Viral Sopir Truk Ini Kena Tilang, Mau Bayar Denda Malah Dimintai 1 Karung Bawang

Reporter : Ulyaeni Maulida
Rabu, 3 November 2021 09:35
Viral Sopir Truk Ini Kena Tilang, Mau Bayar Denda Malah Dimintai 1 Karung Bawang
Videonya pun viral di media sosial.

Dream – Belum lama ini beredar sebuah video memperlihatkan aksi seorang polisi yang tengah menilang sopir truk.

Sopir truk tersebut diduga telah melakukan pelanggaran lalu lintas. Kemudian, polisi yang berjaga pun segera menghampirinya.

Sopir truk itu pun mendapat sanksi tilang. Uniknya, ketika sopir truk akan menyerahkan sanksi tilang, polisi tersebut justru menolaknya.

Sebaliknya, petugas polisi itu pun meminta bayaran dalam bentuk lain. Hal ini pun membuat sopir truk merasa keberatan.

1 dari 2 halaman

Polisi meminta satu karung bawang

Video Viral© Foto: Instagram/majeliskopi08

Unggahan tersebut dibagikan akun instagram @majeliskopi. Dalam video itu sopir truk tampak keberatan saat dirinya ditilang.

Bukan karena tak ingin membayar denda, melainkan polisi tersebut menolak uang sebesar Rp100 ribu yang hendak dibayarkan oleh sopir truk.

Uniknya, polisi itu justru meminta hal tak terduga kepadanya. Disebutkan jika sang polisi meminta satu karung bawang kepadanya saat melakukan tilang.

" Aku minta maaf bos, aku kena tilang tapi dimintai bawange satu karung itu bos. Nih saya dendanya satu karung, saya kasih uang seratus ribu ndak mau, mintanya satu karung bawang," ungkap sopir truk tersebut sembari merekam polisi yang terlihat menaikkan bawang ke motornya.

2 dari 2 halaman

Komentar Warganet

Video Viral© Foto: Instagram/majeliskopi08

Alhasil, video itu pun viral di media sosial. Warganet juga merasa hal tersebut tidak sepantasnya dilakukan oleh seorang petugas kepolisian.

“ Oknum oknum,” tulis @fathma_nur_wijaya.

" Sudah enggak heran lagi," tulis @hayfazulfahayfazulfa.

" Bawang mah mahal bakal dijual," tulis @memeymeidi.

" Buat istrinyaaa," tulis @nenk_lousiana_widiastuti.

“ Mungkian mau pensiun, jd ngelapak bawang di pasar,” tulis @wawan.kurnia

Beri Komentar