Trik Unik Hindari Banjir, Mobil Dibuat `Melayang` di Atas Air

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 22 Oktober 2019 08:24
Trik Unik Hindari Banjir, Mobil Dibuat `Melayang` di Atas Air
Banjir bisa membuat pemilik mobil `rugi Bandar`.

Dream Banjir menjadi salah satu momok bagi pemilik mobil di daerah langganan bencana tahunan di sejumlah kota besar. Genangan air di beberapa loasi bisa sampai merendam mobil yang pastinya merusak bagian mesin.

Pemilik mobil yang kendaraannya terendam air harus merogoh kocek untuk memperbaikinya.

Berbagai cara dilakukan pemilik mobil untuk menghindari kendaraannya tergenang banjir. Ada yang memindahkan ke daerah yang lebih tinggi atau menitipkannya di rumah tetangga atau saudara yang aman dari banjir.

Namun seorang warga Vietnam punya trik unik menghindari genangan banjir. 

Dikutip dari Zing, Selasa 22 Oktober 2019, seorang pemilik mobil mobil KIA Cerato merah memarkir mobilnya di atas bangku kayu dan tumpukan batu bata.

Tumpukan ini membantu mobil lebih tinggi 1 meter dari lantai. Diduga foto ini diambil di daerah Nghe An, Vietnam. Sebab, pada 14—16 Oktober, lokasi ini memang diguyur hujan terus-menerus dan membuat curah hujan meningkat.

Semula, warganet menyangka foto itu adalah editan. Tapi belakangan foto itu diketahui nyata adanya.

1 dari 7 halaman

Diapresiasi Warganet

Cara pemilik ini diapresiasi oleh warganet.

 

 Keren, ya, idenya.

 

Sejarah banjir menjadikan pemilik mobil sangat berpengalaman: ban mobil dan bagian bawah mobil terendam air,” tulis warganet.

“ Punya banyak uang untuk membeli mobil dan cukup pintar untuk menghadapi banjir,” tulis yang satunya lagi.

2 dari 7 halaman

Komponen Wajib Dicek Jika Knalpot Mobil Terendam Banjir

Dream – Banjir menjadi masalah yang kerap terjadi di sejumlah kota besar di Indonesia, termasuk Jakarta. Saat genangan air semakin meninggi, salah satu bagian yang kerap menghadapi masalah adalah knalpot.

Kondisi ini biasanya terjadi jika sopir nekat menerobos jalan yang tergenang air. Jika terlalu banyak air yang masuk, mobil bisa mendadak mogok di tengah jalan.

Saat tak bisa lagi menyala, tak ada cara lain selain meninggalkan mobil di genangan tersebut. Ada pula yang berusaha mendorongnya ke area yang kering.

 

 

Ketika knalpot mobil kemasukan air ketika banjir, panik bukanlah takkan menyelesaikan masalah. Kalau kamu panik, yang ada masalah jadi runyam.

Dikutip dari Nissan Motor Indonesia, Jumat 15 Maret 2019, knalpot kemasukan air bukanlah masalah yang besar. Air tidak bisa masuk ke dalam mesin, tetapi mengganggu kinerja mesin.

3 dari 7 halaman

Mengapa Mesin Bisa Mogok

Air banjir akan tertampung di bagian yang disebut catalytic converter. Fungsi komponen ini untuk menyaring gas buang. Air yang menumpuk di catalytic converter akan menyulitkanmu untuk menyalakan mesin.

Seiring dengan pemakaian, genangan air di bagian itu akan berubah jadi uap.

Sistem kelistrikan mobil, biasa disebut dengan nama electronic control unit (ECU) biasanya berada di dua lokasi, yakni kabin atau ruang mesin. Ketika memutuskan untuk menerjang banjir, pastikan terlebih dahulu posisi Engine Control Unit (ECU) lebih tinggi daripada permukaan air. Dengan begitu, risiko terjadinya korsleting akibat komponen listrik yang terkena air, bisa ditekan.

Ketika kamu memutuskan untuk menerjang banjir, pastikan terlebih dulu bahwa posisi ECU lebih tinggi dibandingkan dengan permukaan air. Dengan begitu, risiko terjadinya korsleting akibat komponen listrik yang terkena air bisa ditekan.

4 dari 7 halaman

Perhatikan Komponen Listrik Ini

Tak hanya itu, kamu juga harus memperhatikan komponen listrik lainnya, seperti alternator, soket, sekring, injektor, kabel, dan relay. Biasanya komponen-komponen tersebut memang telah dilengkapi dengan perlindungan agar terhindari dari air. Kamu juga harus memastikan secara langsung bahwa kondisi komponen listrik tersebut baik-baik saja setelah banjir.

Di bagian mesin, kamu juga perlu memeriksa beberapa komponen. Pada radiator, pastikan tak ada kotoran yang menempel.

Kompresor AC juga harus diperiksa, apalagi biasanya penempatannya berada di area yang cukup rendah. Sebagai langkah antisipasi, hindari menyalakan AC mobil ketika sebelumnya punya masalah knalpot mobil kemasukan air.

Ketika mobil terendam banjir, sebaiknya kamu perlu mengganti saringan udara. Kalau bagian ini tak berjalan dengan baik, bisa berdampak secara langsung pada mesin.

Kopling juga jadi bagian yang tak boleh terlewatkan. Kondisi banjir kerap membuat kompling terasa berat saat digerakkan karena ada tumpukan karat yang menghambat pergerakannya.

5 dari 7 halaman

Trik Mengemudikan Mobil Melewati Jalan Banjir

Dream – Intensitas hujan yang tinggi belakangan ini berpotensi menimbulkan genangan air. Bahkan, curah hujan tersebut bisa menimbulkan banjir di beberapa wilayah.

Pengemudi, termasuk mobil, tak punya pilihan untuk menerjangnya jika memang sangat terpaksa.

Namun jika kamu berada dalam situasi ini dan masih ada alternatif jalur lain, ada baiknya kamu berbalik arah.

 

 

Melewati banjir memiliki banyak risiko. Mulai dari komponen kendaraan rusak atau terperosok akibat tak mengetahui ada lubang.

Berikut ini adalah lima tips menerobos banjir ketika mengemudi mobil dari Mitsubishi, dikutip dari OTO.com, Sabtu 29 Desember 2018.

6 dari 7 halaman

Ini Trik Kendaraan Tetap Aman Lewati Banjir

Identifikasi Banjir

Kamu perlu mengetahui seberapa dalam banjirnya. Bagian ini mungkin cukup sulit dilakukan, tetapi penting agar kamu tak terjebak di tengah banjir.

Kalau hapal dengan jalan yang dilewati, kamu bisa memprediksi kedalaman banjir dan area mana saja yang perlu dihindari. Kalau tidak, kamu bisa mengambil patokan dari trotoar atau mobil lain untuk memperkirakan ketinggian air.

Caranya, kamu tinggal melihat seberapa dalam ban yang tergenang. Kalau sudah mencapai satu ban, lebih baik putar balik, apalagi mobilmu jenis sedan atau city car.

Mengetahui Spesifikasi Mobil

Caranya dengan melihat data ground clearance dan kemampuan melewati genangan air. Mobil dengan ground clearance rendah seperti sedan dan city car biasanya lebih berisiko jika dipaksakan menerabas banjir. Berbeda dengan mobil sport utility vehicle (SUV), contohnya Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner yang punya ground clearance tinggi, serta spesifikasi melewati genangan air mencapai 70 cm.

Kemampuan melahap banjir juga ditunjang letak ketinggian saluran udara ke mesin. Kamu perlu tahu di mana letak dan seberapa tingginya agar bisa menghindari air masuk ke mesin dan terhisap. Lebih aman lagi untuk mobil yang punya letak intake yang tinggi, biasanya saluran udara yang letaknya tinggi ini ada di mobil SUV.

Kalau air sampai masuk ke dalam mesin, mobil akan mengalami water hammer. Kondisi ini berbahaya dan ditandai dengan mobil mogok. Kalau sudah begini, jangan mencoba menyalakan mesin sebab akan semakin merusak komponen di dalamnya.

7 dari 7 halaman

Kalau Apes, Bawa ke Bengkel

Berkendara Perlahan

Pastikan kecepatan saat membelah banjir tidak tinggi. Gunakan gigi rendah agar mobil berjalan lancar. Jangan terburu-buru menambah kecepatan karena air berisiko naik ke atas kap mesin.

Hindari menahan setengah kopling atau mengocok pedal gas dalam genangan, karena dapat menciptakan gelombang air. Tindakan ini acapkali dinilai mampu menyelamatkan mesin dari kemasukan air lewat saluran knalpot, padahal ini salah.

Periksa Pengereman

Setelah berhasil melewati banjir, kamu tetap harus waspada. Periksa pengereman dengan melakukan trik sederhana.

Jalankan kendaraan dalam kecepatan rendah sekitar 5 km per jam. Lalu injak pedal rem berkali-kali guna mengetahui kinerjanya.

Mengapa ini perlu dilakukan? Rem yang basah mengalami penurunan kinerja, bahkan malfungsi. Dibutuhkan waktu agar dapat berfungsi normal. Kamu tentunya tak mau mengalami rem blong saat mengemudi bukan.

Bawa ke Bengkel

Jangan menunda pemeriksaan mobil ke bengkel resmi. Setelah melewati banjir, kondisi mobil bisa berubah, Makanya, dibutuhkan pemeriksaan menyeluruh di bengkel resmi, termasuk mengantisipasi adanya kerusakan lebih jauh.

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone