motor. Namun disarankan tidak melakukan modifikasi berlebihan. Misalnya dalam memilih ukuran ban.

Yang wajib lainnya, pemudik motor harus mengetahui kondisi medan jalan yang dilalui bukan hanya aspal, tetapi mungkin juga berbatu, atau bahkan bertanah.

Pertimbangkan pula kondisi cuaca. Apakah kondisi di kampung halaman kering atau sering hujan yang artinya cenderung basah atau berair. Jadi memilih ban juga disesuaikan dengan kondisi jalan dan cuaca.

3 dari 5 halaman

Bagaimana Caranya?

Technical Development Department Head PT Suryaraya Rubberindo Industries (SRI), produsen ban FDR, Jimmy Handoyo, menyarankan kamu untuk memilih ban sesuai dengan ukuran standar motor. Ban boleh dimodifikasi, asalkan tak menyalahi aturan.

“ Boleh dimodifikasi, tapi sebaiknya tidak lebih dari satu tingkat,” kata Jimmy di Jakarta, dikutip dari Otosia.com, Senin 13 Mei 2019.

Dia menyarankan, penggunaan ban tube type atau tubeless disesuaikan dengan daerah mudiknya. Jika sudah banyak tambal ban untuk tubeless disarankan pakai jenis ini saja.

Ia juga mengingatkan agar memilih ban dengan tipe pattern (kembangan) yang multi-purpose (tipe-tipe pattern reguler) dan dapat cukup sempurna membelah air.

Hindari pemakaian ban dengan pattern minimal (ban balap), karena hujan sulit diprediksi.

" Pilih ban dengan pattern yang aman untuk dipakai di jalan basah dan kering. Jangan pakai ban dengan pattern minimal seperti ban racing untuk kering. Atau pilih ban yang cocok untuk segala medan, nyaman di aspal dan jalan rusak,” kata dia.

Selain itu, Jimmy juga meminta pengendara mengecek tekanan angin ketika sedang ingin istirahat. Apalagi, kalau motor digunakan untuk berboncengan.

“ Ada baiknya cek tekanan angin secara berkala. Apabila memungkinkan cek sesering mungkin supaya faktor safety ban lebih terjaga,” kata dia. (ism)

4 dari 5 halaman

Waspadai Ban Motor Depan yang Sudah Tipis

Dream – Buat Sahabat Dream pemilik motor, lebih baik sering memperhatikan kondisi ban motor, terutama ban depan motor. Ban depan sepeda motor sangat vital.

Kalau sudah menipis, ketika motor melaju dalam kecepatan tinggi, kemungkinan ban pecah akan sangat tinggi.

Dikutip dari Corsa TireKamis 28 Februari 2019, bahaya pecah ban di bagian depan berbeda dengan yang belakang. Kalau ban belakang yang pecah, dampaknya motor akan terasa berat dan ada efek sliding. Namun, kondisi ini dikendalikan.

Lalu, bagaimana jika ban depan yang pecah?

Ban depan, baik mobil atau motor, berperan sebagai kontrol kemudi. Komponen ini mendapatkan dorongan tenaga dari roda belakang. Semakin baik posisi roda depan pada permukaan jalan, kondisi kendaraan akan jauh lebih mudah untuk dikendalikan.

Tapi, kalau ban depan motor pecah saat kecepatan rendah, pengemudi akan kesulitan mengendalikan arah. Kendaraan bermotor akan melaju dengan tidak terarah. Kalau melaju dalam keadaan tinggi, kamu bisa memperkirakan apa yang akan terjadi.

5 dari 5 halaman

Jangan Hiraukan Ban Depan yang Menipis

Untuk itu, kamu harus selalu mengecek kondisi ban motor, terutama yang di bagian depan. Khususnya, ban motor yang sudah memiliki masa pakai 60-80 persen.

Karet ban yang menipis bisa pecah bukan karena tertusuk benda. Karet ini bisa meletus kalau tekanan udara yang tinggi tidak bisa diterima oleh karet ban.

Beri Komentar
Yenny Wahid Rilis Produk Kecantikan Halal