Xpander Terbaru Pede Lolos Uji Emisi, Dipasang Alat Ini Agar Pajaknya Tak Mahal

Reporter : Alfi Salima Puteri
Senin, 29 November 2021 19:52
Xpander Terbaru Pede Lolos Uji Emisi, Dipasang Alat Ini Agar Pajaknya Tak Mahal
Pemerintah sudah menerapkan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) berdasarkan emisi.

Dream - Penerapan pajak berdasarkan emisi membuat produsen berusaha membuat mobil lebih 'bersih' agar pajaknya tidak mahal.

Seperti diketahui, Pemerintah sudah menerapkan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) berdasarkan emisi. Kebijakan itu sudah berlaku sejak 16 Oktober 2021. Namun, mobil-mobil tertentu belum dikenakan PPnBM karena ada insentif PPnBM yang ditanggung Pemerintah sampai akhir tahun.

Sejumlah persiapan sudah dilakukan pabrikan agar nantinya lolos dari uji emisi, salah satunya Mitsubishi dengan dua model terbarunya, Mitsubishi New Xpander dan Mitsubishi New Xpander Cross.

Xpander dan New Xpander Cross Foto by deki prayoga© © 2021 https://www.dream.co.id

" Kami yakin Xpander baru dan Xpander Cross baru dapat memberikan hasil yang optimal," ujar Guntur Harling General Manager and Product Strategy Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia dalam konferensi pers virtual, baru-baru ini.

Guntur menjelaskan Xpander baru memang harus ikuti uji emisi menyesuaikan dengan regulasi pemerintah. Dan antrean untuk uji emisi saat ini sudah sangat panjang.

Sehingga, Mitsusbishi belum mendapatkan tanggal pasti proses pengujian emisi Low MPV andalan Mitsubishi itu.

1 dari 1 halaman

Dipasang Alat Ini

Guntur menuturkan untuk menghasilkan emisi yang baik, MMKSI sudah melakukan sejumlah persiapan. Yang utama adalah menambahkan komponen bernama EGR atau Exhaust Gas Recirculatuion pada New Xpander maupun New Xpander Cross.

EGR merupakan cara untuk mengurangi emisi oksida nitrogen yang digunakan dalam mesin bensin, mesin diesel dan beberapa mesin hidrogen.

Xpander dan New Xpander Cross Foto by deki prayoga© © 2021 https://www.dream.co.id

Komponen ini bekerja dengan mensirkulasikan kembali sebagian dari gas buang mesin ke silinder mesin.

" Tentunya walaupun kami gunakan basic engine yang sama dengan model sebelumnya, yakni 1.5 liter, tapi ada sistem baru yang digunakan EGR (Exhaust Gas Recirculatuion), sehingga bisa memberikan efisiensi yang maksimal dan tingkat emisi yang baik," jelas Guntur.

Penyematan fitur Auto Stop and Go (ASG) juga diyakini mampu membantu Mitsubishi Xpander baru mendapatkan insentif emisi yang tinggi. Fitur itu akan membantu pengemudi mengurangi konsumsi bahan bakar saat berkendara.

Beri Komentar