5 Tips Agar Harga Jual Mobil Bekas Tetap Tinggi

Reporter : Sandy Mahaputra
Sabtu, 9 November 2019 07:01
5 Tips Agar Harga Jual Mobil Bekas Tetap Tinggi
Tentu kamu tak mau rugi bandar, kan?

Dream – Bosan dengan model lama tapi tak punya uang untuk membeli yang baru? Tak ada cara lain selain menjual tunggangan besi kamu itu. Tentu saja sang pemilik menginginkan nilai jual yang tinggi.

Ada beberapa hal yang perlu Sahabat Dream perhatikan agar harga jual mobil bekas kamu tidak turun.

Faktor pertama yaitu jarak tempuh (mileage). Banyak pembeli lebih memilih kendaraan bekas yang berkilometer rendah karena lebih mudah dalam perawatannya.

 Tips Agar Harga Jual MobTips Agar Harga Jual Mobil Bekas Tetap Tinggiil Bekas Tetap Tinggi

Selanjutnya kondisi fisik seperti body mobil, modifikasi dan aksesoris merupakan hal yang penting. Kondisi body yang masih mulus tentu akan dihargai lebih mahal dibanding yang sudah banyak baret atau bahkan penyok.

“ Saat cek kondisi, semuanya akan ketahuan. Mobil yang pernah mengalami tabrakan ataupun terkena banjir, harganya akan jatuh,” kata Regional Manager 3 Mobil88, KM Noerarafiantoni, di Daihatsu Urban Fest 2019, Surabaya, Jumat 8 November 2019.

Perhatikan juga sejarah perawatan mobilmu. Apakah mobil sudah melakukan perawatan secara berkala dan diperika di bengkel resmi. Selain itu dokumen legal, transmisi manual atau automatic, brand merk mobil dan asal pabrikan juga menjadi faktor yang mempengaruhi harga jual kembali.

1 dari 7 halaman

5 Poin Ini Jangan Disepelekan!

Selain itu, ada juga lima tips untuk mempertahankan harga jual kembali sebuah kendaraan agar tetap tinggi yaitu sebagai berikut:

 Tips Agar Harga Jual Mobil Bekas Tetap Tinggi

1. History perawatan berkala di bengkel resmi yang dibuktikan dengan buku servis.

2. Kondisi fisik mobil mulus, seperti bebas baret, bebas bekas tabrak dan dalam kondisi standar.

3. Usia kendaraan tidak lebih dari 5 tahun, sehingga mileage masih rendah.

4. Kelengkapan dokumen seperti BPKB, STNK dan surat pendukung lainnya harus lengkap dan sah.

5. Jenis transmisi kendaraan.

(Laporan: Alfi Salima Puteri)

2 dari 7 halaman

5 Trik Bikin Harga Jual Mobil Bekas Naik

Dream – Menjual mobil bekas memang gampang-gampang susah. Jika mau rugi sedikit, kita akan menjualnya ke penjual yang banyak berburu mobil bekas. Tapi jika mau lebih sabar, kamu bsia menunggu pembeli perorangan datang.

Dimanapun pilihan tempat menjual mobil, usahakan agar mendapat harga tawar tertinggi. Tak mau dong kamu tekor banyak gara-gara kebelet ingin segera menjual mobil. 

Mengutip laman Seva, Senin, 7 Oktober 2019, ada beberapa hal yang harus kamu persiapkan agar nilai jual mobil bisa meningkat. Tentu saja ada biaya yang harus dikeluarkan. Tapi jika kamu pintar menjualnya, tentu uang yang dikeluarkan itu akan terbayar dengan nilai jual tinggi.

Nah, apa saja trik membuat nilai jual mobil menjadi lebih tinggi:

3 dari 7 halaman

Perhatikan Bagian Mesin

Mesin menjadi salah satu faktor penting penentu harga mobil. Mesin yang bermasalah bisa dipastikan membuat harga jual mobil turun. Biasanya jika diketahui mesin bermasalah, peminat juga akan berkurang.

Untuk itu pastikan kamu selalu merawat mobil secara berkala di bengkel resmi.

Kamu bisa memulainya dengan melakukan perawatan kecil di rumah seperti rutin mengganti oli mesin, menguras air radiator, mengecek tegangan aki, dan lain sebagainya.

Namun, jika ingin melakukan pengecekan menyeluruh, misalnya pada bagian injeksi, gearbox, ruang bakar, dan lain-lain, kamu membutuhkan tenaga profesional untuk mengerjakannya.

 

4 dari 7 halaman

Pastikan Surat-surat Mobil Lengkap

 STNK `Mati` 2 Tahun, Siap-siap Kendaraanmu Bodong

Selain mesin, faktor penting lainnya adalah surat-surat mobil. STNK, BPKB, dan faktur pembelian menjadi hal wajib jika menginginkan mobil ditawar dengan harga tinggi oleh pembeli. Semua spesifikasi mobil tertera di dalam surat-surat tersebut.

Mulai dari nomor rangka, nomor mesin, sampai dengan catatan pajak ada di dalamnya. Oleh karena itu, surat-surat sekaligus menjadi legalitas dan bukti bahwa mobil yang ingin dijual bukan hasil pencurian atau barang gelap.

5 dari 7 halaman

Buat Mobil Terlihat Seperti Baru

 12 Tips dan Cara Mencuci Mobil Sendiri di Rumah, Dijamin Bersih!

Kemudian, bersihkan seluruh interior dan eksterior, usahakan mobil kamu terlihat layaknya mobil baru. Jangan sampai terlihat ada goresan atau noda yang berpotensi menurunkan nilai estetika dan harga jual kendaraan.

Apabila goresan atau noda susah untuk dihilangkan, lebih baik bawa mobil ke bengkel perawatan body dan interior mobil untuk mempercantik tampilannya.

 

6 dari 7 halaman

Warna Mobil Kadang Jadi Penentu Harga

 Mau Jual Mobil? Lakukan Hal Ini Biar Cepat Laku

Selain, merek, tipe, dan performa mesin, warna masuk ke dalam daftar pertimbangan pembeli. Pemilihan warna tersebut bukan hanya soal selera, tetapi juga harga jual kembali. Pasalnya, warna menjadi salah satu penentu harga mobil jika bicara soal resale value, khususnya pada segmen medium-low.

Warna mobil yang paling diminati adalah hitam dan putih. Namun, biasanya warna ini paling sering dicari untuk jenis mobil sedan, Sport Utility Vehicle (SUV), dan Multi Purpose Vehicle (MPV). Sedangkan pada tipe lainnya, ada warna lain yang sering diburu oleh peminat mobil bekas.

 

7 dari 7 halaman

Pahami Aturan Jual Beli

Terakhir, pahami aturan jual-beli mobil. Ini mungkin hal penting yang sering dilupakan oleh sebagian orang. Ada beberapa peraturan yang harus dijalankan sebelum menjual ataupun membeli mobil.

Aturan pertama adalah perjanjian antara kedua belah pihak, yaitu antara pembeli dan penjual, entah perorangan atau pelaku usaha (showroom/dealer). Surat tersebut berguna untuk menjelaskan identitas sang penjual maupun pembeli.

Surat perjanjian jual beli mobil tersebut juga harus berisi tentang keterangan mobil, seperti merek, tahun, nomor mesin, dan lain-lain. Kamu juga dapat menambahkan spesifikasi tertentu agar surat tersebut lebih terperinci.

Setelah itu, ada baiknya aktifitas jual beli tersebut mengacu kepada Undang-Undang (UU) yang berlaku agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Hal tersebut diatur dalam UU No.8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen.

UU Perlindungan Konsumen Pasal 1 angka 2 menyebutkan bahwa konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan/atau jasa yang tersedia dalam masyarakat baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, mupun makhluk hidup lain dan tidak diperdagangkan.

(Sah, Sumber: www.seva.id)

Beri Komentar
Canggih, Restu Anggraini Desain Mantel dengan Penghangat Elektrik